Konten Sindikasi – Strategi Jitu Pembobol Page One Google

Ditulis oleh: Maseteguh Blog Must Teguh Updated at : 7:00 PM
32 comments
Teknik konten sindikasi demi halaman satu Google. Kenapa pageone selalu jadi obsesi blogger? Selain karena prestise, mereka tahu kebanyakan orang malas baca artikel di halaman kedua. Paling mentok di page tiga.

Tak heran persaingan SEO makin garang, tak peduli domainnya apa. Peringkat teratas Google banyak didominasi pemain besar. Pencarian populer sering dikuasai jaringan besar dari situs otoritatif yang saling terhubung.

Mereka mampu melewati link juice. Mendominasi tren kata kunci pada niche baru dalam hitungan bulan. Akibatnya, pemain baru hampir tak ada ruang untuk menerobos masuk.

Belum lagi aksi para praktisi SEO di setiap update Google dengan mengoptimalkan situs mereka sampai ke detail terkecil.

Keadaan ini seolah jadi mimpi buruk para pemilik web skala kecil atau pemain solo ber-domain authority (DA) rendah yang mungkin tak punya dukungan SEO sama sekali .

Tapi tenang. Ada solusi yang saya sebut "konten sindikasi".

Konten Sindikasi
source image : world data

Content Syndication – Pembobol Halaman Mesin Pencari


Saya terangin dulu tentang pengertian konten sindikasi.

Definisi konten sindikasi

Sindikasi artinya gabungan atau persekutuan. Konten sindikasi bisa diartikan konten yang disusun dari beberapa konten yang masih satu topik.

Pada prosesnya, konten sindikasi mengumpulkan bahan dari beberapa artikel unggulan sebagai referensi untuk disatukan dalam satu konten dengan judul dan gaya bahasa baru.

Konsepnya lebih mirip rewrite, meski tak jarang menjurus ke copas. Hanya saja pada konten sindikasi, materinya berisi gabungan artikel situs lain yang disajikan lebih lengkap dan terperinci.

Sebagai blogger ber-etika, satu syarat terpenting dari konten sindikasi adalah izin dari pemilik sumber artikel aslinya.

Kenapa konten sindikasi mampu menembus pageone?

Yang pertama. Karena dikumpulkan dari beberapa sumber, sindikasi konten lebih sarat dengan kata kunci, frase, dan LSI.

Begini gambarannya …

Misalkan topik artikel  Anda tentang “Penyakit Jantung”. Pastinya udah banyak yang membahas masalah itu. Ada yang nulis tentang definisinya saja, penyebabnya, gejala-gejalanya, atau cara mengantisipasinya.

Nah, tugas penulis konten sindikasi adalah merangkum elemen-elemen itu dengan sentuhan baru yang lebih fresh dan komplit.

Tapi ini tidak mutlak. Semua tergantung skill SEO writing Anda. Kalo sekedar penggabungan tanpa optimasi berkelanjutan, tetap saja tumpul. Sulit menembus pageone.

Yang kedua. Karena berasal dari domain otoritas, backlinknya pun lebih berbobot. Jadi untuk memulainya, pastikan sumber referensi Anda adalah situs web ber-DA tinggi.

Sangat penting bahwa konten yang disindikasikan ke situs web lain dikaitkan kembali ke versi aslinya. Ini memberi atribusi yang tepat serta jejak rekam untuk mesin pencari (Google) ke konten asalnya.

Dengan cara ini, sindikasi konten web dapat bertindak sebagai bentuk pemasaran internet yang mudah, hemat biaya, bahkan gratis.

Karena SEO berperan penting dalam pemasaran internet, sindikasi konten menjadi cara mengesankan untuk membangun link (link building).

Konten sindikasi mencakup embed link yang dioptimalkan melalui anchor text, yang mengarah langsung ke konten asli situs web-nya.

Sindikasi hanya boleh dilakukan ke situs dengan segmen pemirsa yang relevan dengan bisnis Anda. Paparan dari audiens mereka membawa reputasi dan manfaat visibilitas yang jelas.

Jika otoritas situs itu ‘dihormati’, pancarannya akan memantul kembali ke Anda yang pada gilirannya menghasilkan lebih banyak backlink dan trafik. That it’s good thing!

Kapan konten sindikat diterapkan ?

Tak bisa sembarangan menggabungkan konten untuk sindikasi. Anda perlu memutuskan waktu dan target yang tepat. Inilah pertanyaan yang perlu dipertimbangkan :

“Konten apa yang disindikasikan, dan berapa banyak?”

Secara umum, konten harus menarik bagi pemirsa. Untuk sindikasi, pilih yang relevan secara topikal. Jangan sia-siakan kesempatan membangun reputasi Anda pada situs otoritas tinggi

Tak ada rumus pasti untuk berapa banyak konten sindikat. Ini semua tentang menemukan keseimbangan. Berapa banyak konten sindikat bergantung pada keadaan dan kebutuhan Anda.

Ada yang menggabungkan dari banyak sumber untuk membangun audiens yang lebih besar. Namun ada pula yang sekedar untuk branding (biasanya blog pemula).

Jika punya reputasi lebih mapan, Anda mungkin akan lebih selektif dengan sindikasi konten.

Bagaimana mengoptimalkan konten sindikasi?

Tentukan TUJUAN secara spesifik

Menggunakan sindikasi konten sudah pasti untuk menghasilkan lebih banyak pembaca di depan khalayak yang lebih luas.

Tapi itu saja tidak cukup. Tentukan secara spesifik apa yang sebenarnya Anda inginkan. Identifikasi tujuan Anda sampai ke tingkat yang paling terperinci.

Ikuti tujuan Anda untuk menentukan langkah selanjutnya, dan metrik apa yang Anda butuhkan untuk dilacak dan diukur.

Jangan kompromi soal kualitas

Selalu tampilkan konten berkualitas tinggi sesuai target audiens Anda untuk membantu mereka secara nyata. Berikan semaksimal mungkin sesuatu yang berharga, informatif, menghibur, dan mudah dicerna.

Ingat! Tujuan utama Anda adalah membangun otoritas dan mengarahkan lalu lintas yang relevan, sehingga kualitas konten sindikasi Anda sangatlah penting.

Berikan konten terkait untuk pengunjung ‘take action’

Jika konten Anda dapat diakses secara online, pastikan Anda bisa mengantongi rincian kontak dan informasi audien Anda (jika memungkinkan).

Hubungkan konten sindikasi Anda ke konten terenskripsi yang mengharuskan mereka memberikan detail kontak untuk mengaksesnya.

Pembaca umumnya menyukai e-book, studi kasus, laporan penelitian, webinar, whitepapers, template, dan check list.

Jangan salah pilih mitra sindikasi

Perusahaan web dan penerbit dengan reputasi bagus selalu menjadi taruhan yang aman saat memilih platform online mana yang mendorong konten sindikasi.

Cari partner dengan jenis audiens yang tepat sesuai brand Anda. Audiens yang besar cepat mendorong pertumbuhan konten sindikasi Anda.

Jika mitra Anda dapat menyegmentasikan audiens mereka dengan cara yang memungkinkan konten Anda mencapai target audiens tertentu, itu lebih baik.

Gunakan hanya situs ber-DA tinggi sebagai proxy

Untuk hasil maksimal dari konten SEO sindikasi, carilah situs paling otoritatif dan kredibel. Gunakan Moz atau alat parameter DA untuk mengevaluasi lokasi potensial sindikasi.

Target Anda adalah halaman pertama, setidaknya pada posisi tiga besar, karena tingkat CTR akan turun di bawah angka 8 setelah peringkat ketiga.

Karena itu, dalam kebanyakan kasus, Anda perlu memonitor situs-situs dengan DA 80 atau lebih tinggi.





Agar Konten Sindikasi Aman


Banyak yang berpikir bahwa konten sindikat memicu konten duplikat. Itu betul. Namun jika ditangani dengan benar, mesin pencari sama sekali tidak akan mempermasalahkan hal ini.

Inilah cara terbaik untuk mengatasi masalah itu :

rel = canonical

Tempatkan tag rel=canonical pada halaman artikel sindikasi Anda. Tandai tag tersebut agar mengarah kembali ke artikel asli di situs Anda.

Letakkan tag ini pada mode html artikel.

Ini memberitahu mesin pencari bahwa itu hanya salinannya, dan Anda adalah penerbit aslinya.

NoIndex

Pilihan terbaik kedua adalah memberi atribut NoIndex ke salinan artikel mereka. Dengan memberi tahu mesin pencari untuk menyimpan salinan sindikasi pada indeks, konten duplikat pun akan terabaikan.

Selain itu, link dari copy artikel sindikasi ke situs Anda akan tetap melewati PageRank.

Namun, solusi ini tidak sebaik tag rel=canonical. Dengan NoIndex, kemungkinan besar bahwa PageRank itu akan dikeluarkan dari salinan artikel tersebut ke situs lain selain situs Anda, dan rel=canonical melewati semua itu kembali ke aslinya.

Atribusi Direct Link

Ini pilihan yang terbaik. Dapatkan tautan langsung dari salinan sindikasi ke artikel asli (bukan ke homepage).

Cara ini memberi sinyal yang cukup bagi mesin pencari untuk mengetahui versi mana yang asli.

Akhir Kata


Bukan perkara sulit bagi pemilik web berdomain otoritas tinggi untuk mengeposkan konten SEO. Apalagi bersaing pada kata kunci dengan volume pencarian yang layak.

Tapi jika Anda adalah pemula atau memiliki situs DA rendah, konten sindikasi  adalah solusi yang bagus.

Semoga bermanfaat. SAY NO TO COPY PASTE. Wassalam.

32 komentar:

  1. Bro maksudnya berikan roh atau nyawa kepada artikel itu gmana??

    BalasHapus
  2. bikin artikel lebih hidup..perbanyak variasi kata..

    BalasHapus
  3. makasii banyak mas infonya, masih harus terus berusaha..

    BalasHapus
  4. sama-sama gan, banyak cara kok naikin trafik, artikel nggak musti harus di halaman pertama..thank udah singgah

    BalasHapus
  5. makasi infonya gan. bermanfaat nih buat pemula

    BalasHapus
  6. ok..sama2..moga sukses blognya arya

    BalasHapus
  7. konten dibuat untukpembacanya nya buka untuk google . jadi kualitas konten harus yang memberi manfaat terhadap pembacanya.

    BalasHapus
  8. setuju..syukur kalo udah paham..moga sukses blognya mas hajir

    BalasHapus
  9. [τ̲̅н̲̅a̲̅πκ̲̅ ч̲̅o̲̅u̲̅] gan buat tips and tutornya
    Smgaa artikel ane bsa nangkring d wc eh d mbAh
    Hehe

    BalasHapus
  10. Saya juga pernah nembus lama pertama, tapi lama-lama tenggelam :(

    BalasHapus
  11. Ditunggu kunbalny amazing-phones_123.blogspot.com

    BalasHapus
  12. @abdul latif - @ashol...perlu banyak referensi buat artikel ada di pejwan..yg penting konten

    BalasHapus
  13. kalo salah SEO nya ga bakalan tembus page one

    BalasHapus
  14. kalo teknik menulisnya bagus, kadang seo mengikuti, tinggal di optimasi aja..thanks mas andrie..

    BalasHapus
  15. terus terang, dalam menulis saya tidak banyak memikirkan trik seo, boleh cek artikel ini, keyword artikel tembus google, bisa di lihat hasilnya,,,thank gan udah mampir..sukses blognya

    BalasHapus
  16. wes, bermanfaat nih, tapi plis jangan pake kata-kata kayak gitu, sulit dimengerti vroh :v :v

    BalasHapus
  17. ha ha ha.. biar lebih terkesan magic mas..kan orang jadi penasaran..itu trik seo ala mas teguh...makasih ya udah mampir..sukses terus blognya

    BalasHapus
  18. SE bukan hanya gugel, sulit di gugel kan masih ada yaho dan ase'k :)

    salam blogger

    BalasHapus
  19. mas akbar betul..hanya saja, saya nulis buat search engine yg sering di pakai orang yaitu google

    BalasHapus
  20. Mantap artikel diblog ini mas, buat sy betah berlama2 disini. Sekalian izin mengamalkan ilmu2 bermanfaat disini. Tenkiu mas mampir juga ke tempat sy di http://www.kiatkiat.com barangkali bisa bertukar pikiran.

    BalasHapus
  21. Mantap tutornya teman. Artikel adalah raja. Terimakasih
    lasealwin.info

    BalasHapus
    Balasan
    1. ok sama2 mas alwin,.sukses buat blognya,..salam blogger

      Hapus
  22. keren gan ..Seo memang sangat berpengaruh buat yang ingin nangkring di pageone google, tapi bagi pemula pastinya tidak mudah untuk memahami tekni SEO tersebut.

    maka dari itu , saya izin menambahkan sebagai pelengkap artikel agan ini.
    semoga bermanfaat

    http://www.infotrix21.com/2017/08/trik-cepat-jadikan-blog-bertengger-di.html

    BalasHapus
    Balasan
    1. boleh-boleh,..tapi maaf ya linknya sengaja diseting ga kedip2

      Hapus
  23. Tipsnya sangat berkelas mas. Keren

    BalasHapus
    Balasan
    1. klo boleh tahu kelas berapa ya mas? he he he

      Hapus
  24. Pembahasannya berbobot suhu, tapi saya harus berdiam diri dulu. Infonya terlalu berat untuk saya pahami dan praktekkan

    BalasHapus
    Balasan
    1. he he he,..bisa aja nih mas Wilko,..klo keberatan nanti tak kurangi bobotnya, biar keangkat

      Hapus
  25. Masih rada bingung saya pada tahap pemberian rel canonical untuk konten yang kita ambil apa maksudnya sumber referensi atau rujukan mas? Jadi sumber rujukan dikutip lalu diberikan link rel canonical ke website yang dijadikan sumber?

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya betul, rel canonicalnya tetap diarahkan ke artikel aslinya,..

      Hapus
  26. Waduh...super artikelnya...super Mase sebungkus...wkwkwk...
    Silika nya saya suka,walaupun beberapa kata butuh pemahaman Extra tapi menjelaskan secara deskriptif....ilmu yang begini nih...ciamik😊

    BalasHapus

Setiap komentar yang diterbitkan, saya pastikan blognya sudah tak kunjungi balik, dengan atau tanpa komentar yang saya sertakan.

Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam