Kapan Saatnya Harus Beli Akun Adsense?

Ditulis oleh: Maseteguh Blog Must Teguh Updated at : 12:25 AM
4 comments
Waktu terbaik membeli akun Adsense. Setiap blogger pasti ngidam yang namanya akun Adsense, entah itu hosted atau pun non hosted. Dulu saya pun berpikir, “ngeblog nggak semangat kalo iklan Adsense belum nongol di blog.

Bagi saya, itu lumrah. Siapa sih yang mau ngetik siang malam tanpa dibayar?

Adsense ibarat sebuah trofi kemenangan bagi seorang blogger. Tapi, untuk memboyong sebuah akun Adsense tidaklah gampang. Tak heran jika banyak yang jungkir balik bahkan sampai frustasi hanya untuk mendapatkan sebuah pengakuan FULL APPROVED dari Google Adsense.

”Apakah memang sesulit itu menjadi publisher Adsense?”

Lewat artikel ini, saya tidak bermaksud mem-provokasi Anda untuk menyimpang dari jalur yang semestinya. Mari berpikir secara logis.

Kenapa harus ngoyo daftar Adsense? Sementara di luar sana banyak kaum oportunis yang sibuk menjajakan akun Adsense untuk Anda pakai. Mau yang hosted, non hosted, bahkan akun Adsense US sekalipun.

Syaratnya cukup mudah. Cukup sisihkan uang jajan atau gaji bulanan Anda. Dalam 1 – 2 hari, iklan Adsense akan menghiasi halaman blog Anda.

saat terbaik membeli akun adsense

Saat Terbaik Membeli Akun Adsense


Jangan sampai Anda membeli akun Adsense cuma karena kebelet pingin jadi publisher. Apalagi hanya sekedar gengsi agar blog terlihat lebih bonafid dan berkelas. Anda harus bisa mengukur kapan saat yang tepat untuk memiliki akun Adsense lewat jasa pihak ketiga.

Inilah beberapa syarat penting yang wajib Anda ketahui.

1. Harus paham tentang TOS Adsense


Ini yang paling penting. Sebelum menjadi publisher Adsense, Anda harus tahu aturan mainnya. Jangan sampai iklan yang sudah terpasang nantinya menghilang berikut dolar yang telah Anda kumpulkan hanya karena pelanggaran yang tidak Anda sadari.

Adsense termasuk program iklan yang tidak segan-segan mendepak para pemainnya yang nakal. Melalui situs resminya, telah dijelaskan beberapa aturan tegas yang harus Anda patuhi menyangkut konten pada blog.

Jika ingin akun yang sudah Anda beli tetap awet, jadilah publisher yang sportif dan kooperatif. Kaji lebih dalam poin-poin penting dari Adsense, dan jangan lupa baca kiat-kiat sukses Adsense yang telah dipaparkan secara jelas di situs mereka.

2. Blog telah matang


Blog yang baru merangkak, jangan mimpi ikut mendulang dolar lewat Adsense. Apalagi nekad dengan cara membeli. Sama saja Anda pingin beli motor tapi belum tahu cara naik motor. Percayalah, akun Anda akan mubazir.

Sebelum membeli, persiapkan dengan baik wadah yang bakal menjadi tempat bernaung nya iklan Adsense Anda, dalam hal ini adalah blog.

Berapa artikel yang telah di-publish, bagaimana optimasi nya, kualitas, jumlah visitor, dan aspek lainnya yang menjadi standar monetisasi sebuah blog.

Andai skala nya masih dibawah rata-rata, niat membeli akun Adsense sebaiknya tunda dulu sampai blog Anda benar-benar matang dan siap untuk dijadikan mesin penghasil dolar.

3. Pageview di atas rata-rata


Kenapa harus di atas rata-rata, mas? Jawabannya, supaya cepat balik modal. Berpikirlah layaknya seorang pebisnis. Duit yang telah keluar harus bisa cepat mendatangkan profit.

Di sinilah pageview memegang peranan, karena ini adalah salah satu faktor yang punya andil terbesar bagi kesuksesan di bisnis Adsense.

Penjelasan gampang nya begini,..

Andaikan blog Anda punya minimal 5000 PV per hari dengan jumlah klik paling sedikitnya 200 dan nilai CPC rata-rata $0,05 per klik iklan, maka penghasilan tertaksir Anda per hari bisa mencapai $10.

Bisa dipastikan Anda sudah bisa PO (payout) dengan mengantongi $300 dalam satu bulan.

Selain itu, di Adsense ada yang namanya “iklan BPS (biaya per seribu tayang)”. Sebagai publisher, ini berarti penghasilan buat Anda jika nantinya iklan BPS tampil pada halaman blog meskipun tidak di klik oleh pengunjung.

4. Apa niche blog Anda?


Adsense lebih menyukai blog yang membahas niche tertentu, bukan blog gado-gado.

Konon, nilai BPK (biaya per klik) sebuah iklan bisa sangat tinggi jika topik pada blog Anda membahas niche tertentu seperti asuransi, properti, parenting, keuangan, kredit, software, hosting, dan sebagainya.

Menurut pandangan saya, dari pada memilih niche gado-gado lebih baik mengelola beberapa blog dengan tema yang berbeda. Dengan cara ini, Anda punya segmen pembaca yang lebih ter-target sesuai dengan topik yang Anda inginkan.

Jika blog Anda punya kombinasi keduanya, yaitu pageview yang tinggi dengan niche khusus maka tidak ada alasan lagi untuk membeli akun Adsense andaikan saat ini Anda belum diterima sebagai publisher.

Seandainya masih sebatas pageview yang tinggi, akun Adsense pun masih layak Anda miliki dengan cara membeli.

5. Punya banyak blog - Itu lebih ‘ajiiib’


Ternak blog adalah adalah metode unggulan yang sering diterapkan oleh para blogger Adsense. Berapa batas maksimal nya, mas?

Kalau Anda mampu mengelola 100 blog sekaligus, ya monggo…itu lebih bagus. Karena satu akun bisa disematkan pada 500 blog yang berbeda.

Lalu, perlu ngga sih punya blog lebih dari satu? Menurut saya, sebagai publisher Adsense, langkah itu perlu Anda lakukan. Dengan catatan, tiap blog sudah memiliki trafik yang mapan.

Pada niche tertentu, ada momen-momen dimana trafik pengunjung bisa mengalami penurunan tak terduga. Misalnya saat hari raya dan liburan sekolah. Jika trafik anjlok tentunya klik iklan pun bisa ikut jeblok.

Tapi jika Anda punya lebih dari satu blog, dampak negatifnya bisa ter-cover oleh pendapatan iklan dari trafik pada blog yang lainnya.

Sebagai pemain Adsense, saya bisa gajian tiap bulan karena ditopang oleh 5 blog utama dan 3 blog figuran yang saya kelola. Tapi jujur saja, blog maseteguh.com ini bukanlah pemasok dolar yang agresif. Karena saya akui, topik tentang blogging memang kurang beruntung dalam hal klik iklan.

Bagaimana bisa dipahami? Sudah siap jadi publisher Adsense?

Penutup


Untuk memiliki akun Adsense, ada dua pilihan yaitu langsung mendaftar ke situs resmi Google Adsense atau membeli dari jasa pihak ketiga.

Mendaftar adalah jalur resmi yang lebih disarankan. Tentunya dengan proses panjang yang harus Anda lalui. Peluangnya bisa fifty-fifty, antara di approve atau ditolak.

Membeli akun Adsense, jalurnya lebih singkat tapi perlu ongkos yang wajib Anda bayar.

Kapan saatnya harus membeli akun Adsense?” Penjelasan saya di atas mungkin bisa jadi jawabannya.

Semoga bermanfaat. Akhir kata, SAY NO TO COPY PASTE. Wassalam.

4 komentar:

  1. Benar sekali mas, di atas memang saat yang tepat dan pas buat beli akun adsense, tapi blogger sekarang kebanyakan udah pada nafsu ingin cepat-cepat punya adsense padahal blognya belum siap

    BalasHapus
    Balasan
    1. nafsu mengalahkan ilmu,..kira2 begitu ya mas?

      Hapus
  2. hahahaha jadi malu baca artikel di atas. baru latih ngeblog udah ngebed punya akun adsense

    BalasHapus

Setiap komentar yang diterbitkan, saya pastikan blognya sudah tak kunjungi balik, dengan atau tanpa komentar yang saya sertakan.

Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam