Cara Merubah/Mengganti Judul dan URL Postingan Blogger - BLOG MUST TEGUH

Cara Merubah/Mengganti Judul dan URL Postingan Blogger

Ditulis oleh: Maseteguh Blog Must Teguh Updated at : 9:45 AM
Teknik dan cara mengganti atau merubah judul dan URL artikel yang terlanjur dipublikasikan. Saat artikel diterbitkan dan terindex oleh Google itu artinya konten Anda telah fix tersimpan di database search engine.

Setelah itu, Anda tak bisa seenak jidat merubah judul ataupun URL-nya. Apalagi jika link artikel telah berkelana di internet selama berbulan-bulan. Di-share orang, dikomentari, terpajang di pejwan, dll.

Memang sebagai pemilik Anda bebas memperlakukan artikel yang telah Anda buat. Mentransfer ke blog lain atau bahkan menghapusnya sekalipun.

Tapi, mengganti judul atau merubah URL ada aturannya. Jika merasa numpang di dunianya Google, Anda harus ikuti rule yang berlaku. Kalo ngeyel, kesehatan blog bisa terganggu.

Cara Merubah/Mengganti Judul dan URL Postingan Blogger

Kenapa Judul dan URL Artikel Perlu Diganti?


Saat berniat merombak judul dan URL tentu ada motif dibalik itu. Berikut ini alasan paling logis kenapa judul sekaligus URL artikel perlu dirubah.

Merefresh konten artikel

Saat artikel gagal memberikan aliran trafik ke blog, refresh artikel adalah solusi terbaik. Jangan dihapus. Apalagi jika itu artikel lama.

Bagaimana kalo direvisi atau diupdate aja? Selama judul dan URL-nya tak berubah, tetap takkan memberi efek berarti.

Ini ibarat lomba marathon. Untuk mengejar finish, Anda harus mengganti pelari lama dengan yang baru walau masih dalam satu race.

Jadi, Anda harus menyiapkan fresh artikel dengan topik yang masih sama atau setidaknya mirip.

Mempertahankan indeks, share dan comment value

Masih terkait poin di atas. Andaikan artikel mandul, kenapa jangan dihapus? Hal ini untuk menjaga status indeks artikel tersebut, selain nilai share dan komen yang sudah didapat.

Bayangkan jika itu artikel pageone. Apa ngga sayang, ya tho? Lalu kalo direfesh nanti ngga pejwan lagi dong mas?

Tak perlu kuatir, asalkan optimasinya sama, artikel itu tetap akan diposisinya. Malahan Anda bisa punya dua artikel pageone dengan kata kunci berbeda tapi isi artikelnya sama. Lihat gambar contoh kasus di bawah ini.

sampel kasus kata kunci dn permalink

Memperbaiki permalink

Panjang URL yang melebihi batas karakter, tampilannya akan terpotong secara otomotis pada address bar browser.

Ini pula yang kadang memicu orang ingin mengganti URL berikut judulnya namun tanpa merubah isi dan materi artikelnya.

Biasanya itu terjadi saat Anda lupa atau memang tidak tahu cara mengatur permalink. Ngga usah kuatir, kalo sudah terlanjur bisa di-vermak lagi.

Atau yang belum terlanjur, baca aja artikel saya tentang Bermain Custom Permaink pada Judul Artikel.

Memperkuat SEO Onpage

Judul dan URL adalah elemen onpage paling vital. Secara teori, penanganan kurang maksimal pada kedua elemen ini bisa melemahkan SEO. Akibatnya, trafik artikel dari sumber organik bisa tersendat.

Silahkan lakukan evaluasi. Kumpulkan artikel yang trafiknya rendah. Lihat, apakah judul dan URL-nya wajar? Jika tidak, tahu kan kudu ngapain ?

Cara Merubah Judul Sekaligus URL Artikel


Saya sudah sebut di awal tulisan. Mengganti judul dan link artikel yang terlanjur dipublikasikan - ada prosedurnya.

Nah, jika niat Anda sudah bulat sesuai dengan alasan di atas, silahkan ikuti cara berikut ini.

Yang pertama, catat atau simpan URL lama Anda. Ini sangat penting karena akan berguna pada langkah berikutnya.

Dari menu Pos, klik Edit entri pada salah satu artikel Anda. Lalu klik Kembali ke draft.

kembali ke draft

Khusus untuk “refresh artikel”, ganti keseluruhan artikel lama dengan artikel baru yang telah dipersiapkan. Cara terbaiknya, hapus artikel lama lewat menu html (bukan compose). Salin artikel baru dari file di notepad (jangan msword) ke menu compose.

Selanjutnya, ubah Judul dan Permalink-nya. Sebisa mungkin, letakkan keyword Anda pada awal judul dan pada awal URL permalink.

judul entri

url permalink

Jangan lupa, ubah pula jadwal editorial real time-nya. Isi deskripsi penelusuran dengan diselipi kata kunci. Pada paragraph pertama, letakkan kata kunci Anda dan leburkan dalam kalimat.

jadwal entri

Pasang gambar baru dengan alt+tag sesuai judul yang baru. Cek kembali tag heading, struktur dan ejaan kalimat. Setelah semua OK, klik Publikasikan.

Apakah sudah selesai? Belum. Kita masuk ke tahap berikutnya.

Mengalihkan URL Lama ke URL Baru


Tahap ini wajib dilakukan. Jika tidak, artikel lama akan berstatus “page not found” atau eror 404. Laporannya akan muncul Search Console.

Eror 404 memang tidak akan mempengaruhi peringkat artikel yang lain di hasil pencarian. Namun bisa membuat bounce rate obesitas. Untuk meminimalisir hal itu, lakukan perintah pengalihan dari URL artikel lama ke yang baru.

Begini caranya.

Dari dasbor blogger pilih menu Setelan >> Preferensi penelusuran. Pada bagian Kesalahan dan pengalihan, edit opsi Pengalihan Khusus lalu pilih Pengalihan baru.

pengalihan khusus

Keterangan gambar :

Isi kotak nomor 1 dan 2 dengan URL lama dan URL Anda yang baru.

Misal :
http://www.maseteguh.com/2015/05/cara-mendapatkan-trafik-organik-google.html

maka di dalam kotak cukup masukkan :
/2015/05/cara-mendapatkan-trafik-organik-google.html

Janngan lupa centang kotak Permanen, lalu Simpan, selanjutnya Simpan Perubahan.

Sebagai langkah terakhir, submit URL baru Anda di Search Console. Masuk ke menu Perayapan >> Ambil sebagai Google >> lalu klik Ambil >> Minta pengideksan.

ambil sebagai google

Horaay selesai…

Segitu aja ya bro…Semoga informasi ini ada manfaatnya. SAY NO TO COPY PASTE. Thank’s n wassalam.

______________________________ ARTIKEL TERKAIT ______________________________