Latent Semantic Indexing - Bekal Penting Menuju Pageone - BLOG MUST TEGUH

Latent Semantic Indexing - Bekal Penting Menuju Pageone

Ditulis oleh: Maseteguh Blog Must Teguh Updated at : 9:25 PM
15 comments
Meningkatkan SEO dengan Latent Semantic Indexing (LSI). Ada tamu blog saya sempat bertanya, “mas, kok artikel di blognya panjang-panjang kayak kereta api?

Emh…saya pikir wajar, karena niche blog ini tentang blogging dimana penjabaran sebuah masalah harus lengkap dan jelas agar pengunjung puas.

Bagi saya, artikel panjang itu banyak banget nilai lebihnya. Salah satunya adalah makin padatnya sinonim kata pada blog. Atau istilah nya adalah latent semantic indexing (LSI), seperti yang akan saya bahas kali ini.

Sekedar Anda tahu, kata kunci LSI merupakan bagian integral dari strategi SEO. Disini saya tidak akan ngomong panjang lebar tentang SEO off-page, link building, ataupun riset keyword.

Saya dedikasikan sepenuhnya untuk salah satu aspek yang mungkin kurang di kenal dari SEO yaitu – kata kunci LSI. Hari ini Anda akan belajar bagaimana meningkatkan peringkat Google Anda dengan menggunakan LSI lewat cara yang benar.

Berhubung artikel ini rada panjang, ngga ada salahnya tuk siapin kopi dan cemilan. Let’s start it.

Latent Semantic Indexing

LSI Muncul, Keyword Density Terkubur


Kita flashback dulu ke jaman jahiliyah dunia blogging sebelum era Google Panda dan Hummingbird diluncurkan. Kira-kira 10 tahun yang lalu.

Dulu, untuk nangkring di pageone sangatlah mudah. Salah satu teknik SEO yang jadi andalan adalah keyword density atau kepadatan kata kunci alias kata kunci yang di ulang-ulang dalam artikel.

Hal ini diukur dalam persentase. Semakin besar persentasenya, semakin tinggi peluang Anda untuk peringkat yang lebih baik di Google untuk sebuah target kata kunci.

Sebuah artikel benar-benar bisa masuk tiga besar di Google hanya dengan meningkatkan kepadatan kata kunci pada skala 10-15 persen. Agar lebih mantap, perlu juga memasukkan kata kunci utama dalam judul halaman, deskripsi META, kata kunci META dan promosi spam.

Hasilnya,.. BOOM ! Peringkat artikel akan naik dalam tempo yang singkat. Imbasnya tentu akan menaikkan peringkat blog. Masuk akal bukan?

Hampir semua blogger mengoptimalkan halaman webnya dengan cara ini. Dan asyiknya, metode ini benar-benar bekerja selama bertahun-tahun.

Tapi itu dulu bro, kini kepadatan kata kunci bukanlah satu-satunya cara mesin pencari Google menentukan apakah suatu halaman relevan dengan apa yang sedang dicari oleh pengunjung.

Baca : Faktor UX sebagai Masa Depan SEO

Dalam rangka sapu bersih artikel sampah di hasil pencarian, Google menemukan cara yang lebih mujarab untuk mengevaluasi relevansi setiap halaman web di Internet.

Proses yang panjang dan membosankan ini dimulai dengan peluncuran algoritma Google Panda pada tahun 2011, yang disusul dengan Hummingbird pada tahun 2013.

Dengan dua update penting ini, Google menyapu bersih konten spam yang berkualitas buruk yang disinyalir di-backing dengan teknik blackhats.

Apakah LSI sudah diterapkan oleh Google sebelum algoritma Panda di rilis?

Asumsi saya, dari awal mungkin Google telah menerapkan LSI selama lebih dari 10 tahun. Saat ini, kata kunci LSI dianggap sebagai salah satu dari 200 faktor peringkat Google sebagai patokan para ahli SEO dan webmaster dalam rangka untuk meningkatkan peringkat SERP mereka.

Lalu, apakah kepadatan kata kunci masih dianggap penting?

Lima tahun setelah Google Panda pertama kali diluncurkan, bisa dibilang bahwa isian kata kunci telah menjadi teknik kuno yang tidak hanya tidak bekerja lagi tapi bahkan dapat memperburuk SEO Anda.

Baca : Matinya Keyword Density pada Optimasi SEO

Bagaimana nasib keyword density? Apakah masih bisa diterapkan?

Jujur, saya pun selalu menganalisis SEO on-page dengan memeriksa persentase kepadatan kata kunci, namun persentase nya tidak lebih dari 3-4%.

Perlu diingat, SEO adalah tentang menemukan sebuah pola untuk dianalisis dalam mendapatkan yang terbaik pada hasil mesin pencari. Analisis kepadatan kata kunci juga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keseluruhan proses.

Kata Kunci LSI – Cara Modern SEO On-page


Setelah membahas aspek optimasi mesin pencari dari perspektif lama, sekarang saatnya untuk mengaplikasi SEO dengan perspektif yang lebih modern.

Apa itu kata kunci LSI ?

LSI singkatan dari Latent Semantic Indexing. Kata kunci LSI  hanya kata-kata atau frase semantik yang terkait dengan erat satu sama lain.

Apakah ini sama dengan sinonim? Tidak juga. Ini bukan hanya kata-kata sinonim. LSI adalah kata-kata yang sering di pakai tanpa sinonim langsung. Saya jelaskan dengan contoh dibawah ini.

Misalkan Anda menulis artikel tentang grup band GIGI. Anda mungkin akan menulis tentang salah satu dari dua hal ini :
  • gigi - alat pengunyah di mulut
  • "GIGI" – nama group band
Bagaimana algoritma mesin pencari bisa tahu apa topik yang Anda tulis?

Tepat sekali, tentunya dengan menggunakan kata kunci LSI. Pada dasarnya, Googlebot memindai halaman sebuah web untuk mencari istilah yang terkait erat yang dapat membantu memahami konten halaman Anda dengan lebih baik.

Bagaimana cara menemukan LSI yang berperingkat tinggi di Google?

Memang selama ini tidak ada teori yang akurat, tapi ada cara paling praktis yang bisa Anda pakai. Ada empat cara mudah untuk menemukan kata kunci Latent Semantic Indexing yang akan saya urai satu persatu. Lihat di bawah ini.

1. Pencarian instan di Google (Google Instant Search)

google search auto suggestion

Cara pertama dan paling mudah adalah dengan hanya menulis kata kunci ke dalam kotak pencarian Google dan melihat 5 – 8 saran yang di tampilkan (Google Search Auto Suggestion). Jadi, pastikan untuk selalu mengaktifkan fitur pencarian instan di browser Anda agar metode ini bisa bekerja.

2. Hasil "Penelusuran yang terkait dengan"

penelusuran yang terkait

Cukup ketik kata kunci di kotak pencarian lalu scroll ke bagian bawah halaman hasil pencarian. Di situ ada delapan saran tambahan yang dapat ditambahkan ke amunisi LSI Anda. Tapi jangan semua diborong untuk di pakai sebagai kata kunci LSI. Untuk hasil terbaik, pastikan untuk menganalisisnya dari perspektif pembaca.

3. Kata yang ditulis tebal dalam hasil SERP

tulisan tebal hasil SERP's

Saat melakukan pencarian, ada kata-kata tertentu yang ditulis tebal oleh Google. Tahu kenapa? Karena Google menganggap kata-kata ini berhubungan erat dengan string pencarian Anda. Dengan kata lain, ini dianggap kata kunci LSI.

Setiap kali Anda melihat beberapa kata kunci dalam huruf tebal, salin di notepad. Kata-kata inilah yang akan membantu membuat halaman Anda lebih relevan dengan subjek Anda.

4. Dengan bantuan beberapa Tool

Jika tiga metode di atas sudah Anda lakukan, untuk lebih memperkaya frase LSI Anda gunakan beberapa alat LSI ini, antara lain :

a. Keyword Planner

Saya sarankan agar Anda mulai dengan alat yang paling populer ini. Kalau Anda masih nyubi, berikut cara yang bisa Anda tiru.

Pertama, dari dasbord Google AdWords masuk ke tab “Alat”, lalu masukkan kata kunci Anda pada kotak “produk atau layanan Anda” selanjutnya klik “Dapatkan Ide”.

Anda akan melihat dua tab yang berbeda dalam alat ini yang merupakan sumber utama untuk kata kunci LSI yaitu :

Ide grup iklan

Tab ini berisi link-link keyword yang di dalamnya terdapat beberapa variasi dari keyword utama. Untuk menembak target kata kunci, pilih keyword dengan penelusuran per bulan tinggi tapi dengan pesaing yang rendah. Guna menambah amunisi kata kunci LSI Anda, salin sebanyak-banyaknya variasi kata kunci yang ditampilkan. (lihat contoh gambar)

google keyword planner - Latent Semantic Indexing

Ide kata kunci

Tab ini berisi ide kata kunci yang disarankan untuk Anda. Salin semuanya pada notepad yang nantinya bisa Anda analisa untuk mendapatkan beberapa kombinasi kata kunci terbaik. (lihat contoh gambar)

google keyword planner - latent Semantic indexing

b. LSIGraph Tool - LSI kata kunci Generator

Cara kreatif lainnya untuk mengikis kata kunci LSI adalah dengan menggunakan beberapa alat dan plugin yang dirancang khusus untuk tujuan ini. Ada dua yang bisa saya rekomendasikan, yaitu :

LSIGraph. Meski kurang powerful, tapi alat ini sangat mudah digunakan. Cukup masukkan kata kunci yang Anda inginkan di kotak pencarian dan tekan "Result".

LSI kata kunci Generator. Perangkat gratisan ini mampu menampilkan daftar panjang kata kunci LSI yang cocok untuk string Anda.

c. SEOPressor Plugin

Plugin SEO on-page ini sengaja diciptakan khusus untuk platform Wordpress yang akan membantu Anda melakukan optimasi on-page di mesin pencari. Plugin ini juga cukup mudah digunakan.

SEOPressor juga bisa dimanfaatkan untuk melakukan analisis kata kunci ganda, cek optimasi, integrasi SEO sosial media dan dukungan data terstruktur. Anda juga dapat mengatur internal link building secara otomatis untuk mengurangi tingkat bouncing Anda. Sayangnya, plugin LSI ini tidak gratis, tapi dengan minimal $ 5 per bulan saya rasa cukup terjangkau.

Bagaimana cara mengaplikasikan kata kunci LSI untuk peringkat tinggi di Google?

Setelah paham soal kata kunci LSI dan cara menemukannya, saatnya untuk mulai menggunakannya untuk meningkatkan SEO on-page dan peringkat organik.

Berikut adalah bidang utama pada blog di mana Anda dapat menerapkan kata kunci LSI untuk mendapatkan hasil maksimal :
  • Judul halaman
  • Tag H1 dan H2
  • alamat URL
  • tag META
  • Gambar alt teks
  • Teks pada paragraf pertama 
  • Body konten (artikel)
  • Link jangkar (anchor) teks
  • Teks pada paragraf terakhir

Dengan menyelipkan kata kunci LSI melalui masing-masing elemen ini, saya jamin Anda pasti akan mendapatkan hasil terbaik dari optimasi on-page yang Anda lakukan.

Penutup


Ingatlah untuk selalu mengecek kepadatan kata kunci Anda. Pastikan selalu memonitor strategi kepadatan kata kunci utama dari 10 pesaing Anda dan cobalah untuk berimprovisasi dengan itu.

Selamat! Sekarang Anda sudah tahu segala sesuatu tentang konsep kunci Latent Semantic Indexing.

Semoga artikel ini berguna dan menjadi bagian integral dari optimasi SEO on-page dan strategi penelitian kata kunci Anda. Silahkan bagi pengalaman Anda lewat kolom komentar.

Yang ini juga patut Anda baca..

Akhir kata, SAY NO TO COPY PASTE. Wassalam.

____________________________________ ARTIKEL TERKAIT ____________________________________

15 komentar:

  1. jujur mau bertanya tentang ini di private, eh ternyata udah terpampang. sip... makasih kang. langsung tak baca habis

    BalasHapus
    Balasan
    1. jangan dihabisin kang,.ntar yg lain nggak kebagian,.ha ha ha

      Hapus
    2. BERES BERES, kayaknya lagi sibuk betulin template kang? hehehe

      Hapus
    3. iya nih kang,..banyak link yg eror,.

      Hapus
  2. Mantaf mas teguh, jadi tambah ilmu dan semangat. akhir-akhir ini saya cuma belajar nulis yang panjang. Masalah SEO belum begitu paham.

    BalasHapus
    Balasan
    1. soal SEO memang rada njlimet mas putz,..perlu proses dan latihan..

      tapi lebih baik nulis secara natural, plus sedikit tips dari saya pada artikel diatas..mudah2an hasilnya cespleng...

      sukses buat blognya ya..happy blogging selalu

      Hapus
    2. Wah makasih supportnya mas teguh.

      Hapus
  3. Mau ga enggak mau kita harus bisa menyesuaikan diri.

    Memang bener juga kalau kata kunci yang padat karena berulang bukan rekomendasi yang tepat. Mudah-mudahan saya bisa meningkatkan kualitas dari tulisan yang saya buat biar bisa bersaing. Makasih sekali ilmunya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. itulah perlunya optimisasi yg disertai dg adaptasi mesin pencari...sayang byk blogger muda yg kurang memperhatikan hal ini..hasilnya..yah begitulah..

      kalo tulisan di blog mas Adam sih numero uno, makanya nggak segan sy masukkan sbg blog motivator..

      sukses terus mas..salam

      Hapus
  4. saya kok malah jadi lebih paham LSI, dalam aplikasinya blog, dari komentar kang adam... oya kang mas teguh jarang update, kayaknya sibuk blog sebelah hehehe

    BalasHapus
  5. Sampai 10 menit saya baca artikel ini, untuk lsi dan google planner memang sudah saya pake sejak dulu dan copy kats kunci di bawah mesin pencari itu difokuskan untuk meraih SERP ketika sebuah judul sama dengan yang lain. nuhun mase , hari ini saya lagi jalan-jalan pada blog yg relevan kaya ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih mas Uut udh anteng nongkrong diblog saya he he he..
      btw, semua yg mas Uut lakukan itu sudah benar, moga saja artikel saya ini makin membuat langkah mas Uut jadi lebih terarah,

      terus cari referensi dri blog2 lainnya mas, biar ada croscek..ok?

      Hapus

Setiap komentar yang diterbitkan, saya pastikan blognya sudah saya kunjungi balik, dengan atau tanpa komentar yang saya sertakan.

Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam