Inilah Bedanya Konten Marketing | Social Media Marketing | SEO

Ditulis oleh: Maseteguh Blog Must Teguh Updated at : 12:39 AM
2 comments
Membaca judul di atas, mungkin terdengar tidak terlalu istimewa – memang itulah adanya. Sudah banyak yang membahas topik ini.

Tapi saya masih heran, setiap hari banyak yang belum mengerti perbedaan antara konten marketing, marketing sosial media , dan SEO.  Bahkan anggota komunitas marketing online pun terkadang masih sering salah menafsirkan ketiga hal di atas.

Jadi saya memutuskan untuk menulis tentang hal ini sesuai versi yang saya ketahui. Mari kita simak bersama.

Pertama, patokan ini harus Anda pegang :
Social Media Marketing tidak sama dengan Konten Marketing.
SEO dengan Konten Marketing itu berbeda.

Jika Anda berpikir bahwa Marketing Online atau apapun yang berhubungan dengan bisnis online, tujuan utamanya adalah untuk pembaca – itu pemikiran yang keliru.

Alasan mengapa saya memutuskan untuk menulis postingan ini adalah bahwa ada terlalu banyak pemasar yang terlibat di bisnis ini yang sering mencampur aduk ketiga istilah tersebut hanya untuk kepentingan mereka.

Memang ketiga bidang ini saling terkait namun pengertian nya tidak sama! Agar lebih mudah dipahami mari kita mulai dengan Social Media Marketing ...

Inilah Bedanya Konten Marketing | Social Media Marketing | SEO

Apa itu Social Media Marketing?


Social Media Marketing adalah seni memasuki percakapan yang terjadi di jaringan sosial untuk tujuan pemasaran. Setiap jaringan sosial bisa dimanfaatkan sebagai alat yang dirancang khusus untuk tujuan pemasaran.

Facebook misalnya,  menyediakan Fanpages yang memungkinkan perusahaan untuk mengatur otoritas mereka sendiri dan berinteraksi dengan orang-orang melalui halaman mereka.

Mereka dapat memposting seperti pengguna pada umumnya. Dengan cara ini, pemasar dapat menginduksi pesan ke dalam aliran sosial masyarakat, sehingga brand perusahaan bisa sampai ke audiens.

Meski demikian, pemasar menggunakan tool yang disediakan hanya sebagai bagian dari kelengkapan alat marketing.

Banyak pemasar yang menggunakan akun media sosial pribadi mereka untuk menjaring konsumen bagi bisnis mereka.

Apa itu Content Marketing?


Konten Pemasaran adalah strategi pemasaran yang digunakan untuk membantu, menghibur atau setidaknya konten yang bisa menarik khalayak (target) dalam rangka meningkatkan perspepsi dan kesadaran terhadap sebuah merek.

Tujuannya adalah untuk menjadikan konsumen atau klien sebagai  mitra masa depan.

“Konten” dalam konten marketing bisa apa saja, meski ada perdebatan sengit di web tentang mana kriteria yang masuk dan mana yang tidak.

Artikel blog, infografis serta video adalah konten. Pesan pada media sosial dapat juga dikatakan sebagai konten tapi jangan salah paham,  tidak semua ‘tweet’ bisa dikategorikan sebagai bagian dari konten.

Apa itu SEO?


SEO singkatan dari Search Engine Optimization yang menjelaskan cara atau proses mengoptimalkan situs web dan konten sehingga diharapkan akan menerima lebih banyak lalu lintas situs dari halaman hasil mesin pencari.

Secara teori, berikut adalah cara kerjanya :

Mesin pencari menentukan peringkat konten website berdasarkan jumlah link dari situs-situs lain ke situs yang sebenarnya dan jumlah kata kunci yang terkait dalam salinan di website.

Anda dapat meningkatkan peringkat website dengan menambah kepadatan kata kunci dengan menyediakan lebih banyak konten untuk kata kunci tertentu dan dengan menghasilkan link balik (backlink) ke situs Anda.

Masalahnya adalah backlink ke halaman Anda dinilai sebagai spam jika Anda hanya menghasilkan backlink dari direktori artikel dan ratusan link yang Anda peroleh dari situs jual beli backlink.

Profil link dari mesin pencari dinilai sebagai link organik. Ini berarti bahwa link tersebut harus didapat dari orang-orang yang menemukan halaman Anda dan benar-benar cukup menarik untuk menempatkan link Anda di situs mereka sendiri.

Menurut Google, postingan tamu (guest blogging) kini dianggap sebagai kejahatan SEO. Hal itu dianggap melawan pedoman mereka dan dapat menyebabkan turunnya peringkat situs Anda.

Tapi, seperti yang saya  katakan sebelumnya - itu hanya teori. Apa yang berhasil dan apa yang tidak semua masih sebatas dugaan. Suka atau tidak itu terserah opini Anda pribadi.

Apa Kaitan Ketiga Istilah Di Atas?


Setelah mengetahui perbedaan ketiga perangkat pemasaran online di atas, kita dapatkan pemahaman yang lebih baik tentang korelasi nya.

Ini adalah topik yang menarik untuk dibahas, namun sebelumnya saya minta maaf jika hanya mengupas kulitnya luarnya saja (dari topik dalam artikel ini).

Seperti kita tahu, salah satu efek samping dari munculnya jaringan sosial adalah kesempatan kita untuk menemukan dan mengkonsumsi lebih banyak konten yang bervariatif dibandingkan periode sebelumnya.

Munculnya blogosphere (komunitas blogger) yang sebagian besar diberdayakan untuk berbagi konten dengan bantuan jaringan sosial media.

Sebagai imbalan nya, Konten Pemasaran menjadi strategi ‘hyped’ karena sebagian orang  mulai mengkonsumsi lebih banyak konten. Itu berarti kita butuh terobosan cerdik dalam memproduksi konten pemasaran.

Artinya, untuk meningkatkan pembaca, teknik Social Media Marketing konten menjadi suatu keharusan. Meski konten marketing itu sendiri sudah ada jauh sebelum Media Sosial dan bahkan jauh sebelum kemunculan istilah world wide web (www).

Salah satu contoh bentuk pemasaran konten yang pernah kita kenal yaitu buletin (majalah) yang dikirim oleh perusahaan untuk klien mereka melalui surat tradisional.

Model pemasaran konten semacam itu, sempat bertahan lama dan menjadi salah satu senjata marketing bagi perusahaan, hingga akhirnya tergeser oleh kehadiran web yang lebih efektif untuk menawarkan produk dalam bentuk konten website.

Sedangkan SEO adalah teknik utama untuk menarik konsumen dari sebuah konten sebelum revolusi Media Sosial.

SEO benar-benar menjadi fokus utama sebagai teknik menyajikan sebuah konten pada Search Result Pages (SERP's) dengan cara yang lebih mudah. Tapi ketika Google merevolusi algoritma hasil pencarian, semua kini menjadi rumit.

Agar lebih jelas, berikut contoh alur korelasi nya :

Bayangkan Anda bekerja untuk sebuah bisnis dengan website sebagai motor penggerak nya. Kita asumsi kan semua berjalan normal.

Untuk tujuan SEO Anda mengusulkan mulai membuat blog yang akan memberikan artikel bermanfaat untuk audiens Anda. Oleh karena itu, Anda butuh menambah jumlah konten pada halaman, tujuannya adalah untuk menghasilkan lebih banyak lalu lintas dan lebih banyak lead.

Blog perlu diisi kata kunci yang harus dioptimalkan tetapi juga harus ramah pembaca (human friendly). Untuk menghasilkan lebih banyak backlink, blog perlu dibaca oleh pengunjung pertama.

Selanjutnya Anda mulai berbagi konten lewat platform Media Sosial - Anda mungkin memulainya pada fanpage di Facebook, pada profil Twitter, atau bahkan mungkin membuat akun di Pinterest.

Tanpa disadari, Anda sudah terlibat dalam tiga strategi marketing yaitu pemasaran konten (content marketing), social media marketing, dan SEO.

Semoga bermanfaat. SAY NO TO COPY PASTE. Wassalam.

______________________________ ARTIKEL TERKAIT ______________________________

2 komentar:

  1. wah, jadi paham ni perbedaan ketiganya. content marketing apa hrus jg berkaidah seo ya mas, ora mudeng syah soalny

    BalasHapus
    Balasan
    1. seo itu penting buat bisnis internet marketing,..yang namanya internet pasti nggak lepas dari search engine..disitulah peran SEO dibutuhkan..

      Hapus

Setiap komentar yang diterbitkan, saya pastikan blognya sudah tak kunjungi balik, dengan atau tanpa komentar yang saya sertakan.

Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam