Menyiasati Pinterest agar Marketing Ecommerce Tidak Loyo - BLOG MUST TEGUH

Menyiasati Pinterest agar Marketing Ecommerce Tidak Loyo

Ditulis oleh: Maseteguh Blog Must Teguh Updated at : 1:54 PM
Leave a Comment
Pinterest alat marketing eCommerce. Tantangan terbesar pemain marketing adalah menemukan channel media sosial yang tepat untuk bisnis mereka.

Memang banyak pilihan, tapi menemukan satu yang mampu beresonansi dengan audiens untuk konversi laba sangatlah sulit. Apalagi diperparah advise untuk bermain di semua lini social media sekaligus.

Untungnya itu hanyalah mitos. Cukup temukan platform medsos paling tepat dan menarik bagi pengguna. Dari situ, kesuksesan tetap bisa Anda temukan.

Ada kabar baik khusus buat para pengelola situs eCommerce. Saat ini Pinterest diklaim sebagai senjata terbaik untuk praktik marketing.

Didukung kuatnya visualisasi dengan pengguna aktif bulanan lebih dari 150 juta, Pinterest layak jadi saluran paling menjanjikan bagi para bakul online. Inilah alasan mengapa Anda harus pakai Pinterest agar bisnis eCommerce Anda makin laris manis.

pinterest sebagai alat marketing ecommerce

Alasan Pemasar eCommerce Butuh Pinterest


Ada banyak alasan kenapa Pinterest layak disandingkan dengan eCommerce. Yang paling utama karena platform ini mampu memangkas birokrasi bertele-tele pada skema siklus pembelian.

Seorang Neil Patel pun mengamini, terlalu banyak lika-liku pembelian pada platform ‘tradisional’ seperti Facebook. Hanya untuk sebuah brand produk, pelanggan ‘dipaksa’ mencari, mengenal, menimbang, baru kemudian memutuskan pembelian.

Di Pinterest, hal itu takkan terjadi.

Melalui fitur “Rich Pins”, Anda bisa melihat produk dan langsung membelinya di tempat. Karena disitu sudah tersedia rincian produk, resep, dan brand article produk Anda. Bagi para marketer nampak jelas celah profitnya . Itulah sebab Pinterest platform paling ideal untuk jualan online.

Di luar itu, ada fakta penting lainnya yang bisa diolah sebagai alat untuk menancapkan brand eCommerce Anda. Ini dia.

1. Orderan di Pinterest melampaui Facebook

Di ranah marketing social media, secara de facto Facebook dianggap sebagai King of the Hill. Platform yang memang luar biasa dan mutiguna.

Tapi untuk urusan average order, Pinterest tak bisa dipandang remeh. Menurut hasil perhitungan survei dari beberapa situs bisnis, nilai average order Pinterest dua kali lipat melampui Facebook.

average order value
sumber : 2xecommerce.com

Ini berarti banyak pemasar mempercayakan Pinterest untuk mencapai target penjualan yang lebih besar. Saya yakin kondisi ini bakal bikin ngiler pengelola situs eCommerce untuk mulai ancang-ancang.

2. Pinterest sebagai pondasi pengambilan keputusan pembelian

Di Pinterest, orang menyematkan pin tentu bukan tanpa tujuan.

Misal, ketika sepasang pengantin mengetik kata “wedding souvenir” pada papan pencarian di Pinterest. Hasilnya, beragam pin pernak-pernik pernikahan tampil sebagai jawaban untuk memenuhi keperluan wedding mereka.

Melalui pin-pin itulah pelanggan akan diantar menuju web tempat sumber produk berasal. Tak sekedar untuk dilihat, transaksi produk pun bisa dilakukan kapanpun saat mereka siap.

Millward Brown pernah melakukan studi tentang perilaku pelanggan di Pinterest. Hasilnya menyebutkan, 96% pelanggan berencana membeli dan 87% memutuskan untuk membeli.

the power of future intent
source image : millwardbrowndigital.com

Konsep ini mereka namakan  "the power of future intent" atau kekuatan niat masa depan. Dalam dunia marketing, wacana ini membantu para pemasar untuk menciptakan iklan yang lebih menarik dan relevan.

3. Pinterest lebih transactional  dalam berbagai niche

Sementara itu, ada asumsi keliru tentang Pinterest yang dinilai hanya produktif pada niche tertentu.
Serangan ini dimentahkan oleh laporan dari situs Racked.com terkait 5 kategori (niche) yang berpengaruh pada pembelian di Pinterest antara lain :
  • Food ingredients
  • Desain interior;
  • Aksesori Busana;
  • Hair and beauty;
  • Kesehatan dan kebugaran
Seperti yang Anda lihat, itulah kategori "paling dicintai" kalangan pemasar di setiap segmen industri karena di sana banyak potensi untuk dieksploitasi.

4. Pinterest mampu menarik pelanggan baru

Menurut HelpScout, tingkat sales probability ke pelanggan baru terjadi antara 5 – 20%, sedangkan ke pelanggan yang ada (old customer) tercatat 60 – 70%.

Di Pinterest, teori itu mungkin tak berlaku. Terlebih saat Pinterest meluncurkan fitur “Buyable Pins” pada bulan Juni 2015 silam dimana terjadi transaksi pembelian hampir 90% dari pelanggan baru dan customer lama.

buyable pins
source image : pinterest.com

Pencapaian fantastis ini belum pernah terjadi pada platform manapun. Sekali lagi ini bukti bahwa Pinterest dapat membantu pelaku eCommerce dalam mencetak front branding untuk menjaring fresh customer.

5. Pinterest cocok dengan revolusi ponsel

Trend orientasi web dari pengguna desktop ke ponsel telah menjalar ke sendi-sendi marketing, termasuk eCommerce. Secara mayoritas, para marketer lebih fokus bersaing di kancah perangkat mobile.

Tercatat pada tahun 2014, hampir 75 persen trafik Pinterest bersumber dari aplikasi mobile. Hingga saat ini, kenaikannya telah menyentuh angka 80% untuk sumber lalu lintas yang sama.

Dengan hadirnya Buyable Pins yang memang ditargetkan untuk pengguna pada perangkat mobile, ini berarti eksistensi Anda di Pinterest bisa mendikte penjualan untuk brand Anda.

Cara Meningkatkan Marketing eCommerce lewat Pinterest


Jika tertarik menggunakan Pinterest untuk meningkatkan pemasaran eCommerce, Anda berada di platform yang tepat. Berikut langkah-langkah yang perlu Anda ambil :

1. Demi Buyable Pins, integrasikan platform eCommerce Anda

Yang pertama, pastikan Anda menggunakan platform trading yang diperlukan untuk mensupport ‘pin buyable’. Platform yang compatible tersebut antara lain :
  • BigCommerce
  • Shopify
  • Salesforce Commerce Cloud
  • Magento
  • IBM Commerce

Ini tahap yang paling sulit. Jika Anda sudah menggunakan platform trading, tapi tetap tak mampu menjangkau audiens dalam list Anda, sudah saatnya beralih ke salah satu platform yang didukung Pinterest.

Memang bukan pilihan menarik, karena bakal ada biaya switching. Untuk itu perlu adanya riset dan observasi agar tidak terjadi kenaikan budget saat proses peralihan ke platform baru.

Jika tak ingin beralih, berarti Anda wajib menunggu sampai suatu saat nanti Pinterest menambahkan platform trading.

Alternatif lainnya adalah “Promoted Pins”, yang menawarkan banyak manfaat yang sama tanpa perlu integrasi dengan platform bisnis.

Jika Anda menggunakan salah satu dari platform ini, atau ingin beralih ke salah satunya, maka platform eCommerce harus terhubung ke akun Pinterest Anda, dan Anda pun siap untuk beraksi.

2. Tentukan target pemirsa Pinterest Anda

Untuk mempercepat laju eCommerce melalui Pinterest, Anda perlu tahu siapa target Anda.

Jika sebelumnya Anda telah menggunakan akun bisnis, lihat pada dasbor analytics Pinterest Anda untuk mencari tahu siapa audiens Anda dan apa yang mereka cari.

Langkah sederhana ini akan membantu Anda memutuskan siapa orang-orang yang Anda tuju dan cara terbaik untuk menjangkau mereka.

3. Bangun koneksi antar Pins

Selain Buyable Pins, Pinterest juga menawarkan puluhan fitur menarik lainnya. Untuk best result, buat beberapa New Board, dan optimalkan masing-masing menggunakan Promoted Pins.

Manfaatkan fitur Related Pins untuk membangun koneksi antar pin. Melalui cara ini, upaya pemasaran Pinterest Anda makin powerful, berguna dan relevan.

4. Isi Pin dengan gambar resolusi tinggi

Ingat "kekuatan niat masa depan?" Untuk memastikan orang-orang mengambil keputusan untuk membeli, Anda harus ‘merekayasa’ Pin lebih atraktif.

Ini berarti pin harus berisi gambar berkualitas dengan resolusi tinggi. Dengan cara ini, orang akan menilai pin untuk setiap produk Anda - best of the best.

5. Tulis deskripsi produk Anda dengan baik

Situs Anda secara otomatis harus berisi deskripsi yang ditulis dengan ringkas dan menarik, dilengkapi hashtag yang relevan dengan kata kunci produk." by Marketing Land

Jika mengalami kesulitan menuliskan deskripsi produk Anda, cobalah untuk menyewa seorang penulis professional atau tim yang mampu membuat dan mengoptimalkan hal itu.

Pinterest - Senjata Rahasia Perusahaan eCommerce


Saat terbentur pada persaingan sengit platform social media, Pinterest memang sering diabaikan.

Padahal Pinterest adalah salah satu pilihan tunggal yang paling berharga dan relevan untuk siapapun yang ingin membangun eksistensi eCommerce secara konsisten dan produktif.
  • Menawarkan jumlah rata-rata penjualan yang lebih tinggi. 
  • Menyediakan serangkaian alat bermanfaat bagi pemasar untuk menyunat birokrasi pada proses pembelian.
Dengan dua faktor tersebut, Pinterest berdiri sebagai salah satu platform paling agresif untuk menyalakan bahan bakar pemasaran eCommerce Anda.

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk mengembangbiakan bisnis eCommerce Anda.

Akhir kata, SAY NO TO COPY PASTE. Thanks dan Wassalam.

____________________________________ ARTIKEL TERKAIT ____________________________________

0 komentar:

Posting Komentar

Setiap komentar yang diterbitkan, saya pastikan blognya sudah saya kunjungi balik, dengan atau tanpa komentar yang saya sertakan.

Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam