Cara Ganti Template Tanpa Mengusik Pageview dan Visitor - BLOG MUST TEGUH

Cara Ganti Template Tanpa Mengusik Pageview dan Visitor

Ditulis oleh: Maseteguh Blog Must Teguh Updated at : 11:12 AM
16 comments
Cara merubah template blog. Punya rencana mengganti tema blog? Pesan saya - hati-hati, jangan sembrono..! Banyak yang dipertaruhkan.

Jika meleset, efeknya bisa menjalar kemana-mana. Indeksasi, trafik, impressi iklan, peringkat di mesin pencari dan masih banyak lagi.

Makanya sebagai blogger sedikitnya Anda harus tahu bahasa coding pada tema yang Anda pakai. Tentu agar bisa merubah template dengan cara yang benar. Karena pemasangan meta tag, pengaturan navigasi, optimasi loading, dll semua dilakukan lewat bongkar pasang kode pada template.

Sebelumnya saya sempat memposting trik mengganti template yang aman untuk SEO. Disebabkan isinya tak lagi relevan dengan dinamika algoritma mesin pencari, maka artikel ini saya buat sebagai penggantinya.

Akan saya beberkan sejelas mungkin proses merubah template blog mulai dari persiapan, instalasi, hingga kustomisasi template. Saya jamin, setelah tema baru terpasang, pageview dan visitor Anda tetap aman.

cara mengganti template blog

Apa itu Tema/Template Blog?


Tema atau template adalah sebuah desain dari halaman blog atau website yang didalamnya berisi file statis dan file dinamis berupa program ataupun aplikasi yang difungsikan untuk web.

Secara umum. struktur HTML sebuah template terdiri dari <head> dan <body>.

Head <head>

format html head template


Berisi file-file statis yang berpengaruh utama pada kinerja blog. Inilah otaknya sebuah website. Sepak terjang web Anda dikontrol dari sini. Hampir semua kode vital blog diletakkan di area head. Mulai dari meta tag, CSS dan kode javascript untuk jquery dan font.

Kode-kode ini tidak bisa dilihat secara langsung oleh pengunjung saat mereka membuka halaman web Anda karena kode pada area ini memang dirancang untuk dikonsumsi robot.

Body <body>

format html body template

Bagian body berisi file-file dinamis yang bersifat lebih fleksibel untuk lebih menunjang kinerja dari blog atau website.

Disinilah Anda bisa memodifikasi desain blog melalui penambahan fitur widget pada menu Tata Letak, termasuk mengubah tampilan header dan logo. Berikut elemen standar yang biasanya ada di area body:
  • Header wrapper (sampul header)
  • Navbar (menu navigasi)
  • Widget
  • Blogpost
  • Comment Form
  • Atribusi
  • Footer

Proses MengubahTemplate Blog


Agar pageview dan visitor Anda aman, ada 3 tahap yang harus Anda lalui dalam prosedur mengganti template yaitu: backup, instalasi, dan personalisasi/kustomisasi. Perhatikan setiap detail langkahnya berikut ini.

Back up (pencadangan)

Ini adalah langkah antisipasi. Tak selamanya proses instalasi berjalan mulus. Bisa saja terjadi error sehingga template tidak tampil sesuai aslinya.

Ada 2 cara untuk mencadangkan template lama Anda :

1. Dari dasbor blogger masuk ke menu Tema. Di pojok kanan atas, klik ‘Cadangkan/Pulihkan’. Setelah itu pilih ‘Download tema ’ (lihat gambar). Setelah ter-unduh, beri nama file backup sesuai dengan nama blog agar mudah dicari saat dibutuhkan.

proses backup template
2. Dari menu Tema, pilih ‘edit HTML’. Blok semua script pada template (gunakan ctrl+A). Salin dan pindahkan semua kode HTML ke notepad  lalu beri nama file sesuai nama blog.

Tak hanya itu. Supaya pengujung manusia ataupun robot tak kebingungan oleh formasi baru Anda, copy semua kode script dari setiap widget yang saat ini terpasang pada blog.

Pastekan pada notepad dan beri nama tiap kode sesuai jenis widgetnya. Tempatkan salinan kode script dalam satu folder di komputer Anda.

Instalasi template baru

Saran saya, jangan mengganti tema lewat metode upload file. Meski simple tapi hasilnya bisa merepotkan Anda. Untuk teknik yang benar, lihat langkahnya dibawah ini.

1. Masuk ke menu Tema. Buka halaman ‘edit HTML’ pada dua tab sekaligus.

proses instalasi template
proses instalasi template melalui dua tab browser 

2. Copy dan paste kan script template yang baru pada tab kedua (jangan di save dulu).

3. Pindahkan kode-kode penting dari template lama ke tema yang baru (tab I ke tab II). Berikut kode yang perlu Anda relokasi :
  • Meta tag (letaknya ada di bagian <head>)
  • Kode pelacakan Google Analytic (biasanya ada di atas kode </head> atau </body>)
  • Judul Blog (cari di bagian <body> pada div class header).
  • URL menu navigasi (ada di bagian <body> pada div class=nav-menu)
  • Dan kode script lain yang Anda anggap penting.

4. Setelah kode berpindah tempat, dari tab kedua klik ‘Pratinjau template’. Andai gagal, akan muncul pesan error. Jika preview tampil, artinya instalasi berjalan lancar. Tapi ingat, jangan buru-buru di Save.

5. Pindah lagi ke tab I.  Klik tombol ‘Kembali’ lalu masuk ke menu ‘Tata letak’. Kosongkan semua widget yang terpasang pada blog. Tujuannya agar tidak terjadi konflik script saat instalasi widget pada template yang baru.

6. Jika sudah, geser lagi mouse Anda ke tab II, lalu Save template.

Personalisasi dan Kustomisasi

Kostum blog telah berubah sesuai demo templatenya. Dari sini proses personalisasi dan kostumisasi bisa dimulai.

Sesaat setelah template baru di Save, sesegera mungkin copy dan paste kan kode dari file widget yang telah Anda backup ke pos-pos barunya.

Sekedar saran, atur tata letak tiap widget sesuai desain blog lama Anda. Tentunya agar pengunjung lama tetap mudah menavigasi fitur-fitur pada blog Anda meski formasinya telah berubah - selain untuk mempertahankan karakteristik desainnya.

Agar ada nuansa baru, Anda pun boleh mengganti logo blog dengan gambar yang telah Anda persiapkan. Misalkan ingin tampilannya serba fresh, ya boleh aja. Cukup rancang ulang layout sesuai selera dan kreativitas Anda.

Tips tambahan:
  • Lakukan cara mengubah template ini pada jam-jam dimana trafik blog sedang sepi pengunjung. Atau saat masa transisi perayapan robot Google.
  • Paling disarankan pada tengah malam (pukul 00:00) atau saat pagi hari (pukul 06:00).
  • Lakukan proses personalisasi dan kustomisasi sesingkat mungkin, agar perubahan blog tidak terlalu dirasakan pengunjung, dan aktivitas perubahan template tidak keburu tercium robot perayapan Google. 

Penutup


Merubah tema adalah hak pemilik blog. Yang penting selalu perhatikan kenyamanan pengunjung. Template ngga harus selalu indah dengan sentuhan blink-blink dimana-mana.

Asalkan loadingnya ringan, navigasi mudah, SEO-nya humanis, responsive, dan sesuai dengan misi ngeblog Anda, bagi saya itu sudah lebih dari cukup. Apalagi sampai mampu mengawal konten Anda menuju pageone. Itu berarti Anda tak salah dalam memilih template.

Semoga bermanfaat. Akhir ucap, SAY NO TO COPY PASTE. Thanks dan wassalam.

____________________________________ ARTIKEL TERKAIT ____________________________________

16 komentar:

  1. Sangat bermanfaat mas.. tapi saya masih sangat awam, jadi harus saya pelajari dulu yang sesungguhnya...
    thx infonya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih,.silahkan dipelajari, moga cepet pinter ngeblognya..

      salam blogger

      Hapus
    2. Mantap lah mas teguh ini. Ane mau ganti temlate nih kebetulan.

      Hapus
  2. assalam.
    Mas terima kasih atas informasinya yah..mas teguh apa sudah pernah mencobanya sendiri? hasil visitornya pengaruh ngga mas? dulu saya pernah tetapi blog langsung anjlog..apa karena tidak menerapkan artikel yang mas tulis kali yah..hee

    BalasHapus
    Balasan
    1. setiap trik yang saya tulis, sudah di uji coba pada blog ini,..dan hasilnya work..

      agar lebih lengkap referensinya, nanti bakal saya update artikel baru soal cara backup sebelum merubah template, dan cara melihat template yg cocok buat blog kita,.di tunggu aja.

      thanks gan atas kunjunganya

      Hapus
  3. gan saya lupa script google analytic tu yang mana ya? udah lama bwat nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. biasanya letaknya ada di antara kode head..di dalam scriptnya ada nomor kode pelacakan ..

      Hapus
  4. Lama gak berkunjung ke blog mase teguh, tampil beda...
    Yang saya suka loading nya cepet bgt...

    BalasHapus
    Balasan
    1. tampilan udh lama kok berubahnya, welcome back mas firdaus...

      Hapus
  5. Bila saya saran maseteguh dulu, simpan kode html css dll dalam tempalte secara copy dan simpan ke notepad.

    ambil scrip penting seperti di atas ( menu navigasi halaman , widget halaman dll)

    siapkan 1blog dummy atau bikin lagi blog baru.

    aploud template baru pada blog dummy ini dan simpan

    copy semua kode html template dan simpan pada blog utama tadi yg akan di ganti template

    masukan satu-satu script css dll yg penting tadi pada tema baru sepetti menu navigasi dan tambahan atau pendukung misal diclaimer , simpan tempate.

    kembali ke layout masukan kode script penting tadi.

    Maaaf bila ada sedikit perbedaan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. utk blog dummy, itu hanya utk kelinci percobaan mba,..sebab belum tentu script dr widget template yg lama akan bekerja pada template yang baru,..jadi lewat blog dummy bisa ketahuan,..
      karena blogger baru belum tentu punya blog dummy, dan mungkin juga belum tahu apa itu blog dummy, makanya pada tutorial di atas sengaja tidak saya sertakan,..tapi caranya kurang lebih sama,.
      jadi yg ngga mau ambil resiko kesalahan instalasi, blog dummy bisa dimanfaatkan,..
      thanks ya mba Erica atas koreksinya,..

      Hapus
    2. Siip mas, tips artikel di atas sudah luar biasa. ,manteb ,

      Hapus
  6. Pada Tips Tambahan diatas, point ke tiga... maksud dari :
    Lakukan proses personalisasi dan kustomisasi sesingkat mungkin, agar aktivitas perubahan template tidak keburu tercium robot perayapan Google.
    pengaruhnya apa ya jika sampai diketahui oleh robot perayapan google ya Mas?
    soalnya saya terbiasa mengganti tema jam kerja sekitar jam 8 sampai 14 siang...

    BalasHapus
  7. yg penting metatag dan kode2 script krusial harus terpasang dulu di template yg baru,..kalo tidak, resikonya andaikan keburu dikunjungi bot google bisa terjadi crwaling dan pengindexan ulang yg hasil akhirnya memakan waktu 1-2 minggu,..efeknya tentu bisa menurunkan trafik,..

    BalasHapus
  8. Agak kaget setelah ganti template...
    Di browser ada tanda peringatan tidak aman blognya...
    Punya solusi, gan...?

    BalasHapus
    Balasan
    1. mending ganti template lgi aja,..biasanya itu karena script pd template ada yg terdeteksi browser sebagai malware atau ransomware

      Hapus

Setiap komentar yang diterbitkan, saya pastikan blognya sudah saya kunjungi balik, dengan atau tanpa komentar yang saya sertakan.

Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam