10 Ciri Utama Konten Penghasil Konversi

Ditulis oleh: Maseteguh Blog Must Teguh Updated at : 3:24 PM
Leave a Comment
Kenapa blog harus selalu diisi konten? Yap betul - untuk mendorong konversi. Biarpun niatnya demi kepuasan pembaca, memberi solusi atau apapun itu, tapi pada intinya ini semua tentang konversi.

Konversi maknanya adalah tindakan yang dilakukan pengunjung di situs Anda. Ngeklik iklan, men-download, membeli produk, atau menavigasi ke link yang Anda inginkan adalah sebagian contohnya.

Apakah saat ini konten Anda mampu menarik konversi seperti yang Anda mau?

Meski ada beragam metode menulis berorientasi konversi, tapi memilih yang terbaik adalah langkah awal untuk memastikan konten Anda membawa hasil.

Mau tahu kelanjutannya? Tetaplah di channel ini.

ciri konten penghasil konversi

10 Ciri-ciri Konten Berorientasi Konversi


Meskipun banyak metode pencetak konten kelas yahuud, tapi 10 hal berikut adalah pondasi konten berorientasi konversi. Punya potensi mendorong ROI positif dan wajib Anda sematkan pada strategi pemasaran Anda.

1. Visualisasi

Otak memproses informasi visual 60.000 kali lebih cepat dibandingkan tekstual. Makanya, konten video atau gambar menghasilkan view 94 persen lebih banyak daripada teks.

Konten berorientasi konversi mencakup gambar, infografis, dan video di dalamnya. Selain lebih menarik, visualisasi  membuat informasi jadi lebih efisien dan interaktif.

2. Relevansi dan value

Biarpun Anda butuh action dari pengunjung, namun fokus utamanya bukan itu.

Tujuan konten memang untuk klik, unduhan, dll, tapi sasaran pertamanya haruslah nilai dan relevansi kepada pembaca. Setelah itu, barulah Anda boleh meminta pembaca untuk take action.

Dalam prosesnya, pendekatan ini jauh lebih fungsional dibandingkan sikap acuh dengan  pembaca.

3. Headlines spesifik dan actionable

Pada prakteknya, 80 persen orang melihat judul, tapi hanya 20 persen yang membaca isinya. Bagi penulis yang headline-nya payah tentu ini jadi kabar buruk.

Agar konversi dan ROI positif, konten perlu menampilkan judul artikel yang berpotensi diklik pengunjung. Coba bandingkan dua judul berikut ini.

“100 Cara Sukses Konten Marketing”
“Tips Sukses Konten Marketing: Bagaimana Membangun dan Meraih 1000 Follower dalam 30 Hari”

Meskipun keduanya sama-sama menggoda, tapi judul kedua lebih spesifik dan efektif dalam menarik lebih banyak konversi (klik).

4. Power of words

Konten bagus punya corak tulisan yang kuat. Tulisan kuat takkan ada tanpa kekuatan kata-kata.

Meski begitu, penempatan ‘magic word’ sangat penting khususnya di area strategis dalam konten, seperti tajuk utama (headline), subject email, dan pada CTA (call to action).

The power of words bisa mendorong respon emosional pembaca. Inilah alat sempurna untuk membuat konten Anda hebat, bernilai dan actionable. Dari sini pula lahir ‘voice’ hingga mencetak banyak penulis berkarakter.

5. First Strike

Rentang kedipan mata manusia hanya sekitar 8 detik. Karena itu, untuk konversi, konten harus bisa menarik pembaca pada delapan detik pertama. Jika sampai terlewat, pembaca bisa kabur.

So, Anda butuh ‘pukulan pertama’. Taruh konten paling menarik di bagian atas halaman - tepat di paragraf pembuka. Jika ini dilakukan,…
  • Pembaca akan tahu tentang konten Anda.
  • Menunjukkan Anda serius menulis dan tahu apa yang sedang dibahas.
  • Membuktikan Anda paham situasi mereka.
Hal-hal seperti ini biasanya cukup ampuh untuk mendorong konversi seperti yang Anda rencanakan.

6. Target jelas dan spesifik

Pembaca sekarang sangat cerdik. Inginnya konten dibuat khusus untuk mereka. Itulah sebab perlunya relevansi dan nilai spesifik yang ditargetkan secara konsisten.

Karena itu, gali konten Anda lebih dalam. Evaluasi lagi apakah didalamnya berisi statistik penting, sudut pandang unik, informasi para pakar dan ahli?

Untuk meningkatkan konversi, tawarkan konten yang pembaca sukai lewat cara yang mereka pahami.

7. Asking Question

Basic konten konversi yang paling menarik adalah 'mengajukan pertanyaan'. Melalui konten membentuk pola tanya jawab, Anda bisa terlibat langsung dengan pembaca secara interaktif.

Menjadikan konten lebih berharga, relevansilitas lebih tinggi sambil membangun brand Anda pada niche terkait.

8.  Format mudah dibaca

Pernahkah masuk ke halaman sebuah web dengan susunan teks tebal, paragraph terlalu rapat, atau format artikel tak terpecah alias menyatu ditengah?

Mungkin situasi ini sering Anda temui. Selain sulit dibaca, halaman-halaman model begini rasanya sulit mengomunikasikan esensi konten kepada pembaca. Akibatnya, pembaca pun bubar.

Agar ini tak menimpa audiens Anda, pecah teks dengan thick line, header, subheader, bullet and numbered. Selain lebih readable, cara ini bagus untuk membuat konten Anda tampil lebih menarik.

9. Mudah dicerna

Demi konversi, konten perlu menarik beragam pembaca dengan cara simple dan mudah diikuti. Artikel ramah pembaca tentu banyak yang baca. Untuk hasil terbaik, jaga grade reading konten Anda pada level delapan.

Ini akan membantu memastikan konten mudah dicerna dan interaksi pembaca berjalan dengan mudah dan cepat, tanpa perlu mengarungi struktur kalimat yang rumit.

10. Otoritas

Agar konversi sukses, tampilkan otoritas Anda. Ada dua cara :
  • Pertama, merujuk figur otoritas ke konten Anda dan mengutip data statistik dan informasi dari sumber terpercaya.
  • Kedua, me-lobby influencer dan meminta mereka membagikan konten Anda.
Terlepas pendekatan mana yang Anda ambil, untuk menjangkau lebih banyak pembaca, usahakan menulis dari sudut pandang otoritas.

cara menyiasati konten untuk tujuan konversi

Cara Menyiasati Konten jadi Konversi


Jika Anda ingin konten berorientasi pada konversi, inilah yang harus Anda lakukan:
  1. Menggali lebih dalam. Gali lebih dalam fakta, materi, dan topik yang Anda pilih untuk dimasukkan dalam konten Anda. Kalo perlu tambah jumlah katanya. Penelitian membuktikan, konten panjang lebih baik daripada yang pendek.
  2. Membangun otoritas. Pertimbangkan siapa influencer di niche Anda dan temukan cara untuk menarik mereka ke konten Anda.
  3. Merombak tulisan. Jika konversi konten kurang optimal, masalahnya mungkin ada dalam tulisan Anda. Gunakan kekuatan kata-kata, statistik, dan format yang memungkinkan poin paling menarik dari konten Anda berada di bagian paling atas.
  4. Jajak pendapat. Jika merasa tak yakin dengan respon pembaca, jangan ragu-ragu untuk menanyakan langsung pada mereka. Polling pembaca Anda secara teratur dapat membantu meningkatkan konversi dan memudahkan orang untuk berinteraksi dengan konten Anda.

Akhir Kata


Semua orang ingin konversi, tapi tidak semua tahu cara membuatnya.

Sepuluh ciri di atas plus cara menyiasatinya, bisa mulai Anda terapkan untuk optimalisasi konten sebagai upaya menjangkau target konversi dan ROI Anda.

Tunggu episode saya selanjutnya... Moga bermanfaat.

SAY NO TO COPY PASTE. Goodnight and wassalam.

0 komentar:

Posting Komentar

Setiap komentar yang diterbitkan, saya pastikan blognya sudah tak kunjungi balik, dengan atau tanpa komentar yang saya sertakan.

Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam