Pelajari Faktor UX sebagai Masa Depan SEO

Ditulis oleh: Maseteguh Blog Must Teguh Updated at : 9:06 PM
Leave a Comment
Tujuan akhir dari semua teknik SEO adalah untuk menyerap pengunjung ke website. Namun semua lalu lintas tersebut akan percuma andai situs Anda gagal di konversi (tujuan).

Jantung kekuatan situs untuk mengubah pengunjung menjadi pelanggan (subcriber) terletak pada UX secara keseluruhan. Itulah sebabnya, UX adalah aspek penting bagi SEO di masa depan.

Apa itu UX ?


Bagi yang belum paham tentang istilah UX, saya berikan ilustrasi yang sederhana.

Istilah UX biasanya identik dengan UI. Banyak yang salah menafsirkannya. Rata-rata beranggapan keduanya punya arti yang sama. Padahal sebenarnya berbeda.

UX terdiri dari tiga komponen, yaitu SEE (melihat), THINK and FEEL (berpikir dan merasakan), dan yang terakhir REACT (reaksi).

Jadi UX adalah suatu proses bagaimana kita melihat lalu merasakan kemudian berpikir untuk melakukan reaksi. Sedangkan UI adalah hasil akhir dari proses UX.

UX sama dengan apa yang Anda rasakan, UI berpijak dari apa yang Anda lihat.

Jika diterapkan dalam dunia SEO, UX berarti sebuah strategi untuk membuat pengguna atau user kita nyaman melalui teknik SEO yang lebih condong untuk pembaca.

Website yang bagus harus mampu menyajikan tatap muka yang unik dan menyenangkan untuk pengunjung intuitif melalui komponen navigasi yang mudah.

Memang benar, kata kunci, gambar, meta tag, dan sebagainya masih dianggap penting, tetapi Anda juga perlu menanamkan unsur-unsur yang memberikan pengalaman untuk pembaca.

Google sendiri pernah mengatakan dari salah satu kutipan nya "berikan  pengguna dengan hasil yang paling relevan dan pengalaman yang luar biasa." Itu adalah sebagian dari resep rahasia sukses sang raksasa Google.

Meski tidak ada ukuran yang pasti, namun tanamkan hal ini, “POPULARITAS ADALAH RAJA, KONTEN ADALAH RATUNYA”.

faktor UX sebagai masa depan SEO

Menyatukan UX dengan SEO


Berikut adalah aturan dasar agar UX bisa menyatu kuat dengan SEO sebagai ‘blue print’ dalam memori Anda.

1. Blogging Purpose (tujuan ngeblog)

Sebelum menentukan desain blog untuk UX, harus ada ‘deal’ tentang apa tujuan blogging Anda yang sebenarnya. Ini tujuannya untuk membantu mendorong ide-ide dalam menata desain, strategi pemasaran konten, dan keberhasilan secara keseluruhan.

Buat daftar pertanyaan pribadi untuk mengambil keputusan yang akan di hadapkan pada pengembangan utama UX Anda. Misalnya :
  • Apa tujuan yang ingin kamu capai?
  • Bagaimana proses untuk mencapai tujuan itu?
  • Apa yang bisa dinikmati oleh pengguna dari fitur pada website?
  • Apa pengaruhnya terhadap pengunjung?
  • Akankah berdampak pada konversi?

2. UX dan Desain Website

Faktor terbesar dan paling mendasar dari UX adalah desain website. Lihat situs-situs besar seperti Amazon.com dan Zappos.com. Mereka selalu mendesain ulang dan menguji berbagai elemen pada situs mereka untuk pencapaian tertinggi UX dalam konversi.

Dengan melakukan ini, situs-situs semacam itu biasanya langsung merespon kebiasaan konsumen. Saat pengalaman pengguna diidentifikasi pada titik terendah, perubahan segera dibuat lalu diuji.

Dari sini bisa kita ambil pelajaran. Temukan perubahan negatif pada website, lakukan tes alternatif, dan lihat hasil akhirnya.

Jika website Anda tidak menarik, sulit untuk dinavigasi, atau berantakan, Anda harus mempertimbangkan untuk mulai mendesain ulang. Data metrik Anda tidak akan berbohong, segera tambal lubang yang muncul atau situs Anda akan tenggelam.

Untuk mengetahui area mana dari situs Anda yang tidak menarik, mintalah umpan balik dari pengunjung atau teman blogger lain untuk menunjukkan bagian dari website Anda yang bermasalah.

Selain itu, banyak situs diluar sana yang bisa dimanfaatkan untuk menguji kelayakan website. Biasanya mereka akan memberikan pandangan objektif tentang bagaimana pengunjung melihat situs Anda.

3. Involved and Inspire (melibatkan diri dan menginspirasi)

Sekarang, pahami manfaat besar dari SEO terhadap aktivitas blogging Anda. Bukan karena pengaruh dari blog si A atau si B, namun lebih ke upaya pemasaran konten secara penuh.

UX bukan hanya tentang desain web, tetapi juga cara membangun koneksi dengan manusia. Dengan posting konten secara teratur, peluang akan terbuka lebar.

Menjawab pertanyaan serta merespon komentar, menjadi nilai tambah website Anda. Ini menunjukkan Anda memiliki pengetahuan yang kompeten tentang niche Anda.

Jangan hanya memulai percakapan atau cuma sekedar melempar sebuah thread, teruslah terlibat dengan orang-orang dalam forum atau grup. Pelan tapi pasti, loyalitas website Anda akan melesat lebih cepat selama Anda tetap konsisten.

4. Mengukur UX

Indikator pertama berhasil tidaknya UX Anda adalah bouncing rate (rasio pentalan). Jika bounce rate tinggi, Anda harus tahu sumber kesalahan nya. Halaman mana yang mengarah ke angka tertinggi? Bagian mana yang membuat pengunjung pergi?

Jika solusi belum juga Anda dapatkan, mintalah nasehat dari pengunjung. Tempatkan jajak pendapat berisi satu pertanyaan tentang konten website Anda. Siapa tahu sumber pelakunya adalah Anda sendiri. Ingat, pembaca selalu memiliki jawaban.

Petunjuk kedua, tingkat konversi. Jika Anda melihat volume konversi yang tidak sesuai dengan target, berikut pertanyaan yang wajib Anda telusuri :
  • Mengapa hal ini terjadi ?
  • Apakah pengunjung mudah menjelajah situs Anda?
  • Apakah ada ajakan untuk bertindak (yang menonjol) pada setiap halaman?
  • Apa yang ingin pengunjung Anda lakukan setelah berada pada halaman tertentu di situs Anda (feedback) ?

Pada dasarnya, pengunjung ingin dimengerti. Jangan sampai membuat mereka berpikir : “SEBAIKNYA SAYA SEGERA PERGI”.

Kesimpulan


Seperti SEO itu sendiri, UX adalah proses yang terus berkembang. Jangan pernah membiarkan website Anda hanya diam ditempat. Sebagai blogger, cari cara baru untuk berinovasi dan mengembangkan diri.

Lakukan tes A / B untuk melihat apakah versi yang berbeda menghasilkan hasil yang lebih unggul. Kirim survei untuk audiens Anda guna mengetahui informasi apa yang ingin mereka baca dan ketahui.

Menciptakan pengalaman terbaik untuk pengguna adalah yang paling penting. Selanjutnya, Anda dapat menyimpulkan bahwa :

UX (user expreience) adalah landasan keberhasilan SEO

Apakah Anda sudah memberi pengalaman terbaik bagi pengguna di situs Anda? Optimal kan mulai dari sekarang.


Semoga bermanfaat. SAY NO TO COPY PASTE. Wassalam.

______________________________ ARTIKEL TERKAIT ______________________________

0 komentar:

Posting Komentar

Setiap komentar yang diterbitkan, saya pastikan blognya sudah tak kunjungi balik, dengan atau tanpa komentar yang saya sertakan.

Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam