4 Trend Sosial Media yang Lagi Bergejolak di Tahun ini - BLOG MUST TEGUH

4 Trend Sosial Media yang Lagi Bergejolak di Tahun ini

Ditulis oleh: Maseteguh Blog Must Teguh Updated at : 9:59 AM
6 comments
Trend pertumbuhan sosial media makin luar biasa. Dari platform yang sudah besar jadi makin besar dan menggurita. Bahkan di tahun 2017, pengguna media sosial diramalkan bakal meningkat tajam hingga 200 juta orang lebih.

Pertumbuhan ini akibat trend masyarakat yang memang sudah diprediksi pada tahun-tahun sebelumnya.

Tapi dari kacamata marketing, tren seperti apa yang bakalan ramai di social media yang bisa dimanfaatkan sebagai saluran distribusi pemasaran?

Sejujurnya, tidak ada yang benar-benar tahu. Sekarang eranya digital. Teknologi berevolusi begitu pesat. Munculnya inovasi baru kadang bisa mengganggu skenario pemasaran yang telah dirancang dengan matang.

Meski begitu, ada indikator untuk menemukan peluang bisnis terbaik di tahun ini. Dan petunjuk itu terpampang jelas di kancah social media. Gunakan kejelian Anda untuk meraba, trend sosial media seperti apa yang sedang terjadi di sana.

analisa trend sosial media

4 Trend Sosial Media 2017


Seorang Aaron Lee, pengamat media social sekaligus penulis di AskAaronLee berujar :

“Saat ini, media social terbuka untuk siapapun. Jika Anda TERLAMBAT join, Anda akan terkubur oleh semua hiruk pikuk disana, dan suara Anda mungkin saja tak akan terdengar. Ini berarti, jika Anda ingin didengar dan dikenal oleh banyak orang di media sosial, Anda harus bergerak cepat dan harus benar-benar cepat.”

Apakah saat ini Anda tengah menciptakan strategi sosial media? Atau sedang mencari ide dan wawasan terbaru tentang trend yang sedang bergejolak di social media?.

Nah, inilah empat kejadian terbesar yang sedang berlangsung di medsos di tahun 2017 ini.

1. Video streaming makin mendominasi


Di tahun 2015 dan 2016, video live streaming jadi topik utama saat ngomongin soal brand and customer. Dan di 2016 yang lalu banyak kita temukan berbagai implementasi yang dikemas dalam bentuk video live.

Orang ramai-ramai memboyong fitur live streaming agar terintegrasi pada platform mereka.  Kebanyakan dari YouTube ke Facebook atau Snapchat.

Karena level involvement nya di atas rata-rata, Facebook pun mengubah algoritma mereka untuk memprioritaskan konten live stream.

Platform media sosial terus bersaing untuk dominasi dan menjaga keterlibatan pengguna mereka makanya tak heran jika statistik video streaming tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan pada 2017 ini . Bahkan, inilah bentuk konten yang siap tumbuh dalam berbagai modifikasi.

Mengingat sosmed agak lesu pada jangkauan organiknya, akan bijaksana jika Anda memanfaatkan form video stream ini pada aktivitas sosial media untuk prioritas branding Anda di tahun ini.

Berbicara tentang lalu lintas organik. . .

2. Jangkauan organik terus terpuruk


Para pemasar dan pemilik bisnis masih bergelut dengan update algoritma Instagram, Facebook, dan Twitter, yang membuat pencapaian visitor organik terasa makin sulit.

Sebenarnya trend ini telah berlangsung sejak 2014. Adapun di tahun 2017 situasinya kurang lebih bakalan sama. Namun kabar baiknya, untuk menjangkau konsumen secara efektif melalui media sosial, Anda punya dua opsi yang berbeda.

Yang pertama adalah mem-vermag konten Anda.

Ada 4 kriteria konten yang membuat orang mau berbagi, yaitu corresponding, educate, inspire, dan entertain.

Untuk menjangkau orang-orang dengan cara organik, kreasikan konten Anda agar worth sharing. Cara terbaik untuk membuat konten “layak bagi” adalah dengan menerapkan tren No 1. Buatlah video live yang berbicara kepada konsumen Anda.

Pilihan kedua Anda adalah melalui iklan berbayar.

Terpuruknya jangkauan organik di media social membuat belanja iklan jadi pilihan di tahun ini.

Ini bisa menjadi tren tersendiri karena saat ini estimasi belanja iklan di media sosial meningkat 26,3 persen secara global dan bahkan melebihi $ 35 miliar atau sekitar 16 persen dari semua investasi iklan digital.

3. Meningkatnya influencer marketing


Makin sulitnya menembus pengguna organik di social media menjadikan influencer marketing kian populer sebagai branding untuk ‘mengirim’ pesan mereka kepada target sasaran.

Modalitas ini makin memantapkan diri sebagai praktik yang sah dalam standar pemasaran. Sebagai suntikan bahan bakar, Google turut membantu dengan meng-akuisisi Famebit baru-baru ini.

Ini adalah isyarat bahwa konten bermerek dalam format video streaming akan makin banyak terlihat berlalu lalang di social media.

Peningkatan recruitment influencer ini juga berarti bahwa industri ini mengalami sedikit perubahan pada struktur data “influence” sehingga akan lebih mudah diakses untuk keperluan bisnis agar mitra yang tepat dapat dipilih untuk kampanye dan ROI yang lebih besar pun dapat dicapai.

4. Massa kritis Chatbot


Sekarang ini, kecerdasan buatan (artificial intelligence) sudah mencapai tingkat proliferasi dimana masyarakat mulai menganggapnya sebagai hal biasa.

Asisten digital seperti Siri, Cortana, Alexa, Google Asisten, dan teknologi sidekick lainnya yang telah berkontribusi terhadap inkarnasi internet di era yang akan datang, pamornya kini hampir punah.

Membangun kembali asisten digital seperti ini kini jadi proyek baru yang cukup menarik bagi Facebook, Google Allo, dan  WhatsApp, bahkan Twitter telah lebih dulu memperkenalkan chatbot ke semua layanan mereka.

Chatbot ini beroperasi di berbagai jenis platform guna membantu konsumen dengan pertanyaan umum, tugas-tugas seperti memesan tiket, dan layanan pelanggan lainnya.

Di tahun 2017, chatbots diramalkan akan cepat dikenal luas karena pertimbangan abiity, popularity, dan efisiensinya. Teknologi ini diciptakan sesederhana mungkin agar tidak terlalu banyak improvisasi dalam penerapannya.

Chatbot mampu menjawab semua tugas dan permasalahan konsumen tanpa perlu campur tangan manusia. Hal ini akan meringankan tugas customer service dan karyawan lain agar lebih fokus dalam menyelesaikan masalah yang tidak dapat ditangani oleh mesin.

Selain chatbots dan asisten digital, dibelakang produk ini juga sedang dikembangkan teknologi untuk melayani brand di sektor lainnya.

Mesin ini terus belajar untuk meningkatkan kemampuan pengolahan bahasa alami mereka agar tugas seperti produksi konten nantinya butuh lebih sedikit sentuhan manusia.

Sepertinya 2017 ini akan menjadi tahun yang menarik di media sosial.  Lalu apa prediksi Anda pada tren sosial media di tahun 2017 ini?

Bagaimana dampak artificial intelligence terhadap industri marketing di tahun mendatang ? Berikan komentar Anda…

Semoga bermanfaat. Akhir ucap, SAY NO TO COPY PASTE. Thanks dan wassalam.

____________________________________ ARTIKEL TERKAIT ____________________________________

6 komentar:

  1. Iya sekarang ini banyak layanan video streaming, sampai yang berbayar dan yang gratis :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. ga cuma banyak mas, tapi udh menjamur..

      Hapus
  2. saya subscribe blognya mas teguh, berharap buat artikel tentang tips blog. hehe
    Tapi, ternyata artikel ini pun cukup menarik untuk dibaca.
    Apa yg mas teguh sampaikan diatas memang seharusnya kita tahu, supaya tidak ketinggalan informasi dengan dunia internet.
    Sangat bermanfaat bagi pembaca. Thanks mastah :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. mas Taufik bisa aja,...
      klo tips blogging udh banyak saya tulis mas, silahkan liat2 di artikel yg lain, atau langsung lewat label atau daftar isi..memang sih saya pecah2 pembahasannya mjd beberapa artikel biar ga terlalu ppanjang dan enak diikuti,

      thanks ya mas udh subcribe,..salam dari saya (masteguh bukannya mastah, he he he)

      Hapus
  3. Tren sosial media dan tren Blogging bakal pesat perkembangannya di tahun berikutnya mas, feeling saya sih gitu. Hehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. ternyata feeling kita sama mas Nino,..he he he
      ya moga aja makin pesat nya perkembangan dunia website diIndonesia bisa merubah nasib para blogger kita mas, amin..
      thanks mas nino kunbalnya

      Hapus

Setiap komentar yang diterbitkan, saya pastikan blognya sudah saya kunjungi balik, dengan atau tanpa komentar yang saya sertakan.

Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam