Cara Membuat URL Anda SEO Friendly

Ditulis oleh: Maseteguh Blog Must Teguh Updated at : 10:32 PM
1 comment
URL SEO friendly menjadi subjek di berbagai forum diskusi. Banyak unek-unek yang sering menjadi batu sandungan, diantaranya :

Apa perlu kategori disisipkan pada URL?

Lebih baik mana, URL yang singkat atau panjang?

Apakah ada efeknya jika kata kunci di letakkan pada URL?

Ada beberapa aturan dasar yang perlu dipahami. Saya sangat menyarankan disaat mengatur struktur URL Anda, prioritaskan untuk pembaca.

Perlu Anda ingat bahwa URL yang SEO friendly itu berbeda untuk tiap jenis website. Untuk itu, pada artikel ini, saya akan membahas beberapa model untuk menunjukkan letak perbedaan masing-masing.

Cara Membuat URL Anda SEO Friendly

Aturan dasar URL SEO Friendly


Ada beberapa aturan dasar yang berlaku, tidak peduli apa jenis website yang Anda miliki.
  1. Fokus kan URL pada kata kunci. Hindari atau hilangkan kata-kata yang masuk kategori stop word (adalah, dari, yang, dan, atau, dan sejenisnya). Dalam banyak kasus, stop word tidak memberi nilai tambah untuk URL. Itu bisa memperlambat atau bahkan bisa menghentikan robot crawl saat bekerja merayapi konten Anda.
  2. Panjang atau pendek URL, bukan faktor utama. Banyak yang merekomendasikan untuk mempersingkat URL. Ini bukan berarti Google tidak suka URL yang panjang, tapi URL yang pendek akan lebih terfokus. Gunakan struktur yang logis dalam URL Anda. Dalam sistem pencariannya, Google bot merayapi kata kunci yang relevan, ini pun berlaku dalam susunan URL.
  3. Google hanya akan menampilkan apa yang mereka anggap penting bagi pengunjung, begitu juga URL Anda.
  4. Jangan gunakan tanda (_) garis bawah, karena ini akan menghubungkan kata-kata dan membuatnya menjadi satu. Tanda hubung (-) lebih disarankan.

Model URL SEO Friendly pada tiap Jenis Website


Setelah mengenal aturan dasar untuk URL SEO friendly selanjutnya perlu Anda ketahui modelnya untuk tiap jenis website.

URL untuk website perusahaan

Pada dasarnya, website perusahaan berisi informasi terkait bidang bisnis perusahaan yang bersangkutan. Berapa pun banyaknya jumlah halaman pada website tersebut, pengunjung akan fokus pada halaman ‘contact’ dan ‘about’.

Model URL nya pun lebih singkat, seperti ini :

http://example.com/contact/

http://example.com/about-us/

URL untuk Webshop (website belanja, toko online)

Untuk website belanja, ada dua model yang sering di pakai, yaitu:

http://example.com/ nama-produk/

http://example.com/ nama-kategori/ nama-produk/

Beberapa sistem manajemen konten (seperti Magento) menggunakan kedua model tersebut. Dalam hal ini, rel = "canonical" dipasang sebagai rujukan untuk Google agar tampil di halaman mereka.

URL SEO friendly dirancang untuk mempermudah pengunjung.

Ibarat sebuah toko, perlu adanya pembagian kategori barang  agar pengunjung lebih mudah menemukan item yang mereka cari. Poin ini yang diterapkan pada URL untuk webshop.

Melalui URL, breadcrumbs, dan menu navigasi tentu akan melancarkan pencarian pengunjung dalam menemukan letak kategori dari produk yang di maksud dalam situs website Anda, contoh :

http://example.com/burung/crane

http://example.com/peralatan/crane

Lihat, mana dari kedua URL tersebut yang berisi kategori dan nilai produk?

URL untuk Blog atau Situs Berita

Jika situs Web Anda adalah situs blog atau berita, ada sejumlah cara untuk membangun URL Anda. Saya coba jelaskan secara terpisah:

http://example.com/judul-pos/

Jika blog secara keseluruhan memiliki koherensi yang kuat, Anda dapat fokus pada judul posting untuk membuat URL yang SEO friendly.

Koherensi akan menunjukkan topik utama blog Anda ke Google, jadi tidak perlu menambahkan ‘bahwa’ dalam URL.

http://example.com/nama-kategori/judul-post/

Untuk website berita dengan macam-macam topik yang berbeda, menambahkan topik (misalnya sebagai nama kategori), hal ini akan lebih memperjelas tentang halaman Anda. Ini sedikit mirip seperti pada URL untuk webshop.

http://example.com/mm/dd/yyyy/judul-post/


Untuk situs Web yang menampilkan berita harian pastikan untuk menyertakan tanggal pada URL.

Jika seseorang mencari berita terbaru tentang sebuah produk, tanggal di URL akan menunjukkan update tidaknya info yang di tampilkan.

http://example.com/judul-post/ID-tiga-digit/


Pedoman teknis dari Google News jelas menyatakan: "Kami hanya merayapi artikel terbaru, pastikan URL Anda unik dengan setidaknya 3 digit, dan permanen."

Untuk alasan tertentu, tanggal di URL artikel berita boleh saja tidak disertakan. Sebagai gantinya, perlu menambahkan ID untuk posting yang bersifat tertutup.

Ini karena Google News hanya untuk berita yang penting dan berskala internasional, dan tidak berlaku untuk berita seputar perusahaan.

Sekian info dari saya. Semoga bermanfaat. Akhir kata, SAY NO TO COPY PASTE. Wassalam.

1 komentar:

  1. Trima kasih mas, sangat bermanfaat membuat URL yang seo, saya coba nanti. sekali lagi trima kasih

    BalasHapus

Setiap komentar yang diterbitkan, saya pastikan blognya sudah tak kunjungi balik, dengan atau tanpa komentar yang saya sertakan.

Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam