9 Tips Sukses Membangun Bisnis eCommerce

Ditulis oleh: Maseteguh Blog Must Teguh Updated at : 10:55 PM
2 comments
Membangun bisnis e-commerce, tak ada bedanya dengan merintis usaha di dunia nyata. Ada penjual yang butuh pembeli. Media elektronik merupakan sarana dalam bertransaksi yang membedakan e-commerce dengan bisnis yang kasat mata.

Itulah gambaran cikal bakal muncul nya istilah e-commerce yang secara harfiah di artikan sebagai perdagangan elektronik (electronic commerce).

Namun arti nya tidak sesederhana itu. Secara spesifik, bisnis eCommerce bisa dijabarkan seperti berikut:
  1. Perdagangan lewat jaringan komputer yang terkoneksi dengan internet.
  2. Aktivitas bisnis online produk barang dan jasa
  3. Transaksi perpindahan hak kepemilikan barang/jasa melalui komputer

    Semakin berkembangnya teknologi internet, lingkup transaksi media elektronik pun makin menjalar ke semua sektor. Akibatnya, model bisnis e-commerce terpecah menjadi beberapa jenis, yaitu :
    1. Business to bussiness – transaksi antar perusahaan
    2. Business to consumers – transaksi antar perusahaan dengan konsumen nya
    3. Business to government – transaksi perusahaan dengan instansi pemerintah
    4. Consumer to consumers – transaksi antar individu
    5. Mobile commerce – transaksi lewat ponsel

      Yang menjadi magnet dalam bisnis ini adalah besaran investasi dan biaya-biaya rutin yang tidak terlalu mahal dibanding dengan membuka usaha secara konvensional (fisik).

      Namun begitu, intinya tetaplah sama yaitu mencari keuntungan yang sebesar-besarnya dengan mengandalkan investasi se-efisien mungkin tanpa harus meninggalkan efektivitas sistem dari manajemen sebagai power dalam mesin bisnis tersebut.

      Telah banyak bukti konkrit dari situs e-commerce lokal maupun dunia yang kini telah merajai pangsa pasar bisnis online ini.

      Tengok saja Flippa, eBay, oDesk, Amazon, Alibaba Group adalah beberapa contoh website yang dinobatkan sebagai situs e-commerce terbesar di dunia. Untuk area domestik, kini mulai bermunculan situs yang berhasil menancapkan eksistensi nya di dunia internet seperti OLX, Bukalapak.com, Tokopedia , Elevenia, dan lain-lain.

      Dalam bisnis e-commerce, tak ada yang tak mungkin. Siapapun Anda, bisa ikut ‘mengadu nasib’ di bisnis ini.

      Berikut beberapa tips yang bisa Anda kembangkan untuk memulai bisnis perdagangan melalui media elektronik ini.

      Tips Sukses Membangun Bisnis eCommerce

      Tips Sukses Membangun Bisnis E-commerce


      1. Jangan terburu-buru


      Berikut pendapat keliru yang sering kita dengar :

      Memulai bisnis online itu mudah. Anda hanya perlu produk yang tepat dan komputer dengan koneksi internet. Cukup duduk di depan komputer untuk membuat sebuah website sambil sepanjang hari menonton video tutorial bisnis online. Setelah website Anda selesai, taraa! Sebuah situs web e-commerce telah Anda miliki.

      Setelah memiliki dan menjalankan website, bisnis Anda akan sukses.

      Inilah pemahaman yang ngawur dan salah kaprah. Tak semudah seperti yang Anda bayangkan. Kesalahan pengusaha online pemula adalah terburu-buru merilis situs web mereka di internet.

      Perlu diingat bahwa sebuah situs web tidak mendatangkan pengunjung dengan sendirinya. Tidak pernah ada kasus di mana sebuah toko online yang baru berdiri, orang lalu akan berbondong-bondong mendatanginya. Lain cerita jika Anda sudah punya merek yang mapan.

      Jika terlalu dini dan terburu-buru meluncurkan situs e-commerce, saya pastikan Anda akan gagal.

      Sebelum meluncurkan situs e-commerce (dalam hal ini website), pastikan bahwa Search Engine Optimization menjadi prioritas utama Anda. Selain SEO, biarkan orang tahu jenis dan karakter bisnis yang sedang Anda jalankan melalui program iklan berbayar atau lewat promosi di media sosial.

      Disamping itu, hal ini sangat  bergantung dari besarnya investasi yang kita tanamkan. Yang perlu diingat lagi adalah batasan cakupan pasar haruslah sesuai dengan pelayanan yang diberikan.

      2. Pengaruhi pembeli lewat kompensasi nyata


      Di dunia nyata, perilaku pembeli dipengaruhi oleh kemampuan untuk mencium, menyentuh, melihat dan merasakan secara langsung sebuah produk sebelum membuat keputusan pembelian.

      Di e-commerce, semua perilaku tersebut mustahil untuk dilakukan karena semua berjalan secara online.

      Inilah kelemahan terbesar dari bisnis media elektronik ini yang bisa Anda manfaatkan. Untuk itu, Anda butuh kompensasi untuk meyakinkan pembeli.

      Sebagai contoh, jaminan uang kembali (cash back), diskon harga besar-besaran, pengiriman gratis sampai di tempat, dan beberapa manfaat lain yang bisa mengubah perilaku konsumen untuk membeli.

      3. Selalu bereksperimen


      Eksperimen adalah sesuatu yang wajib dan harus selalu Anda lakukan. Tujuannya tentu untuk menemukan formula terbaik untuk market Anda.

      Berapa banyak investasi pada sistem e-commerce yang mandeg di tengah jalan, beberapa bulan setelah peluncuran perdana nya?

      Sebagai pemilik bisnis, berpikir lah seperti pelanggan Anda dan mulai memilah mana yang berhasil dan mana yang tidak.

      4. Pelayanan dan Interaksi


      Ini berkaitan dengan dengan pelanggan Anda. Perlu diingat bahwa pelanggan lebih memilih berurusan dengan manusia nyata, bukan mesin atau robot. Jika calon konsumen melihat sebuah perusahaan mau melayani dan berinteraksi dengan pelanggan, dengan senang hati mereka akan menjadi pelanggan dari bisnis Anda.

      Apalagi di era digital saat ini, media sosial adalah sarana terbaik untuk menjangkau pelanggan Anda. Untuk beberapa alasan, media sosial adalah jantung yang berdetak dalam urat nadi bisnis mereka. Tanpa mereka, bisnis pasti akan mati.

      Media sosial memberikan pandangan yang obyektif ke dalam hati dan pikiran pelanggan Anda. Oleh karena itu, akan sangat bermanfaat jika pemilik bisnis seperti Anda terlibat dalam proses ini.

      5. Aksesibilitas Mobile


      Saat ini, banyak orang yang terhubung ke internet melalui perangkat mobile. Lewatlah sudah hari-hari saat orang hanya akan duduk sepanjang hari di depan komputer mereka di rumah hanya untuk online.

      Jika bisnis Anda tidak memiliki aksesibilitas ponsel (mobile), Anda akan kehilangan persentase yang besar dari bisnis Anda dikalahkan oleh perusahaan pesaing Anda yang mampu menjangkau market mereka melalui perangkat mobile.

      6. Optimalkan website Anda untuk Search Engine


      Mayoritas aktivitas online di dunia berasal dari permintaan pencarian pada mesin pencari. Tidak satu pun situs web di Internet saat ini yang ditemukan tanpa bantuan mesin pencari.

      Oleh karena itu, optimal kan website Anda agar selalu berada di puncak hasil pencarian  dari setiap pengguna.

      Apa gunanya bisnis yang profitable, jika akhirnya orang tidak dapat menemukan produk Anda, betul tidak?

      7. Kumpulkan data pelanggan


      Jika berencana untuk melakukan pemasaran yang ditargetkan untuk meningkatkan bisnis Anda maka data pelanggan adalah sangat penting. Data Pelanggan mengandung informasi terkait yang akan membantu Anda dalam menargetkan jenis pelanggan yang tepat untuk menjual produk tertentu.

      Tanpa data pelanggan, Anda tidak akan dapat mengetahui bagaimana atau siapa yang harus menjadi target pertama saat peluncuran produk tertentu di masa depan.

      8. Pastikan situs website Anda aman


      Dalam bisnis e-commerce, tidak adanya keamanan yang memadai adalah cara tercepat untuk menghancurkan bisnis ini.

      Ingat, salah satu hal yang paling sensitif adalah informasi keuangan pelanggan (misalnya informasi kartu kredit, rekening bank, dan lain-lain).

      Tanpa keamanan yang tepat, itu akan menjadi celah terbuka untuk hacker yang akan menggunakan informasi tersebut untuk keuntungan mereka sendiri.

      Tidak hanya itu, tanpa keamanan, Anda akan kehilangan kepercayaan dari pelanggan.

      9. Selalu tumbuh dan berinovasi


      Pasar offline atau pun online, saat ini sangat kompetitif. Jika Anda tidak berinovasi dengan produk atau jasa yang akan akan di jual ke pasaran, Anda hanya akan menghisap debu dari pesaing Anda. Selalu pastikan bahwa bisnis Anda tumbuh dan berekspansi.

      Itulah 9 tips yang perlu Anda pelajari saat memulai terjun di bisnis e-commerce.


      Semoga bermanfaat. SAY NO TO COPY PASTE. Wassalam.

      ______________________________ ARTIKEL TERKAIT ______________________________

      2 komentar:

      1. sya juga lg ngembangin ecommerce mas, cuman memang sebagian besar trafik brasal dari situs jual beli kayak kaskus dll & sosial media. mudah2an dgn adanya ecommerce bsa menambah yakinkan para cust...

        BalasHapus
      2. itu bagus,..kita manfaatkan trafik dari situs besar untuk nambah trafik website kita,..

        BalasHapus

      Setiap komentar yang diterbitkan, saya pastikan blognya sudah tak kunjungi balik, dengan atau tanpa komentar yang saya sertakan.

      Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam