Strategi Guest Blogging Baguskah untuk SEO atau Hanya Jebakan?

Ditulis oleh: Maseteguh Blog Must Teguh Updated at : 8:58 PM
5 comments
Pengaruh postingan tamu (guest blogging) sebagai strategi SEO.

Mantan engineering Google bernama Matt Cutts pernah berujar di salah satu postingan blognya pada tahun 2014 silam. Kira-kira bunyinya seperti ini :

“…jika Anda menggunakan blogging tamu sebagai strategi link building, saatnya Anda harus berhenti. Mengapa? Karena dari waktu ke waktu itu menjadi praktik spam, dan jika terlalu banyak blogging tamu di web Anda maka situs Anda benar-benar buruk.”

". . . guest blogging menjurus ke tindakan spam. Secara umum saya tidak merekomendasikan menerima postingan tamu kecuali Anda mengenal pribadi mereka dengan baik. Demikian juga, site guest blogging, serta SEO guest blogging sebagai strategi link building. "

Yang menarik dari kutipan di atas adalah bahwa meski disinyalir sebagai aksi spam namun faktanya praktek penulis tamu masih digunakan dan diterima secara luas dalam institusi SEO.

Bahkan, Ahrefs dalam sebuah studinya pada tahun 2016 mengungkapkan bahwa mayoritas pelaku SEO masih memanfaatkan taktik guest blogging pada kampanye link building mereka.

Ini jelas menimbulkan pertanyaan: Apakah strategi postingan tamu membawa keuntungan atau kerugian terhadap peringkat sebuah website?

Sampai kini jawabannya masih remang-remang. Lalu seperti apa sih dampak guest blogging terhadap strategi SEO? Positifkah atau malah justru negatif?

Santai dulu my friend! Biar lebih afdol mari kita runut ke belakang awal mula munculnya guest blogging.

guest blogging

Sejarah Guest Blogging


Dulu penulis tamu dipandang sebagai status istimewa dimana si writer akan merasa bangga jika postingannya tersemat di situs berkualitas tinggi dan bergengsi. Bagi blogger itu dianggap sebagai simbol kehormatan. Pekerjaan yang cukup berharga dan pantas untuk diburu.

Tapi, lain dulu lain sekarang.

Kini para pemilik web terkenal mulai melirik blogger tamu sebagai cara untuk mengurangi jumlah artikel unik yang harus mereka terbitkan. Desas-desusnya sih kadang ada kompensasi sesuai kesepakatan.

Peluang ini lantas dianggap celah oleh oknum blogger dengan memposting konten spam sebagai cara termudah untuk membangun link dengan mengorbankan hakekat guest blogging  yang sebenarnya.

Praktik seperti ini pada akhirnya bisa menodai reputasi pemilik web. Akibatnya, loyalitas pengunjung makin menurun dan bergeser ke situs lain yang lebih original dan kompleks.

Parahnya, kadang si penulis pun rela merogoh kocek demi kesempatan tampil di blog ‘idaman’ ‘mereka. Padahal ini hanyalah sebuah cara untuk mempublikasikan link dari konten buruk yang didapat dengan membeli atau menduplikasi.

Hal ini menyeret kita ke situasi “polarisasi guest blogging”.

Benarkah postingan tamu bisa membahayakan?


Pada tahun 2014, Google pernah menjatuhkan sanksi berat pada situs MyBlogGuest.

Sekedar info, MyBlogGuest termasuk situs guest blogging terbesar yang berbasis di Ukraina. Penggunanya mencapai lebih dari 73.000 user dengan update rata-rata 256 artikel per harinya.

Dari statistik itu, situs ini berhasil merajai search engine dalam kurun waktu 3 tahun sejak berdirinya website itu. Namun akibat penalti Google, situs milik Ann Smarty itu kini nasibnya tak seindah dulu lagi. Ngenes.

Kasus di atas hanyalah cermin betapa ledakan pertumbuhan penulis tamu justru berpotensi membahayakan sebuah website.

Mulai saat ini, bagi yang berniat mengambil penulis tamu, tujuan Anda harus jelas. Ini penting agar setiap artikel yang dipublikasikan punya manfaat nyata.

Indikator utamanya bisa dilihat pada kapasitas konten itu sendiri. Perhatikan cara blogger tamu Anda meracik materi yang mereka sajikan.

Anda pun harus selektif. Khususnya untuk freelance writer yang Anda pekerjakan. Apa web yang mereka kelola, bagaimana kredibilitasnya, dan yang terpenting relevansi artikelnya dengan web Anda.

Indikator lain dari hadirnya guest blogging yang berpotensi mengancam peringkat situs Anda adalah link utilizing content.

Sedangkan untuk Anda yang bermimpi menjadi penulis tamu di website orang, pertimbangkan faktor-faktor berikut ini :
  • Frekuensi postingan penulis tamu lainnya
  • Berapa banyak follower social media yang dimiliki situs tersebut
  • Perhatikan jumlah dan kualitas inbound linknya
  • Perbandingan konten asli dengan postingan tamu secara eksklusif

Jika salah satu unsur di atas membuat Anda ragu, sebaiknya batalkan saja karena bisa jadi intuisi Anda benar.

Apakah  guest blogging  menguntungkan ?


Penjelasan pada subjudul di atas sebatas warning untuk Anda. Sekarang mari kita jelajahi bagaimana guest blogging benar-benar bisa bermanfaat untuk strategi SEO dan meningkatkan peringkat Anda di SERP's.

Bergulirnya algoritma Panda dan Penguin telah mengubah landscape tentang peringkat sebuah konten. Akibatnya, seleksi untuk blogging tamu jadi kian ketat. Berikut ini klasifikasi yang umumnya harus dipenuhi :
  1. Pertama, pos yang Anda buat harus dipublikasikan di website yang terkait erat dengan niche Anda. Jika tidak, akan dianggap irrelevansible.
  2. Konten harus benar-benar tulisan sendiri, bukan hasil spin, atau rekayasa mesin manipulasi konten.
  3. Harus ditulis dengan apik dan menambah nilai ke situs yang bersangkutan setelah artikel diterbitkan. Website tenar tak akan sudi menerbitkan artikel asal jadi, makanya jaga kualitas tulisan Anda.
  4. Artikel Anda harus unik dan original, bukan hasil copas atau menulis ulang dari website lain. Dan link Anda harus alami dan relevan dengan materi.
  5. Yang terakhir, pastikan website pilihan Anda memiliki konten asli di samping postingan para tamunya.

Jika semua kualifikasi ini tak terpenuhi, strategi guest blogging Anda tak akan ada gunanya. Efeknya malah bisa membahayakan website dan reputasi online Anda.

Kesimpulannya


Masih ada tempat untuk postingan tamu disela-sela praktik SEO. Kesempatan itu akan selalu ada.

Sama seperti pada metodologi link building lainnya, kuncinya harus ada azas manfaat antara guest blogger dan pemilik website.

Sebagai owner web, Anda perlu teliti dalam merekrut blogger tamu. Buat aturan yang jelas, mana wilayah tuan rumah dan mana untuk tamunya. Yang merasa jadi tamu juga harus tahu diri, tunjukkan kontribusi dan loyalitas Anda, jangan mau enaknya sendiri.

Hal ini juga diakui Matt Cutts dalam postingan yang sama dengan rujukan pada awal artikel ini:

"Masih ada banyak alasan positif dalam strategi guest blogging (exposure, branding, peningkatan trafik, komunitas, dll). . . Saya hanya ingin menggarisbawahi bahwa ada segelintir situs spam berkualitas rendah telah menempel sebagai " blogging tamu" dalam strategi link building mereka, dan kami melihat banyak upaya spammy dalam aktivitas itu. Karenanya, saya sarankan lebih skeptis (atau setidaknya hati-hati) saat seseorang mengajukan diri menjadi penulis tamu di web Anda. "

Udah dulu ya….Mogo-mogo ono manfaate yo bro.

Akhir kata, SAY NO TO COPY PASTE. Matur nuwon – Wassalam.

______________________________ ARTIKEL TERKAIT ______________________________

5 komentar:

  1. Ada saran berapa kali dalam sehari yang aman untuk guest blogging mas teguh?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Google sendiri punya batasan pada update artikel, jumlh pastinya sya sendiri belum jelas berapa mba, tpi klo ga salah sih sehari maksimal 30 artikel, lewat dr itu kemungkinan bisa kena warning...

      Hapus
  2. Tulisan ini cocok dijadikan rujukan mereka yg punya rencana terima penulis dari luar ya mas, idealnya emang kita kudu kenal baik sama kontributor, jadi ga asal terima aja.

    Kalau saya pribadi belum pernah praktik langsung sebagai guest blogger yg nulis di website orang, juga blm ada fikiran buat terima penulis dari luar.

    Salam sukses mas. 💪😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya idem sama sampean,..saat ini blum berminat jd penulis tamu atau ngrekrut penulis tamu...soalnya saya ngga terlalu ngejar target pageview atau rank,..nulis ya nulis aja, yg ptg visitor ngerti apa yg kita tulis..

      sukses juga buat sampean,...salam

      Hapus

Setiap komentar yang diterbitkan, saya pastikan blognya sudah tak kunjungi balik, dengan atau tanpa komentar yang saya sertakan.

Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam