6 Kebohongan tentang SEO

Ditulis oleh: Maseteguh Blog Must Teguh Updated at : 10:49 AM
8 comments
Bicara kebohongan SEO, artikel ini mungkin bakal menuai banyak kritikan dari para blogger senior yang notabene seorang master SEO. Saya sadar akan hal itu.

Tulisan ini bukan berarti saya antipati atau merasa dibohongi oleh paradigma SEO yang selama ini melekat di benak saya atau mungkin juga Anda.

Namun sebagai seorang blogger, saya harus punya prinsip dan pandangan sendiri tentang makna sejati dari sebuah teknik SEO. Karena kemajuan blog tergantung dari bagaimana Anda memeliharanya.

Kebohongan SEO

Kembali ke pokok masalah.

Ada enam kebohongan umum yang sering kita dengar dari para blogger ‘tua’ yang sering dijuluki sebagai mastah atau guru SEO. Berikut penampakan nya, simak baik-baik.

Kebohongan tentang SEO

1. Konten adalah Raja

Inilah doktrin yang sejak dulu hinggap dipemikiran saya saat awal pertama ngeblog. Apakah benar konten adalah raja?

Dalam blogging, membuat konten yang baik adalah sebuah kebutuhan, tapi konten bukanlah raja. Popularitas adalah raja yang sesungguhnya.

Jika blog atau website Anda punya banyak penggemar (pengunjung tetap), terlepas dari cemerlang tidaknya artikel yang dibuat, konten situs Anda tetap akan muncul di pageone.

Sebenarnya jika kita mau lebih teliti untuk menemukan artikel yang paling menarik dari sebuah topik, bukalah halaman 5-10 dari hasil pencarian Google. Banyak postingan yang lebih unik dibandingkan artikel-artikel yang berada di halaman satu.

Hal ini disebabkan Google memiliki perspektif yang unik untuk pencarian lokal, sehingga lebih memilih dan menempatkan blog populer pada halaman depan mereka.

Saya ambil contoh 2 blog lokal yang sudah sering kita kenal, yaitu Maxmonroe dan Juragancipir.

Dari analisa pribadi saya, kedua blog ini sangat aktif dalam memompa konten berdasarkan tren. Sebagian besar artikel yang di rilis berasal dari berbagai sumber plus penulis aktif yang rutin update konten pada blog mereka.

Namun, blog tersebut mendapatkan peringkat pada hampir semua kata kunci yang mereka inginkan murni berdasarkan popularitas blog mereka.

Apa kesimpulannya? Tentu saja, menulis konten yang baik adalah penting tapi pastikan itu relevan dengan niche Anda dan jangan lupa untuk promosikan konten Anda.

Sekali lagi, POPULARITAS adalah raja bukan konten.

2. Ikuti Syarat Ketentuan Google agar semua Baik-baik Saja

Tahu Google Adwords? Inilah produk Google yang bisa mengangkat blog Anda duduk di halaman pertama untuk kata kunci tertentu, meski umur blog Anda masih terbilang bau kencur.

Mesin pencari adalah wewenang dan kuasa Google. Meski ada sistem algoritma yang bekerja di belakangnya, namun Google berhak menempatkan website klien Adwords nya untuk menggeser posisi website lain demi kepuasan advertizer mereka.

Sebuah indikasi yang mengisyaratkan bahwa SEO bisa “di beli”. Itulah sebabnya Google menghimbau kepada pemilik blog dan website untuk berperan dalam program Adwords.

Google bukanlah SEO, karena faktanya website yang berperingkat baik di hasil pencarian, kebanyakan tidak memakai produk Adwords.

3. Teknik Black Hat Tidak Berfungsi

Pada dasarnya tidak ada teknik SEO white hat ataupun black hat, karena sebenarnya Google tidak ingin Anda menggunakan SEO. Semua teknik SEO statusnya bisa dikatakan samar-samar, bisa hitam bisa juga putih.

Jika Anda memakai teknik SEO dan mencoba mempermainkan Google untuk mendapatkan peringkat yang lebih baik, maka teknik SEO yang Anda terapkan masuk ke kategori abu-abu hitam.

Bagaimanapun, teknik black hat tetap ada dan berfungsi. Namun pergerakan nya sangat sempit, dan Google memiliki ‘polisi’ yang memantau setiap perubahan yang terjadi.

Google adalah perusahaan besar yang mempekerjakan orang-orang terpandai di dunia. ‘Mengalahkan’ Google dengan teknik black hat yang agresif, meski masih ‘work’ tapi kemungkinan nya akan sangat tipis.

4. Keyword pada Nama Domain sudah tidak Relevan (not working)

Saya suka membaca artikel dari blog master SEO yaitu Neil Patel (dibantu Google translate, maklum wong ndeso).

Saya akui, blog tersebut adalah salah satu blog yang paling komprehensif dan informatif tentang SEO.

Namun, saya sempat membaca salah satu pernyataan nya yang mengatakan bahwa “menggunakan kata kunci dalam nama domain guna mendapatkan peringkat untuk kata kunci tertentu, sudah tidak bekerja lagi”.

Menurut saya, pernyataan tersebut SALAH. Cara itu terbukti masih bekerja dengan sangat baik.

Masih banyak blog dengan kata kunci pada nama domain nya yang merajai pageone hingga saat ini dengan spesifikasi keyword tertentu.

Sebagai contoh, ketik kata kunci “bursa hp android”. Lihat siapa yang duduk di posisi pertama, dan perhatikan nama domain nya.

Untuk mendapatkan peringkat khusus pada kata kunci tertentu, menggunakan keyword dalam domain Anda adalah faktor yang sangat penting. Banyak lagi contoh yang lain jika Anda ingin observasi sendiri.

5. Orang Mengaku “ Saya Ahli Algoritma Google

Terlalu banyak orang yang mengklaim sebagai “ahli algoritma” atau bahkan berbicara panjang lebar tentang algoritma. Itu hanyalah delusi.

Saat ada blogger yang merasa pandai atau terlalu jumawa yang mengaku tahu seluk beluk algoritma, saya hanya berujar “Apakah Anda insinyur Google? Apakah Anda tahu algoritma mana yang benar-benar bekerja dan yang tidak?

Para blogger lebih percaya ucapan seorang Matt Cutts, dibandingkan ilmu yang di dapat dari pengalaman mereka sendiri.

Sekedar untuk Anda ketahui, tidak ada yang tahu pasti bagaimana sistem algoritma Google bekerja. Google tidak akan memberitahu siapapun termasuk Matt Cutts sekalipun.

Mengapa bisa begitu? Karena ini adalah sebuah permainan sistem. Mereka ingin Anda membayar untuk Adwords.

Jujur, saya lebih suka jenis SEO yang observasional. Karena tidak seharusnya setiap pendapat kita telan mentah-mentah. Perlu kita uji agar kita tahu teknik tersebut benar-benar berfungsi.

Jika Anda ingin belajar SEO, ketik beberapa kata kunci populer ke Google dan lihat situs apa yang ada di peringkat pertama, lalu cari tahu MENGAPA BISA ?

Pada hasil pencarian Anda akan melihat apa yang Google lakukan, bukan apa yang Google katakan. Karena secara teoritis, Google tidak pernah merilis support atau pun jawaban seputar SEO.

Umumnya materi teknik SEO yang muncul berasal dari artikel para blogger bukan dari Google.  Jadi intinya, tidak ada ahli algoritma, kecuali Google itu sendiri.

6. Konten Pageone = Peringkat Google

Sebenarnya ini adalah sedikit dari semua kebohongan SEO. Muncul di halaman pertama, so what? Apakah traffik saya langsung melonjak ? Apakah blog saya cepat populer dengan itu?

Duduk di pageone itu mudah. Buatlah konten dengan memilih keyword yang memiliki nol kompetisi dengan istilah yang jarang di pakai orang. Konten Anda akan jadi juara di halaman satu. Apakah dapat peringkat? Nanti dulu, tidak semudah itu.

Jadi sebenarnya anggapan yang mengatakan bahwa "konten di halaman pertama Google bisa menaikkan peringkat" adalah kebohongan besar. Ada 200 faktor bahkan lebih bagi Google untuk menentukan peringkat sebuah website.

Kesimpulan


Pendekatan saya untuk SEO adalah melihat dan menguji apakah sebuah teknik benar-benar bekerja. Jangan langsung percaya atau setuju dengan apa yang orang katakan tentang SEO (termasuk dari blog ini).

Yang membuat SEO terasa begitu menantang dan menyenangkan adalah bahwa tidak ada yang tahu secara pasti pakem atau aturan SEO yang bisa dijadikan pedoman.

Kita sering mendengar dan selalu membaca tentang trik ataupun tips SEO hingga hafal di luar kepala. Sementara kita tidak tahu sumbernya dari mana. Apakah dari Google atau hanya pengalaman dari segelintir master SEO yang ingin berbagi ilmu guna menambah trafik website mereka.

SEO bukan teknik yang hanya jalan di tempat. Dia terus berevolusi mengikuti setiap perubahan algoritma Google. Itulah sebabnya, Google pun tidak pernah menjabarkan materi lengkap tentang SEO di website mereka.

Saya lebih senang mendengar tentang pengalaman orang daripada teori. Silakan berbagi pengalaman SEO Anda, tulis di kolom komentar.

Akhir kata, SAY NO TO COPY PASTE. Wassalam.

8 komentar:

  1. SEo membuat saya puyeng mas. Butuh waktu banget sepertinya, saya visitor naiknya lama juga ya. Setelah saya pikir-pikir, SEO itu saling berkaitan ya. Kalo kita fokus ke konten saja, siapa yang mau liat..konten bagus, banyak sharing tapi kalo ga diriset dulu kata kuncinya, siapa yg mau nyari ya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya menulis sesuai dengan apa yang saya tahu, dan apa yang kira2 orang ingin tahu,..

      itu prinsip saya mas Fajar, soal ada unsur SEO nya atau tidak,..gimana nanti aja

      Hapus
  2. saya membaca habis artikel ini. menarik sekali untuk di baca. hem..., seadainya matt cutt bapak saya, dia kasih tahu ngga ya rahasia google. he he...,

    BalasHapus
    Balasan
    1. oleh Matt Cutts, mas Afrid pasti bakal di kasi tahu....plus tempe dan nasi serta lauk pauknya...he he he

      thanks ya udh baca tulisan saya..salam blogger

      Hapus
  3. Kalau masih newbie, lebih disarankan menulis artikel yang semampunya aja... yang penting hasil karya sendiri, jauh lebih baik, dari pada menulis artikel tentang ini dan itu...
    Saya salut dengan judul di atas "6 Kebohongan Tentang SEO"...
    Buat Mas Teguh sang empunya blog... terima kasih atas saran dan masukkannya... :)
    Untuk sementara ini, saya belum mengerti SEO... :D
    Salam,

    BalasHapus
    Balasan
    1. menulis artikel hasil karya sendiri..itu saya setuju

      judul itu malah bikin saya khawatir, takut dianggap memprovokasi oleh Google..

      BTW, thanks kang Deddy atas kunjungan nya..salam

      Hapus
  4. Pada hasil pencarian Anda akan melihat apa yang Google lakukan, bukan apa yang Google katakan. Karena secara teoritis, Google tidak pernah merilis support atau pun jawaban seputar SEO.

    Umumnya materi teknik SEO yang muncul berasal dari artikel para blogger bukan dari Google. Jadi intinya, tidak ada ahli algoritma, kecuali Google itu sendiri.

    Hem,... ini saya sependapat sekali, resmi Google Panduan Optimasi, bukan panduan SEO yang umum beredar di konten blog, artinya kita mesti melakukan uji validasi dulu setiap informasi "Blog Kopinet" please kunjungi gan heee

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah andaikan Google membuka rahasia mekanisme search engine mereka secara riil,...saya yakin program Adwords mereka tidak akan laku,..

      karena untuk mencapai pageone tidaklah sulit,..cukup daftar di adwords, bayar,..ngga butuh waktu lama, blog kita bisa muncul di pageone bersama blog2 tenar lainnya,..itulah fasilitas istimewa yg ditawarkan Google buat para blogger (asal mau kluar biaya),..

      thanks gan,..salam blogger

      Hapus

Setiap komentar yang diterbitkan, saya pastikan blognya sudah tak kunjungi balik, dengan atau tanpa komentar yang saya sertakan.

Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam