6 Tips Live Streaming di Social Media - BLOG MUST TEGUH

6 Tips Live Streaming di Social Media

Ditulis oleh: Maseteguh Blog Must Teguh Updated at : 4:01 PM
Leave a Comment
Cara live streaming lewat platform sosial media. Orang bilang “gambar bernilai seribu kata”. Idiom sederhana tapi sangat relevan untuk diterapkan di era digital saat ini.

Masalahnya, cukupkah hanya dengan gambar? Benarkah gambar bisa mewakili tulisan? Tentu saja lebih dari itu. Butuh gambar “hidup” agar misi sebuah tulisan bisa terwakili.

Tetapi dalam hal ini menggunakan platform live media jelas beda dengan membuat konten video record.

Jadi, jika bicara soal live streaming di media sosial maka perlu pemahaman tentang cara mengatur konten agar lancar terdistribusi, enak dilihat dan bersahabat di mata penonton.

Tips Live Streaming di Social Media

Tips Live Streaming di Media Sosial


1. Pahami Notifikasi Pull vs Push 

Bergelut di Live Instagram atau platform lain seperti Periscope, Facebook Live, dll maka penting untuk memahami arti "live" yang sebenarnya. Di sini perbedaan terbesarnya adalah cara konten sampai di mata audiens Anda.

Di sosial media, follower Anda mungkin akan selalu ngecek perangkat mereka setiap ada notifikasi penting tentang postingan baru. Itu namanya pull notification, karena ponsel Anda menarik data baru setiap 1, 5, atau 10 menit.

Dalam dunia live streaming, pemirsa akan tetap mendapatkan notifikasi (tergantung platform dan pengaturan perangkat mereka) tapi satu hal... kontennya live.

Jadi audiens menangkap konten Anda saat itu juga atau malah hilang/terlewat selamanya, tergantung pada platformnya. Proses ini bergantung pada push notification, di mana pesan aplikasi akan muncul di layar Anda (berupa teks) secara real time.

Ini berarti Anda perlu mempertimbangkan hal-hal berikut ini :

  • kapan audiens dapat melihat konten Anda, 
  • hindari saat-saat mereka kemungkinan tidak sempat melihat notifikasi Live,
  • pilih waktu terbaik saat konten ditonton audiens Anda.
  • kabarkan ke audiens bahwa Anda akan live

2. Tangkap Metrik (kalo bisa)

Kelebihan media social adalah kemampuannya dalam merencanakan dan melacak postingan. Namun, untuk live streaming hal itu sulit terwujud.

Saat ini platform seperti Instagram Live menyediakan space untuk penyimpanan video. Hanya saja tidak menampilkan data analytics untuk segala aktivitas yang berkaitan dengan video itu.

Sebelum memilih platform, teliti dulu alat analisis yang tersedia untuk bisa dipakai. Pastikan ada layanan untuk audiens dengan proses yang lebih baik. Jangan sampai alat analisis yang ada malah menghambat Anda dalam mencapai target pemirsa.

3. Manfaatkan Kekuatan FOMO

FOMO (fear of missing out) menurut kamus Oxford  bisa diartikan sebagai keingintahuan terhadap segala sesuatu secara detail.

Misalkan Anda sedang ada di sebuah even musik. Atau sekedar nongkrong di jalan bareng temen satu genk. Dan aktivitas itu Anda stream secara live di social media.

Saat audiens merespon “oke bro, meluncur ke TKP”, itulah contoh efek FOMO. Secara teori, Anda telah berhasil mengobati rasa penasaran penonton.

Kapan dan di manapun Anda live stream, pikirkan cara penonton mengaksesnya. Apakah Anda ingin mereka join atau hanya ingin show off posisi Anda.

Bagaimana koneksi Anda dengan penonton akan mengubah cara Anda memanfaatkan FOMO untuk keuntungan Anda.

4. Be Interactive !

Namanya live streaming, semuanya tentu serba LIVE.

Ciptakan momen interaktif dengan penonton misalnya, bagi-bagi promo, sesi tanya jawab, atau pun talk show. Nantinya akan selalu ada spontanitas tak terduga. Itulah asyiknya live streaming di sosial media.

Apresiasi penonton pun berbeda tergantung platformnya.

Di Instagram Live, misalnya. Penonton memberi tanda Like lewat ikon berbentuk hati (love). Sementara di Facebook Live, spektrum reaksi penonton tampak lebih berwarna.

Untuk menghadirkan live stream sesi tanya jawab, gunakan Twitter dalam mengirim dan menerima pesan (hanya jika platform Anda tidak memungkinkan bagi pemirsa untuk mengirimkan komentar saat Anda live streaming).

5. Hidupkan brand Anda

Ide brand personal tak lagi abstrak seperti dulu. Sejak merebaknya dunia online, brand tak hanya sebatas skema warna atau permainan font semata. Kehadirannya harus bisa mendefinisikan hubungan antara Anda dengan khalayak.

Ketika LIVE, pikirkan apa yang Anda pamerkan, di mana Anda on air, dan apa feedback untuk misi pemasaran Anda.

Misalnya, jika Anda sedang running brand produk terkenal. Untuk kesempurnaan visualisasi, mungkinkah proses backstage produk juga Anda tampilkan?

Coba bayangkan jika produk itu sosis siap makan kemasan instant. Ngga mungkin kan semua proses produksi Anda live stream semua? Hal itu malah akan memperburuk pemasaran Anda.

platform live video

6. Tentukan platform terbaik

Di era digital modern sekarang ini, kehadiran video live makin melekat di kalangan pengguna internet. Dan platform besar seperti Facebook dan Youtube mulai memainkan peranannya.Tiap platform hadir dengan fitur dan kekurangannya sendiri. Perlu sikap komparatif untuk menentukan mana yang paling cocok.

Berikut ikhtisar singkat platform social media paling populer dengan fitur video live-nya :

Facebook Live

Inilah platform streaming paling popular yang terintegrasi dalam Facebook. Tersedia berbagai ikon “reaksi” dan fitur analisis untuk penerbitnya. Tips dan tutorial Facebook Live bisa dilihat pada Facebook itu sendiri, silahkan periksa halaman praktik terbaik mereka.

Instagram Live

Yang ini platform populer kedua. Instagram memungkinkan pengguna untuk live broadcast dan menyimpannya di Stories Instagram Anda (otomatis terhapus setelah ditonton). Untuk informasi lebih lanjut tentang Instagram Live dan fitur di dalamnya, lihat postingan pengumuman mereka.

YouTube Live

Sebuah raksasa yang tumbuh di dunia live streaming, YouTube Live telah dipakai oleh seluruh pencipta konten video. Untuk informasi lebih lanjut tentang YouTubeLive, lihat FAQ mereka.

Periscope (dari Twitter)

Sebagai pemain baru, Periskop membawa percikan besar dalam dunia video streaming. Hingga akhirnya diakuisisi Twitter pada 2016, meskipun platform lainnya juga didukung oleh pemain besar di arena yang sama. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang Periscope, cek langsung situs web mereka.

Ini Penutup


Tentu saja, semua upaya itu akan sia-sia jika Anda tidak aktif merekrut follower untuk disetel ke siaran langsung Anda.

Agar pengikut Anda buaanyak, tambahkan AddThis Button. Tool ini sangat cepat dan mudah untuk mendapatkan pengikut baru pada platform live-streaming populer seperti Facebook, Instagram, YouTube, dan Periscope.

Sudah pernah live streaming? Kalo belum tunggu apa lagi? Jaring sebanyak mungkin follower dari live broadcast Anda. Tunggu kejutan berikutnya.

Moga aje ada manfaatnye, ye..wassalam.

____________________________________ ARTIKEL TERKAIT ____________________________________

0 komentar:

Posting Komentar

Setiap komentar yang diterbitkan, saya pastikan blognya sudah saya kunjungi balik, dengan atau tanpa komentar yang saya sertakan.

Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam