7 Hal Bodoh Penyebab Blogger Masih Dianggap Newbie

Ditulis oleh: Maseteguh Blog Must Teguh Updated at : 9:14 AM
15 comments
Ketika awal mula ngeblog, tebakan saya, ini yang Anda lakukan. Duduk di kursi, ngetik di komputer, dan menekan Publikasikan. Benar begitu?

Memang itulah dunia blogging. Tempat di mana Anda menulis dan orang berkumpul menyimak hasil tulisan Anda.

Terlihat simpel, mudah, dan menyenangkan, bukan? Tapi apakah seperti itu faktanya?

Setelah lewati minggu dan bulan, barulah sadar bahwa Anda terjebak situasi yang sesungguhnya menipu.

Siapa pun bisa memulai blog. Menulis dan menerbitkan artikel secara rutin. Tapi ujian sebenarnya adalah mengumpulkan pembaca untuk tulisan Anda.

Bagi blogger pemula (newbie), membidik dan menemukan pembaca adalah hal tersulit untuk dilakukan. Dan itu jelas tidak menyenangkan.

Kebanyakan ada yang muak dan pensiun lebih awal. Lainnya, ada yang tetap bertahan dan terus menjelajahi web untuk menemukan jawaban.

Penyebab Blogger Masih Dianggap Newbie

7 Hal Bodoh Ciri Khas Blogger Newbie


Kenapa ini bisa terjadi?

Jawabannya, karena blogger pemula banyak melakukan kesalahan blogging penyebab banyak blogger gagal.

Tak cuma Anda, situasi itu pernah saya alami. Dari situlah akhirnya lahir istilah newbie/nyubi. Apa saja hal bodoh yang dimaksud? Simak.

Kebodohan #1 - Gagal paham soal SEO

Saat Google sulit menemukan blog Anda, pilihan terbaiknya adalah optimasi. Sebab, disitulah tempat orang lalu lalang mencari informasi.

Beragam alat riset keyword mulai dikoleksi untuk menemukan kata kunci yang ditargetkan. Lalu memasukkannya ke headline dan menjejali postingan dengan daftar kata kunci yang ada.

Berikutnya, mengubah arsitektur konten agar lebih berbobot. Lalu duduk manis menunggu trafik dari Google.

Hasilnya? Tak ada gebrakan yang terjadi. Mungkin karena syaratnya kurang kompetitif hingga web Anda terlempar entah di halaman berapa.

Itulah akibat Anda salah memahami kerja SEO.

Dalam SEO, kata kunci hanya part kecilnya. Faktor terbesar dan terpenting adalah jumlah link dari sumber terpercaya.

Boleh saja optimasi Anda sempurna. Namun jika tautan dari pihak lain di niche Anda masih NOL, tak ada yang bisa Anda lakukan untuk menaikkan peringkat.

Pakai teknik blackhat ? It’s oke, tapi dalam beberapa bulan ke depan trafik Anda bisa lenyap akibat sanksi dari yang punya kawasan. (you know I mean..)

“SEO hanya membuang waktu” kata blogger nyubi.

Kebodohan #2 - “Konten adalah raja”

Fokus pada content value. Menulis artikel berisi informasi berharga, memberi kontribusi kepada orang lain, kemudian sabar menunggu.

Dengan begitu, apa orang pikir Anda seorang blogger hebat? No way.

Menulis konten bagus memang perlu. Membantu orang pun mulia. Dan bersabar itu wajib.

konten adalah raja

Masalahnya, jika itu saja yang dilakukan, situs ‘hebat’ Anda tak akan didengar orang. Tenggelam oleh perkembangan dunia web yang makin menggelinding kencang.

Plis, jangan terlalu naif. Menyampaikan sesuatu bernilai memang punya efek positif. Tapi apakah mereka benar-benar peduli? Renungkan mulai sekarang..

“Kualitas konten saja udah cukup”, kata blogger nyubi.

Kebodohan #3 - Telling story kok mirip curhat ?

Telling story memang bisa memikat pembaca. Asalkan terkandung pesan untuk menginspirasi orang.

Teknik mendongeng bisa saja diterapkan dalam blog. Hasilnya kadang malah luar biasa, bahkan tak jarang jadi viral.

Namun, menyampaikan cerita ke dalam tulisan butuh ketrampilan. Perlu waktu bertahun-tahun untuk menjadi seorang expert.

Saya aja masih blepotan jika harus menulis versi telling story. Terlebih untuk materi kematian, kisah sukses, booming trend, dll.

Kebanyakan blogger newbie sering terbawa arus. Entah siapa influencer-nya. Maksud hati ingin mendongeng, eh malah terkesan curhat. Akibatnya, poin artikel hanya terpapar sekitar 40%. Sisanya? Cuap-cuap tanpa makna.

Intinya, jika punya konsep atau ide unik, ceritakan saja tentang apa yang telah Anda pelajari. Tapi ingat, cukup di awalnya saja. Jangan sampai hirarki konten rancu akibat Anda terlalu agresif mendonngeng.

Kebodohan #4 - Hobi banget mendesain ulang blog

Kadang saya geli saat ditanya, “gimana mas tampilan blog saya?

Aneh kan? Malah nanya soal desain blog, bukannya ngomongin artikel yang sedang mereka tulis.

Apa itu yang mereka kerjakan sehari-hari? Merombak, memperbaiki, hingga mendesain ulang blog - sementara memposting konten dianggap buang-buang waktu?

Saya beritahu…Pengunjung atau pembaca jarang concern masalah desain.

Patokannya gampang. Jika konten Anda sulit diekspos, sudah pasti itu buruk. Tapi selama mereka menemukan navigasi, konten Anda terbaca, dan mereka stay lebih lama, itu artinya desain Anda bekerja.

Boleh saja ngoprek desain selama itu mampu mengubah pengunjung menjadi pelanggan newsletter Anda. Tapi sebelumnya, pelajari dulu cara desain blog agar trafik melesat.

Kalo hanya untuk hobi, lebih baik sewa jasa desain web. Selebihnya, manfaatkan waktu untuk bekerja, nulis, blogwalking atau promo konten.

Kesuksesan blogger bukan dari template”, kata penulis.

Kebodohan #5 - Menulis setiap hari

Agar banyak trafik, rajinlah menulis” (pesan master blogging).

Dulu, strategi ini sering mengotori pikiran saya. Menjadi semacam doktrin. Dikampanyekan berulang oleh blogger populer sampai tertanam kuat di otak.

Masalahnya, situasi dan kondisi tiap blogger ngga ada yang sama. Si newbie dengan blogger yang udah ngetop, perbandingannya bagai bumi dan langit.

Misalkan blogger populer memiliki 50.000 subcriber. Dari jumlah itu, katakanlah ada 10.000 membaca postingan yang diberikan. Jika mereka menulis sekali per minggu, berarti 10.000 pengunjung per minggu.

Bagi si pemula, angka-angka itu entah kapan bakal terwujud. Dan saya yakin obsesi Anda adalah mencapai angka-angka itu. Menulis setiap hari dengan harapan trafik naik berlipat ganda.

Kalo boleh jujur, menulis untuk update konten ngga harus tiap hari. Cobalah berpikir logis. Apakah dengan banyak artikel blog bisa cepat berkembang?

Jika ingin blog tumbuh dengan cepat, Anda perlu memperluas pembaca secara eksponensial.

Rajin posting, trafik pun melenting”, kata blogger newbie.





Kebodohan # 6 - Mix up antara blog, Twitter dan Facebook

Twitter dan Facebook adalah sumber lalu lintas yang sangat besar bagi blog populer. Lantas mengapa ini tidak berimbas apapun untuk Anda?

Sekali lagi, masalahnya adalah angka.

Banyak blogger populer memiliki puluhan ribu subscriber dan follower. Saat postingan di shares, telah banyak audiens menunggu untuk membantu mereka menyebarkan artikel.

Di sisi lain, jika Anda seorang pemula, moment seperti itu rasanya hanya sekedar angan-angan. Entah kapan terealisasi.

Apakah ini pesan agar Anda menginvestasikan waktu untuk meningkatkan audiens di Twitter dan Facebook? Belum tentu.

Masalah terbesar blogger pemula adalah kekurangan waktu. Ada yang bekerja, sekolah, kuliah, atau mengurus keluarga.

Blogging hanya disentuh sekali waktu (itu pun kalo sempat). Apalagi ditambah kesibukan di Facebook dan Twitter, makin tambah runyam.

Jika ngaku sebagai blogger, fokuslah pada blog Anda. Biarkan segala sesuatunya berkembang secara organik dari waktu ke waktu.

Jangan mencampuradukkan semuanya kalo tak ingin stress.

Kebodohan # 7 - Menunggu trafik snowball

Tahu snowball effect? Bola salju kecil yang makin membesar saat menuruni bukit. Kira-kira begitulah analoginya. Dengarkan nasehat manis ini :

Sangat wajar blog baru dapat trafik minim dan kadang menyedihkan. Anda harus tetap gigih.
Nantinya, dari artikel baru yang diterbitkan, pertumbuhan audiens akan tumbuh sedikit demi sedikit dan akhirnya menghasilkan trafik yang besar.
Tak perlu merasa terpuruk jika blog Anda tak memiliki banyak pembaca. Teruslah move on, semua akan terbayar pada waktunya.

Itulah filosofi memikat sebagai obat penghibur kegagalan bloger pemula. Semua itu omong kosong.

Jika trafik Anda masih macet, bukan berarti Anda harus bersabar. Itu karena Anda melakukan sesuatu yang salah.

Agar blog Anda popular dengan trafik memuaskan, ubah strategi Anda saat ini juga. Caranya? Silahkan jalan-jalan ke artikel saya yang lain.

Akhir kata


Pengalaman blogging tak harus dituturkan oleh masternya. Newbie atau senior, keduanya punya peluang yang sama.

Anda boleh bilang saya newbie jika tulisan ini dianggap bodoh. Misalkan realitanya sesuai dengan apa yang Anda alami, anggap saja saya teman yang sedang mengingatkan.

Moga bermanfaat. SAY NO TO COPY PASTE. Salam nyubiet…

______________________________ ARTIKEL TERKAIT ______________________________

15 komentar:

  1. uang yang jadi penggoda utama

    BalasHapus
  2. betul pak haji..uang raja dunia

    BalasHapus
  3. manteb Mas,...terima kasih
    :D

    BalasHapus
  4. poin satu dan poin lima biasanya blogger pemula terlena sehingga lupa tu apa tujuan awal membuat blog,waktunya habis untuk sepetar itu saja,

    BalasHapus
    Balasan
    1. kok tahu mas? Pengalaman pribadi mungkin? he he he..

      semua pernah mengalaminya, bahkan mungkin sampai sekarang masih berjalan, tak terkecuali saya sendiri,,

      thanks buat opini nya,..salam blogger mas Sumoxi

      Hapus
  5. Yang saya alamipun sama adanya.. Info dan saran yang baik... Hatur nuhun kang..

    BalasHapus
  6. kalo boleh jujur pak, ada lagi penyebab blogger bisa dikatakan bodoh, dia ikut ikutan orang ngeblog dan mindset nya hanya mikirin dapat duit cepat. Kadang heran liatnya, baru mulai udah mikir duit

    BalasHapus
    Balasan
    1. mungkin dari gambar artikel, sudah mewakili gan,..

      Hapus
  7. Mantab abis ilmunya
    Saya nyimak dari awal mpe akhir ni

    BalasHapus
  8. Terimakasih.. ini benar-benar cambukan untuk jdi lebih baik

    BalasHapus
  9. Setelah membaca tulisan ini. Saya merasa sangat bodoh bang. Waduuh

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya jadi merasa ikut berdosa,..ckckck

      Hapus

Setiap komentar yang diterbitkan, saya pastikan blognya sudah tak kunjungi balik, dengan atau tanpa komentar yang saya sertakan.

Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam