Cara Membuat Konten Artikel SEO Ala Maseteguh (Edisi Narsis) - BLOG MUST TEGUH

Cara Membuat Konten Artikel SEO Ala Maseteguh (Edisi Narsis)

Ditulis oleh: Maseteguh Blog Must Teguh Updated at : 10:00 AM
Cara membuat konten atau artikel SEO versi saya. Inget ya, versi saya. Jadi, kalo beda dengan Anda, ngga perlu saling debat. Toh hasilnya belum tentu sama. Mau ditiru monggo, ngga pun artikel ini tetap tayang.

Ya sudah, kita langsung saja,…

Search Engine Optimization atau yang lebih dikenal SEO adalah teknik yang digunakan untuk publikasi website atau blog agar nilai visibilitas di search engine meningkat.

Secara garis besar, penulis SEO harus punya intuisi dalam penempatan frase dan kata kunci yang strategis dalam teks. Ditambah teknik hyperlink untuk menambah pembaca pada tiap halaman Anda.

Namun, menulis artikel ber-SEO butuh kemampuan menulis yang baik agar artikel terasa luwes, menarik dan readable. Tujuannya tak lain untuk ranking yang lebih tinggi agar lebih banyak pembaca organik.


Cara Membuat Konten SEO ala Maseteguh


Silahkan dibaca langkah-langkah berikut untuk mempelajari cara menulis artikel berbasis Search Engine Optimization.

1. Menentukan outline (kerangka) artikel


Sebelum menulis, fokus pertama saya di kerangka artikel. Yang terpenting artikel harus ditulis dengan baik, menarik, dan informatif. Menyajikan sudut pandang baru pada topik tertentu.

Pancingan yang bagus di awal paragraph dengan informasi berguna, menghibur, dan valuable akan membuat orang ingin terus membaca.

Artikel bagus akan menarik lebih banyak trafik, artinya banyak pembaca akan mengunjungi situs Anda. Hal ini bisa mer@ngsa4ng inbound link (orang-orang yang menautkan situs mereka ke situs Anda).

Efek lainnya, kemungkinan bakal banyak pengiklan yang ingin menggunakan halaman Anda untuk iklan mereka.

Satu lagi. Judul artikel punya bobot terbesar di mesin pencari Google. Itulah mengapa pentingnya memasang frase kata kunci pada judul sebagai bagian dari konten SEO yang efektif.

2. Membuat daftar frase dan kata kunci artikel


Ini juga penting. Memasukkan frase kata kunci ke dalam metadata halaman, yang merupakan bagian dari kode HTML. Masalah ini berkaitan dengan sejauh mana Anda tahu mekanisme mesin pencari. Begini argumen singkat saya…

Kata kunci dan frase kunci adalah kata atau frasa yang dipakai orang untuk mencari informasi tentang topik yang akan Anda tulis.

Misalnya, artikel tentang opening video. Frase kuncinya bisa berupa “video pembuka” atau “intro video” sementara kata kuncinya bisa "membuat intro video”, "situs opening video”, atau "opening video online".

Kata kunci ini nantinya akan diindeks "spider", yang merupakan skrip yang dikirim mesin pencari ke setiap halaman di Internet. Spider "merangkak" melintasi halaman web dan menganalisis konten dan kualitasnya.

Itulah perlunya men-submit kata kunci dan frase kunci agar si spider bisa menentukan subjek sebuah halaman.

Mereka ini juga mendeteksi seberapa sering sebuah frase atau kata kunci digunakan, apakah tata bahasa sebuah halaman sudah benar, dan memindai jenis inbound dan outbound link yang ada.

Agar mudah dipahami pembaca, artikel saya bagi ke sub-sub judul. Dengan cara ini, pembaca akan merasa lebih dihargai karena kebanyakan orang menelusuri dan membaca situs di internet hanya dengan metode skim.

Dengan subjudul, mereka cenderung menyelesaikan artikel sampai habis. Waktu kunjungan halaman jadi lebih lama.

3. Menulis artikel


Saat mulai menulis, pedoman saya adalah 6 hal berikut ini :
  • Menghindari kesalahan tata bahasa dan ejaan.
  • Perlakuan khusus pada judul artikel (untuk mesin pencari dan human)
  • Memecah paragraf lebih pendek dengan subheader
  • Memasang kata kunci dan frasa sedini mungkin (di kalimat atau paragraf pertama)
  • Tidak terlalu sering mengulang kata kunci. Membuatnya alami sepanjang teks dalam ritme baca artikel. Kepadatan kata kunci  cukup 1 - 3%.
  • Menyertakan kata kunci dan frasa penting dalam judul dan subfolder.

4. Memasang hyperlink


Hyperlink adalah link ke halaman web lain yang topiknya kurang lebih sama. Tambahkan alamat web yang ingin Anda tautkan sesuai dengan kata atau frase yang sudah Anda tentukan.

Untuk masalah ini, saya sering mengincar link dari website berkualitas dengan voice dan kredibilitas yang telah diakui. Tentunya perlu disajikan melalui navigasi yang mudah.

Sebisa mungkin kata kunci dan frase tersebut diletakkan pada teks (anchor) yang masuk akal. Boleh dengan huruf tebal atau miring. Jangan terlihat rookie. Tempatkan frase kunci dengan jumlah karakter yang wajar.

Jika judulnya termasuk frase kata kunci, kalimat pertama artikel juga harus memiliki kata kunci. Untuk memecah redundansi, saya sering memulai artikel melalui sebuah pertanyaan.

Karena kata kunci sudah dimasukkan dalam kalimat, poles dengan BOLD. Ini akan menekankan kata kunci dan bisa memberi efek besar pada algoritma Google saat mereka memindai artikel.

Yang terakhir, mirip dengan kalimat pertama, kata kunci juga harus hadir dalam kalimat terakhir sebagai bentuk penekanan.

5. Membangun link ke artikel


Percuma punya artikel jempolan, tapi jagat internet ngga ada yang tahu. Untuk membangun link, bagikan artikel Anda. Bisa ke Facebook, Twitter, Tumblr, dan media sosial strategis lainnya. Dorong teman untuk share ulang.

Disinilah perlunya memodifikasi kata kunci menjadi linkable. Selain harus bisa menarik orang untuk ngeklik, juga mudah diklik. Nantinya kata kunci Anda akan lebih banyak dan bervariasi di hasil penelusuran Google.

Secara keseluruhan, konten Anda akan punya peringkat lebih baik jika dishare berulang-ulang di situs lain. Kenapa bisa? Karena Google tahu aktivitas itu. (mbah google gitu loh…)

Makin banyak yang share, semakin kuat publisitas Anda !

Secara garis besar, itulah cara menulis konten artikel SEO yang sering saya lakukan. Anda mau mencoba?

Semoga bermanfaat. SAY NO TO COPY PASTE. Wassalam.

______________________________ ARTIKEL TERKAIT ______________________________