8 Kesalahan Komentar yang Harus Dihindari - BLOG MUST TEGUH

8 Kesalahan Komentar yang Harus Dihindari

Ditulis oleh: Maseteguh Blog Must Teguh Updated at : 10:49 PM
22 comments
Kesalahan komentar yang harus dihindari. Jangan mengabaikan komentar dari tamu blog Anda, itu bisa menjadi kerugian besar. Meninggalkan komentar di blog yang relevan bukanlah suatu pilihan, tapi sebuah kebutuhan. Jangan harap hasil yang bagus jika hanya komentar spam yang Anda tinggalkan.

Tahukah Anda bahwa website terkenal sering mendapat traksi lewat komentar? Hal ini mungkin kurang disadari karena kita tidak melihat langsung nama influencer di bagian komentar.

Dengan meninggalkan komentar saat blogwalking, ini bisa bermanfaat untuk mendapatkan lebih banyak trafik ke situs Anda.

Namun, tidak setiap komentar akan mendorong traksi dan kredibilitas untuk sebuah website. Bagi saya, lebih baik tidak usah berkomentar daripada berkomentar tapi dengan cara yang salah.

kesalahan dalam berkomentar

8 Kesalahan Saat Menulis Komentar


Oke langsung saja. Berikut ini adalah 8 kesalahan yang harus Anda hindari saat menulis komentar di blog orang. Check it out.

Over optimalisasi kata kunci pada bagian ‘nama’


Saya yakin Anda sering melihat komentar dengan kata kunci yang lebih dioptimalkan di bagian "nama". Jujur, kadang ini yang bikin saya jengkel.

Mereka berkomentar bukan dengan nama yang sebenarnya, tapi dengan nama yang mengarah ke kata kunci yang mereka targetkan. Misalnya, “SuperSEO”, “Bisnis Online”, “Jasa Artikel”, dan berbagai model lainnya.

Sebelum update Google Penguin, cara itu bisa mempermudah dalam membangun link profil dengan meninggalkan komentar di blog yang tepat. Melalui blog beratribut dofollow, Anda berharap peringkat pencarian bisa naik lewat komentar blog. Tapi kini, link dari komentar tidak mempengaruhi hal itu.

Jadi saya tegaskan sekali lagi, jangan meninggalkan komentar blog hanya untuk meningkatkan profil backlink Anda - dengan cara apapun. Pastikan topik yang Anda komentari relevan, dengan disertai nama lengkap Anda.

Berkomentar tanpa nama lengkap


Blogger akan selalu bersemangat ketika mendapat komentar yang menggunakan nama lengkap. Dan mereka akan selalu meluangkan waktu untuk menanggapinya secara khusus.

Sayangnya, banyak orang yang membuat kesalahan besar ketika mengomentari sebuah posting - mereka tidak menggunakan nama lengkap. Tidak menggunakan nama lengkap berarti Anda kehilangan kesempatan untuk mempromosikan brand Anda, karena semua itu dimulai dengan nama Anda.

Pemasaran konten yang efektif bergantung pada sebuah "aturan emas" yaitu lakukan ke orang lain seperti orang lain ingin lakukan kepada Anda.

Menempatkan diri pada posisi penulis dan membantu untuk memperkuat jangkauan konten melalui komentar Anda adalah cara tercepat untuk membangun harmoni konten yang akan memberikan hasil dramatis.

Jadi, jika misalnya Anda menerbitkan sebuah artikel hari ini, itu diharapkan bahwa orang akan membacanya, respek dengan hasil kerja Anda, dan akhirnya...
  • Meninggalkan komentar
  • Berbagi konten
  • Berlangganan 
  • Membeli produk Anda
  • Mendownload ebook Anda
  • Dan seterusnya…

Ingatlah bahwa salah satu alasan mengapa hanya 30% dari pemasar menemukan pemasaran konten yang efektif adalah karena mereka telah belajar bagaimana membuat konten yang tepat, mengembangkan strategi promosi konten dan terhubung dengan influencer yang dapat memperkuat jangkauan konten.

Jangan pernah meremehkan kekuatan dari komentar. Taplin Ramsay, pendiri BlogTyrant, biasanya melibatkan pembacanya di bagian komentar blog. Hasilnya sangat spektakuler. Lebih banyak pembaca datang kembali untuk menulis komentar, dan berbagi pos.

Saya sendiri sering mendapat ide untuk menulis dengan membaca komentar di postingan blog. Dan kemudian saya mengunjungi blog mereka, membaca artikel mereka, meninggalkan komentar yang bermanfaat (tentu saja dengan nama lengkap saya) dan memberikan umpan balik tentang bagaimana mendapatkan hasil maksimal untuk blog mereka.

Alamat email tidak valid


Kesalahan lain komentar blog yang mematikan adalah menggunakan alamat email palsu atau tidak aktif dalam sebuah komentar.

Jika Anda takut mendapatkan pesan balik yang tidak diinginkan setelah menggunakan alamat email yang sebenarnya saat Anda berkomentar, berikut tips untuk Anda :
  • Buat alamat email baru, bisa 2 - 5 alamat email, masing-masing disediakan untuk tugas tertentu ...
  • Satu alamat email untuk komentar blog, lainnya untuk mengirim dan menerima email outreach blog
  • Sebuah alamat email yang unik untuk berkomunikasi dengan klien Anda
  • Jika memungkinkan, gunakan alamat email yang berbeda untuk autoresponder email Anda

Mengapa seorang blogger dan pengembang situs menganggap perlu untuk menampilkan identitas aslinya? Alasannya sederhana - untuk membangun kepercayaan audiens.

Sebuah hubungan bisnis dapat dimulai melalui sebuah komentar. Jika Anda seorang blogger dan Anda melihat bahwa pembaca tertentu selalu membaca posting Anda dan meninggalkan komentar yang menarik, Anda dapat menghubungi mereka melalui alamat email mereka dengan mudah. Untuk itu, selalu periksa alamat email Anda.

Alamat email tidak terhubung ke Gravatar


Jika Anda berkomentar secara sembarangan, jangan heran jika Anda gagal untuk mendapatkan hasil yang signifikan. Menggunakan alamat email yang tidak terhubung ke Gravatar adalah kesalahan besar yang perlu Anda hindari.

Gravatar adalah sebuah aplikasi web yang dikembangkan oleh Automattic, yaitu perusahaan yang menaungi WordPress, VaultPress, JetPack, Akismet, WooCommerce, dan banyak lagi.

Jika komentar blog Anda pakai sebagai alat untuk mengarahkan pengunjung ke blog Anda, menghasilkan lead, mendapatkan email subcriber dan mendapatkan lebih banyak penjualan, maka pertama Anda perlu menghubungkan alamat email Anda ke Gravatar.

Gravatar Anda adalah gambar yang tampil mengikuti Anda dari situs ke situs ketika Anda melakukan hal-hal seperti komentar atau posting di blog.

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa gambar avatar Anda sangat penting:
  1. Ini adalah bagian dari brand Anda. Branding adalah totalitas dari bisnis Anda. Menurut Bop Desain, "45% dari citra merek dapat dikaitkan dengan apa yang dikatakan dan bagaimana ia mengatakan itu."
  2. Meningkatkan otoritas. Mendapatkan perhatian adalah penting. Otoritas biasanya dibangun dan diperkuat ketika Anda tidak bersembunyi di balik tirai. Meninggalkan komentar dengan gambar asli di samping ID Anda, dapat memiliki efek multiplier pada otoritas. Orang-orang akan menganggap Anda sebagai ahli dalam niche Anda. Ketahuilah, kredibilitas biasanya akan melahirkan otoritas.
  3. Memotivasi klien potensial. Ingat, klien potensial biasanya nongkrong di blog yang Anda baca dan komentari setiap hari. Salah satu hal yang harus Anda lakukan jika ingin komentar Anda diperhatikan adalah dengan menggunakan gambar Gravatar dengan background yang bersih.


Berkomentar di blog yang tidak relevan


Sebagai contoh, katakanlah Anda seorang ahli SEO dan halaman redirect Anda adalah tentang optimalisasi longtail keyword.

Jika Anda meninggalkan komentar pada Detik.com, vivalog, atau situs sejenisnya, dimana mayoritas pembaca mereka tidak mengerti SEO, maka kemungkinan halaman arahan Anda susah untuk dimengerti oleh mereka.

Dari perspektif branding, berkomentar di blog yang relevan akan meningkatkan personal branding Anda dan mengekspos orang-orang yang Anda targetkan.

Tak diragukan lagi, jika Anda menulis komentar terutama di blog yang se-irama, Anda akan menghasilkan lead yang lebih baik.

Komentar tidak relevan dengan topik


Apakah komentar Anda relevan?

Anda mungkin sering mendapat komentar yang masuk namun tanpa mempertimbangkan topik yang sedang dibahas alias nggak nyambung.

Adalah kesalahan konyol jika menulis komentar yang tidak berhubungan dengan topik. Alasan utama mengapa banyak blog-blog ternama yang tidak mengaktifkan sistem komentar di blog mereka atau tidak ikut aktif berkomentar di blog adalah karena hadirnya komentar seperti ini ...

komentar tidak relevan

Satu hal yang pasti, komentar yang nggak nyambung biasanya berakhir di tempat sampah.

Ketika membaca beberapa komentar seperti itu, saya sering bertanya dalam hati, “apa sih yang ada dibenak mereka pada saat itu?” Percayalah, tidak ada hal yang paling mengganggu bagi seorang penulis blog selain komentar yang nggak nyambung.

Jika membaca kisah sukses dari orang-orang yang telah menggunakan komentar blog untuk mengembangkan bisnis mereka, Anda pasti penasaran untuk mengetahui bagaimana mereka melakukannya.

Seorang Sujan Patel mampu menghasilkan 513 leads ke startup-nya dengan hanya memberikan komentar di blog. Bukan sembarang jenis komentar, tapi komentar yang relevan, berharga, dan kaya.

Mau tahu strategi Sujan Patel saat berkomentar di blog? Tunggu artikel saya selanjutnya….

Hanya Bertanya tanpa Memberi Kontribusi


Apa yang Anda tulis dalam komentar Anda? Sebuah pertanyaan atau kontribusi ?

Nah, itu semua tergantung pada apa yang Anda inginkan. Misalnya, jika membaca artikel yang bukan bidang Anda, rasanya tidak bijaksana untuk 'memaksakan' pendapat Anda sendiri sebagai sebuah fakta.

Dalam situasi itu, Anda hanya perlu mengajukan pertanyaan, dan nantinya si penulis blog yang akan mencari solusi untuk mengurai bagian yang rumit atau kompleks.

Singkatnya, jika Anda memiliki pengetahuan tentang sebuah topik, berikan sumbangsih Anda (misalnya, membuat saran, merekomendasikan sebuah tool, source, dan sebagainya). Tetapi jika Anda seorang pemula, jangan malu untuk mengajukan pertanyaan.

Menulis komentar spam


Kata "spam" adalah sesuatu dari sebuah kata yang samar-samar. Bisa berupa email, link, halaman web, atau komentar. Intinya, spam ada di sekitar kita. Bahkan, diperkirakan 80% dari lalu lintas email global adalah SPAM.

Data dari Symantech (seperti dikutip dari www.chip.co.id) menemukan:
  • Rasio spam global di trafik email meningkat sebesar 3,3% poin sejak April, menjadi 67,8%.
  • Indonesia memiliki tren yang sama di mana tingkat spam meningkat sebesar 2,9%, menjadi 66,3%.

Sedangkan trendmicro.com mencatat fluktuasi SPAM yang signifikan hingga bulan Mei 2016 seperti yang terlihat di bawah ini :

komentar span versi trendmicro

Lakukan yang terbaik saat berkomentar di blog, jangan ‘nyepam’.

Jika ingin berkontribusi, menambahkan pendapat Anda sendiri, atau mengajukan sebuah pertanyaan, maka lakukanlah seperti manusia pada umumnya dengan kaidah-kaidah yang telah saya jabarkan di atas, yaitu:
  • Menggunakan nama asli dan nama lengkap
  • Gunakan alamat email yang valid
  • Gunakan gravatar yang uptodate
  • Link ke halaman yang relevan (opsional)
  • Cantumkan nama pemilik blog sebelum berkomentar
  • Jangan menulis satu kalimat saja
  • Jangan copy paste artikel dan menggunakannya sebagai komentar Anda
  • Sesuai topik

Kesimpulan


Seiring dengan hakekat blogging itu sendiri, komentar pada blog adalah cara yang benar-benar unik untuk mengarahkan pengunjung ke blog Anda. Bagi Anda yang belum melihat hasil nyatanya, mungkin saja Anda belum melakukannya dengan cara yang benar.

Meski tidak ada aturan yang pasti, bukan berarti Anda bisa membuang komentar di mana saja dan mengharapkan orang untuk datang ke situs Anda.

Beberapa waktu yang lalu saya sengaja tidak update artikel selama seminggu lebih. Waktu luang tersebut saya manfaatkan untuk blogwalking dengan target 200 komentar pada 200 blog per hari. Mau tahu hasilnya? Klik iklan Adsense salah satu blog saya, naik drastis hingga 100%.

Saya percaya, dengan lebih banyak komentar pada blog lain (bukan spam), Anda akan melihat hasil yang dramatis dari aktivitas Anda tersebut. Silahkan dicoba.

Semoga bermanfaat. Akhir kata, SAY NO TO COPY PASTE. Wassalam

____________________________________ ARTIKEL TERKAIT ____________________________________

22 komentar:

  1. Ternyata komentar spam naiknya tajam banget ya, tapi itu semua sih kembali lagi kepada orang yang membuat komentarnya kalau orang yang tidak bertanggung jawab ya begitu nyepam dimana dan membuat pemiliki blog lain merasa takut dan was was takutnya blognya di spam oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk itulah pentingnya fitur moderasi pada kolom komentar,..agar setiap komentar spam yang masuk bisa difilter sebelum di publikasi..biar blog lebih aman..

      terima kasih kang nurul udh mau berkunjung lagi di blog ane,..salam blogger

      Hapus
  2. Sangat bermanfaat, bagi saya yang masih pemula... Thankss mazbroo...
    .
    Mampir ke tempatku kapan² hehee, tentang automotive :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam mas zainal..

      blognya niche otomotif, tapi kok ada artikel ttg wisata ya?
      menurut saya, template brosense dari Mas Sugeng ngga cocok kalo buat niche otomotif,..kita jadi susah mengexplore gambar karna slot postingan yg sempit, padahal untuk blog niche otomotif, akan lebih baik memakai template yg slot post nya rada lebar,..

      itu aja sedikit saran dari saya,..thanks ya...salam blogger

      Hapus
  3. Kesalahan komentar pada blog, memang tidak bisa dihindari ya Mas...
    Jadinya kita mesti pintar-pintar menyiasatinya...
    Salam,

    BalasHapus
    Balasan
    1. kira-kira emang seperti itu kang,..

      siasat diperlukan agar komentar kita tidak dianggap spam oleh robot serta pemilik blog,..

      sakali deui, hatur nuhun kang

      Hapus
  4. Izin Nyimak Kak..
    Biar saya bia nambah pengetahuan.

    BalasHapus
  5. Mas, saya mau tanya , kenapa blog saya gkda sama sekali yang komentar ya, padahal pengunjungnya lumayan, apa ada yang salah ya? Mas bisa tolong koment apa aja gak ke blog saya? novtoon (dot) com, mau pastiin doang. Tapi saya komen sendiri bisa. Tolong ya mas. ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya udh komen di blognya mas yoseph,..klo ga muncul, coba cek pada pengaturan komentarnya,..
      klo muncul, berarti memang belum ada visitor yg ninggalin jejak di blognya mas yoseph, silahkan dievaluasi lgi kenapa bisa begitu, mungkin pada topiknya, tampilan blognya, materinya, presentasinya, gaya bahasanya,..dll

      moga ada perubahan

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    3. klo sekilas saya liat, blog mas yoseph ini termasuk blog personal niche gado2,..dan saya yakin visitor utamanya pasti kebanyakan dari sosial media bukan search engine Google,..

      jadi wajar saja klo jarang yg ninggalin jejak komentar, karena tipikal visitor sosial media memang begitu - membaca artikel karena kita sodori, bukan karna mereka butuh,..meskipun artikel kita unik sekalipun

      utk masalah yg di sidebar,..bukan recent postnya yg diilangin, tpi thumbnail gambarnya,..tujuannya biar loading rada ringan,..cukup judul artikelnya saja yg ditampilkan

      Hapus
    4. Oh gitu, saya memang tipikal story catcher bukan di bidang programmer sih jadi mesti nanya sama yang uda senior hahaha,
      Boleh saya tanya lagi ya mas, mas monetizer nya apa ya? kok saya gk liat?

      Hapus
    5. saya publisher Google Adsense mas...iklannya ada tuh diparagrap pertama, tengah artikel, sama akhir postingan,..

      Hapus
  6. Oalah kena adblock ternyata, ok deh saya klik iklannya

    BalasHapus
  7. Yang paling jengkel itu kalau ada yang komentar kek gini mas
    "jangan lupa gan kunjungan baliknya"

    Kalau pun tidak diminta pasti aku akan mengunjungi blog yang dengan sukarela mau berkomentar,, tapi kalau ada embel-embel jangan lupa "kunbalnya", jadi males :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah, itu termasuk syndrome para blogger senior mas,..suka sebel sama kelakuan blogger nyubi yg hobi kunbal-kunbalan,
      saya pun kdg sering bingung,..kan di pengturan komentar udh ada tulisan tentang rule of comment yg telah kita buat,..tapi ya namanya nyubi, tetep aja ditabrak,..ha ha ha
      tapi, biarin aja lah mas, itung2 nambah pageview buat mereka sama membangun silaturahmi antar blogger..
      ok mas ijup, sori nih, komentarnya kelewat,..he he he

      Hapus
    2. Seolah-olah kita nyuruh dia berkomentar dan kita akan komentar balik, dan mungkin langkah seperti ini bisa menurunkan kualitas blog :D
      kalau sekarang lagi marak sub4sub channel youtube, bikin geli sendiri kalau denger gituan :D

      Nggap apa kelewatan kang, nanti balik lagi :D

      Hapus
  8. Mengenai berkomentar ke blog lain untuk sekarang Saya jarang dikarenakan faktor backlink tidak seo lagi untuk sekarang yang saya ketahui dan tidak berpengaruh banyak terhadap kekuatan seo offpage dengan traffic dari blog tersebut bila kometarnya berbau spam atau asal jadi.

    Nah di atas ada kalimat biasanya yang komentar itu hanya bertanya pada admin suatu blog kebanyakannya tanpa memberi memnambahkan atau merekomendasi pas banget .
    sukses terus lah kang websitenya

    BalasHapus
    Balasan
    1. klo utk komentar spam memang tak akan menghasilkan backlink mba,..
      tpi utk komentar yg benar2 komentar (interaktif), efeknya masih bagus buat SEO, bisa menambah keyword2 baru pada artikel,.sinyal utk google, merampingkan bounce rate, membuat blog lebih bernyawa,..dll

      yg ptg pinter2 kita memoderasi komentar yg masuk,..itu aja,.
      sekali lg makasih ya mba Erica, udh mau ikut nimbrung,..salam

      Hapus
  9. mas teeguh mau tanya, gimana sih cara buat komentar yang bisa bikin blogwalking kita jadi kunjung balik ke kita? terima kasih mas. hehehhe

    BalasHapus
    Balasan
    1. tulis komentar berisi kritikan yg membangun mas,..lalu minta si pemilik blog buat menkritik balik blog sampean (tpi jgn pake link aktif)...dijamin mereka bakal nyatronin blog Anda...sya sering melakukan itu,..alhamdulillah backlink dr blog2 master udh saya dapatkan..

      monggo klo mau ditiru..

      Hapus

Setiap komentar yang diterbitkan, saya pastikan blognya sudah saya kunjungi balik, dengan atau tanpa komentar yang saya sertakan.

Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam