Mengenal Teori Warna pada Desain Web

Ditulis oleh: Maseteguh Blog Must Teguh Updated at : 9:01 PM
2 comments
Penerapan seni estetika pasti tak lepas dari teori warna. Teori ini pertama kali diperkenalkan oleh seniman seperti Leonardo Da Vinci juga oleh Leone Battista Alberti pada abad ke-14.

Saat teori Isaac Newton pertama kali diterbitkan (Opticks, 1704), teori warna mulai diaplikasikan ke dalam banyak ilmu visual, termasuk desain web.

Berdasarkan sejarah, seniman banyak mendapat pujian dari masyarakat semata-mata karena kemampuan mereka dalam manipulasi warna.

Di era modern, model seni semacam ini makin berkembang seiring fungsinya dalam memoles dan meningkatkan interaksi pengguna dengan aplikasi web, situs web, dan iklan.

Mengenal Teori Warna pada Desain Web

Teori Warna pada Web


Dalam mendesain web, teori warna disederhanakan menjadi tiga bagian utama, antara lain :

Kontras


Mewakili perbedaan halus antara kecerahan dan warna. Kontras adalah faktor yang paling penting untuk membuat objek visual terpisah dari warna latar.

Situs yang sukses suka menampilkan keseimbangan warna yang signifikan pada desain web mereka.

Menu pop up yang muncul, level kontras nya dirancang agar tidak menyakiti mata pengunjung.

Inspirasi dalam permainan warna membawa keajaiban bagi sebuah situs web. Teknik unik ini wajib Anda pelajari.

Spirit


Pancaran aurora dari sebuah warna mampu memberikan spirit bagi pembaca.

Setiap warna bisa diolah untuk menciptakan  suasana hati yang berbeda. Warna cerah dan hangat untuk membangun peningkatan energi dan kewaspadaan. Warna dingin cenderung untuk relaksasi pembaca.

Trik ini banyak digunakan oleh web designer untuk meningkatkan  pengalaman pengguna dengan isi situs.

Komplementasi


Ide ini berbicara tentang hubungan antara warna dan kombinasinya dalam rangka menciptakan suasana yang menyenangkan untuk mata pembaca.

Menciptakan visualisasi dari komplementasi warna yang elegan butuh latihan dan pengalaman yang ditunjang dengan selera seni dari web desainernya.

Permainan warna yang cantik, sanggup menggiring pembaca menjadi pribadi yang berbeda.

Seni Warna dalam Desain Web


Web desainer sangat selektif dalam memilih warna untuk desain web yang mereka ciptakan. Skema warna yang tepat sangat penting untuk suksesnya sebuah brand dan desain web.

Meskipun banyak desainer menggunakan warna tertentu untuk merek sebuah website, namun memilih aksen warna yang tepat untuk background dan font tetap yang terpenting. Hal ini karena warna background akan membantu menentukan mood website.

Saat memilih warna background untuk website Anda, ketahui terlebih dahulu tujuan utama dari situs tersebut. Apakah untuk situs toko online, situs berita atau yang lain nya.

Jika semisal tujuan nya adalah untuk pengunjung yang mengumpulkan informasi seperti pada blog atau situs berita, maka latar belakang yang cerah dan lebih ringan dengan teks gelap akan menjadi pilihan terbaik. Warna-warna ini akan memudahkan pembaca untuk membaca teks pada blog.

Website yang menampilkan lebih banyak foto seperti situs fotografi digital, bisa menggunakan latar belakang gelap dengan teks yang lebih terang. Pilihan ini bisa menciptakan efek ‘catching eyes’ secara dramatis untuk mata pembaca.

Arti Warna pada Desain Web


Komponen lain yang penting untuk memilih warna desain web adalah memahami makna yang diwakili oleh masing-masing warna.

Biru


Dianggap warna yang dapat dipercaya. Biru sering dipakai pada situs medis dan situs bisnis dimana tujuannya adalah untuk menciptakan ketenangan dan relaksasi.

Biru adalah skema warna yang aman. Ketika Anda bingung dalam menentukan warna untuk situs Anda, warna biru bisa menjadi pilihan yang tepat.

Merah


Merah melambangkan warna yang dinamis, powerful, semangat, dan energik. Warna ini untuk menarik perhatian sebagai elemen kritis pada halaman dan berguna untuk mengajak pembaca agar aktif bertindak.

Identik sebagai warna "panas", merah sering kita jumpai di website industri makanan. Warna merah di percaya bisa meningkatkan antusiasme dan menghasilkan energi.

Hijau


Selain sebagai simbol stabilitas, warna hijau adalah warna yang menginspirasi. Hijau adalah warna yang meremajakan. Kehadiran nya menawarkan rasa pembaharuan, keseimbangan, dan harmoni.

Warna hijau pada website akan meresap secara alami karena adanya koneksi yang kuat dengan alam.

Ungu


Awalnya sering disebut sebagai warna raja. Ungu mencerminkan simbol kebangsawanan dan martabat yang terhormat. Paling sering ditemukan pada situs-situs produk kecantikan, karena ungu memancarkan kreativitas dan jiwa muda.

Tulisan ini saya tujukan untuk pemula yang ingin mencoba belajar prinsip-prinsip warna formal dalam desain blog. Artikel ini hanyalah gambaran dari alat desain web yaitu WARNA. Butuh penelitian secara mendalam untuk sepenuhnya menguasai seni yang besar ini.

Memilih skema warna yang sempurna untuk proyek desain web Anda dapat menjadi tugas yang rumit. Pastikan Anda menggunakan permainan warna, alat-alat online dan semua indera praktis Anda jika Anda ingin berkreasi secara mandiri.

Itulah sedikit informasi tentang teori warna pada desain blog. Semoga bermanfaat.


Akhir kata, SAY NO TO COPY PASTE. Wassalam.

2 komentar:

Setiap komentar yang diterbitkan, saya pastikan blognya sudah tak kunjungi balik, dengan atau tanpa komentar yang saya sertakan.

Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam