Benarkah Tema Website Berpengaruh pada SEO?

Pengaruh template/theme terhadap SEO. Kemunculan CMS (Content Management Systems), seperti WordPress, telah merevolusi internet. Setiap 5-10 situs dibuat setiap detiknya.

Jika dulunya web hanya milik para profesional, sekarang siapa pun bisa membuat situs hanya dalam hitungan menit, tanpa teknik kode ini itu. Itupun tergantung selera. Mau platform Blogger atau Wordpress, terserah.

Kalo milih Blogger, Anda bisa daftar DISINI. Tapi jika memilih Wordpress saya sarankan yang selfhost. Dan Anda bisa mendaftar di beberapa penyedia hosting salah satunya Hostinger.

Setelah proses instalasi, biasanya orang segera menyesuaikan situs dengan tema barunya. Hampir kebanyakan pengguna hanya peduli pada aspek visual dari sebuah tema, tapi mengabaikan sisi teknisnya.

Setelah beberapa waktu, ketika webmaster amatir mulai belajar tentang SEO, akhirnya muncul pertanyaan :
"Haruskah saya mengubah template? Benarkah tema website berpengaruh pada SEO? "
Jawabannya adalah YA, sebuah tema bisa mempengaruhi SEO Anda. Lalu…

Pengaruh Template terhadap SEO

Bagaimana Tema/Template Mempengaruhi SEO?


Desain, tema, dan template adalah bagian terbesar dari struktur sebuah web yang juga dapat mempengaruhi kecepatan loading. Jika ketiga hal ini tidak berjalan seirama, peringkat Anda bisa ngedrop, tak peduli sebagus apapun konten Anda.

Desain buruk, pengguna ‘ngamuk’


Demi pengalaman pengguna, harus ada keseimbangan antara penempatan iklan dan konten. Jangan hanya mikirin apa yang Anda sukai, tapi pikirkan target audiens Anda.

Misalnya, banyak orang cenderung membuat situs web menggunakan flat design, meski desain seperti itu seringkali membingungkan pengunjung saat mereka ingin ngeklik sebuah link.

Hal ini pada akhirnya bisa mempengaruhi pendapatan dan peringkat Anda. Ingat, Google menggunakan user experience sebagai faktor peringkat, sehingga navigasi yang mudah perlu Anda realisasikan.

Memang terkadang desain favorit Anda tidak mampu memberi hasil terbaik. Tapi dengan sedikit kerja ekstra Anda bisa menemukan keseimbangan yang tepat.

Loading lambat pengunjung minggat


Orang paling benci jika harus menunggu lama. Dan sebagian besar situs-situs besar loading-nya memang sedikit lambat.

Pada koneksi mobile 3G, waktu buka rata-rata untuk sebuah situs web adalah 19 detik. Diperkirakan sekitar 50% pengguna meninggalkan situs yang waktu loadingnya lebih dari 3 detik.

Akibatnya, bounce rate naik tapi income malah akan menurun. Jadi jelas, tema lambat mempengaruhi SEO.

Ada solusi dari Google berupa fitur AMP (Accelerated Mobile Pages). Tapi fitur ini masih terbatas dalam beberapa hal, dan banyak webmaster masih ogah memakainya (termasuk saya,…wkkwk).

Jika visitor pergi dari blog Anda sebelum halaman dimuat, jelas skor UX Anda adalah nol. Google memperhatikan hal ini dan mencoba mengembalikan hasil loading tercepat ke penggunanya.

Jadi, template Anda harus membantu proses pemuatan halaman situs secepat mungkin agar pengunjung tetap bahagia.

Bad structure bikin search engines bingung


Secara teknis, mesin pencari melihat website melalui kode-kode yang ada dibalik sebuah situs.

Jika kode itu tidak terstruktur dengan baik, dan tag HTML tidak ditempatkan dengan benar, mesin pencari tak akan mengerti apa isi website Anda.

Misalnya, banyak template biasa memakai beberapa tag H1 untuk menduplikasi teks pada beranda. Dari segi desain memang bagus, tapi buruk untuk SEO.

Seringkali template mengabaikan judul atau meninggalkan halaman Anda hanya dengan tag judul dan beberapa div. Meski Google bot masih bisa mengerti teks pada div, tapi isi konten jadi terabaikan.

Struktur juga erat kaitannya dengan loading time. Beberapa kode telah memprioritaskan pada pemuatan konten paruh atas.

Se-ngebut apapun situs Anda, misalkan beberapa elemen yang mengarah ke bagian bawah halaman dimuat sebelum yang ada di bagian atas, mesin pencari akan tetap menyorotinya sebagai praktik yang buruk.

Artikel terkait : 6 Kesalahan Desain Blog yang Merusak SEO

Template/Theme Website

Apa yang Membuat Theme SEO Friendly?


Khusus Anda penganut Wordpress, ada beberapa Tema WP Gratis dan Terbaik yang beredar di jagad internet untuk Anda jadikan pilihan.

Namun pada intinya, tujuan semua tema atau template adalah untuk membuat situs web Anda terlihat bagus. SEO friendly hanya sekedar bonus.

Tentu, konten adalah salah satu bagian terpenting dari sebuah situs web, dan template tidak bertanggung jawab penuh untuk membuat situs web Anda menjadi ramah SEO.

Mereka tidak mempengaruhi hal-hal seperti URL atau arsitektur situs secara keseluruhan. Yang mempengaruhi setiap halaman di situs Anda adalah perlakuan pada template itu sendiri (baik negative atau positif).

Lalu apa sebenarnya yang membuat tema SEO friendly?

Inilah beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan saat menentukan keramahan SEO dari sebuah template.

Markup HTML


HTML adalah bagian paling penting untuk mengetahui SEO tidaknya sebuah template/theme. Sebab, bagian inilah yang dilihat oleh search engine.

Template harus memudahkan mesin pencari dalam memahami isi website Anda. Tag HTML5 harus benar-benar menyoroti bagian terpenting konten dan elemen-elemen dibawahnya.

Jika HTML terlalu rumit, dan tag judul, misalnya, berada di bagian bawah halaman (bukan di atas), Google jelas tidak akan suka.

Sebagian besar pengembang web tahu dan mematuhi pedoman kualitas dalam hal kode HTML. Namun kadang mereka tidak mengetahui fakta bahwa tag H1 membawa lebih banyak bobot di mesin telusur.

Skor kecepatan halaman


Tema yang kurang berkembang dapat menyebabkan loading situs menjadi lambat. Tentu saja ada faktor lain yang terlibat, seperti server atau koneksi internet pengguna dan kinerja perangkat yang dipakai.

Namun, sebuah template harus memuat bagian paruh atas situs paling awal. Dan file kode harus mengambil ruang sesedikit mungkin.

Desain & gambar responsif


Saat ini, desain responsif menjadi standar ukur sebuah template. Jika situs web Anda tampil kurang pas di perangkat seluler, Anda dapat kehilangan trafik lebih dari 50%.

Memang dalam satu desain, rada sulit membuat satu kode yang sesuai untuk semua ukuran lebar layar. Walaupun ada pilihan untuk memuatnya secara terpisah, namun desain paling responsive pun biasanya menggunakan file CSS yang sama untuk semua ukuran layar.

Contoh :
<link rel = 'stylesheet' media = 'layar dan (min-width: 768px) dan (max-width: 901px)' href = 'css / tablet.css' />

Di sisi lain, gambar juga sering menimbulkan masalah saat bersinggungan dengan situs web. Selain memperlambat loading, rasanya sedikit mustahil untuk menampilkan gambar secara sempurna pada semua ukuran layar.

Jadi, atribut ‘srcset’ harus ada pada sebuah tema agar gambar bisa dimuat pada ukuran lebar layar yang paling mendekati.

Baca juga ini : Tips Menata  Desain Web Agar Lebih Oke

Data terstruktur


Markup Schema.org sangat berguna (khususnya situs eCommerce) untuk hasil pencarian di search engine. Nantinya mesin pencari akan menampilkan bagian-bagian tertentu dari situs Anda secara langsung di halaman SERP’s. Hasil ini disebut Rich Snippet.

Salah satu jenis potongan kaya yang paling umum adalah Rich Snippet Review.

Prioritas konten


Tema harus secara efektif menunjukkan ke mesin pencari bagian mana dari konten yang paling penting dan juga harus menghindari terjadinya duplikat konten.

Tab konten dalam template yang bisa dimodifikasi, harus menggunakan tag HTML yang tepat.

Jika Anda menambahkan 'bagian konten' melalui builder, bagian itu harus berisi tag <p>. 'Bagian judul' harus dibungkus dalam tag H1, H2, H3. Atau misalkan Anda menambahkan gambar dari sumber di luar perpustakaan Wordpress, jangan lupa menambahkan atribut 'alt'.

API Hook


Sebenarnya ini aspek yang sedikit nyrempet masalah teknis. Tanpa bertanya ke developernya, Anda takkan menemukan kode API untuk sebuah theme. Ini penting, khususnya untuk website platform WP.

API Hook berfungsi agar kinerja plugin SEO yang Anda install bisa bekerja dengan maksimal.

Semoga sedikit info tentang pengaruh desain web terhadap SEO ini bisa bermanfaat.

SAY NO TO COPY PASTE. Wassalam.

0 komentar

click to comment!

Setiap komentar yang diterbitkan, saya pastikan blognya sudah tak kunjungi balik, dengan atau tanpa komentar yang saya sertakan. Please bro, jangan nyampah !!

Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam
EmoticonEmoticon

 

temukan artikelmu disini