Kenalin nih, Gue “Bounce Rate” - BLOG MUST TEGUH

Kenalin nih, Gue “Bounce Rate”

Ditulis oleh: Maseteguh Blog Must Teguh Updated at : 3:18 PM
5 comments
Yuk mengenal lebih dalam, apa itu bounce rate atau tingkat bouncing atau istilah gampangnya adalah ‘rasio pentalan’.

Kata orang yang pinter ngeblog, tingkat bouncing adalah persentase pengunjung yang tiba di situs Anda lalu pergi sebelum mereka mengklik ke halaman lain.

Secara teknis, ada empat penyebab terjadinya bouncing. Biasanya rasio ini muncul ketika pengunjung:
  • Mengklik tombol ‘Kembali’ di browser mereka (sebab paling umum)
  • Menutup tab atau jendela browser
  • Pergi ke situs lain tapi masih dalam tab atau jendela yang sama (terjadi saat mengklik link eksternal, mengetik URL baru, klik link favorit / bookmark, dll)

Untuk sementara waktu hal itu tidak jadi masalah, karena Google Analytic memakai “batas waktu sesi” default dengan durasi 30 menit.

Tapi kadang sering terjadi kerancuan antara bounce rate dengan exit rate, meskipun keduanya berbeda secara signifikan. Exit rate mengacu pada persentase pengunjung yang meninggalkan situs dari halaman tertentu setelah mengunjungi beberapa halaman.

Pada postingan ini saya hanya membahas tingkat bouncing yang menunjukkan persentase pengunjung yang melihat hanya satu halaman selama satu kunjungan.

bounce rate

Mengapa Bounce Rate Penting?


Tingkat bouncing dianggap sebagai indikator kinerja utama dari sebuah situs web, karena merupakan sinyal penting mengenai sukses tidaknya sebuah situs dalam menarik keterlibatan pengunjung.

Jika Anda mencoba agar pengunjung datang ke situs Anda dengan berinvestasi lewat optimasi SEO, link building atau mungkin lewat iklan – tapi saat mereka datang dan lalu bergegas pergi, investasi Anda terbuang percuma!

Tak hanya itu, tingkat bouncing yang tinggi mungkin saja bisa menyakiti peringkat web Anda di mesin pencari.

Saat link Anda di search engine banyak diklik orang, dan seketika itu juga mereka menekan tombol ‘Back’ pada browsernya dan kembali lagi ke halaman search engine, Google akan tahu bahwa pengguna tak menemukan apa yang mereka cari pada halaman web Anda.

Itulah salah satu sebab halaman web Anda turun di hasil pencarian - tergeser oleh competitor Anda dimana penggunanya tidak buru-buru kembali dengan cepat, atau justru stay lebih lama.

Apa Penyebab Tingginya Bounce Rate?


Bagaimana bisa tingkat bouncing naik terlalu tinggi? Tidak ada jawaban pasti untuk menjawab pertanyaan itu. Hal ini tergantung pada banyak faktor, salah satunya adalah jenis website Anda dan bagaimana pengunjung tiba di sana.

Kebijaksanaan konvensional menyatakan bahwa standar bouncing secara keseluruhan rata-rata 40-45% (Google menyarankan cukup 40%), yang berarti bahwa jika tingkat bouncing Anda sudah dalam kisaran 30-40% (atau lebih baik), peluang menang di hasil pencarian makin terbuka lebar.

Andai rasio bouncing Anda berada dalam kisaran 50-70%, kemungkinannya Anda harus berbuat lebih baik lagi. Jika lebih dari 70%, berarti banyak pekerjaan yang harus Anda selesaikan.

Perhatikan, perbedaan jenis situs akan menunjukkan rentang persentase yang sangat berbeda. Misalnya, situs yang melayani pemirsa tertentu (yang sangat bertarget) akan selalu menjaga tingkat bouncing tak lebih tinggi dari 25%.

Di sisi lain, blog konten pendidikan yang muncul di search engine untuk rentang kata kunci yang sangat luas, untuk tingkat bouncing 60-70% masih bisa diterima dan dianggap wajar.

Mengapa Bounce Rate Situs Anda Tinggi ?


Dalam kebanyakan kasus, ada dua kemungkinan yang bisa menjelaskan mengapa situs Anda menunjukkan tingkat bouncing yang tinggi:
  1. Situs Anda tidak menyediakan konten atau pengalaman yang diharapkan pengunjung.
  2. Anda menarik pengunjung yang salah ke situs Anda.

Kadang-kadang kasus ini sebenarnya merupakan dua sisi dari koin yang sama.

Pikirkan tentang hal ini. Jika yakin bahwa konten Anda adalah top-notch (berkualitas tinggi), maka Anda hanya perlu focus pada upaya pemasaran online untuk membawa pengunjung yang akan menghargai apa yang Anda katakan atau yang Anda jual.

Contoh: jika bisnis lokal Anda hanya cocok untuk orang di daerah sekitar Anda, maka perlu menambahkan kata kunci ‘lokasi’ untuk SEO Anda. Guna meningkatkan persentase visitor, jasa iklan berbayar perlu dilibatkan untuk mendapat target yang tepat sasaran.

Satu lagi, setelah yakin membawa orang yang tepat ke situs Anda, maka tugas berikutnya adalah meningkatkan halaman entri situs Anda (halaman web tempat mendaratnya pengunjung dari mesin pencari atau situs lain) untuk membuatnya lebih relevan dan atau menarik.

Sebagai penutup, berikut ini saya berikan saran halaman bagi Anda yang ingin menstabilkan bounce rate pada blog Anda.


Semoga ada manfaatnya. Akhir ucap, SAY NO TO COPY PASTE. Thank’s dan wassalam.

____________________________________ ARTIKEL TERKAIT ____________________________________

5 komentar:

  1. cara cek bounce rate gimana mas teguh?

    BalasHapus
    Balasan
    1. di beranda akun Google Analytic sampean mas,.. langsung keliatan kok

      Hapus
  2. yang mananya? sorry bnyak nanyak... belum pernah dgr bounce rate :) hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. udh punya akun google analytic belom?,..klo udh punya, saat kita login, di berandanya (home)akan langsung terlihat kolom sesi, durasi sesi dan bounce rate (rasio pentalan)

      Hapus
    2. belum, malas daftar nya :)

      Hapus

Setiap komentar yang diterbitkan, saya pastikan blognya sudah saya kunjungi balik, dengan atau tanpa komentar yang saya sertakan.

Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam