Jika Pelajar Ngeblog, Untung apa Rugi? - BLOG MUST TEGUH

Jika Pelajar Ngeblog, Untung apa Rugi?

Ditulis oleh: Maseteguh Blog Must Teguh Updated at : 11:11 PM
7 comments
Pelajar masa kini banyak yang berstatus sebagai blogger. “Nggak ngeblog, nggak gaul” itu motto mereka. Fenomena ini mencuat seiring perkembangan internet yang semakin mudah diakses.

Sedikit ada yang dibanggakan bagi seorang pelajar yang punya blog. Kadang mereka membangun komunitas sendiri. Lewat jaket, kaos dan sticker, mereka gencar mempromosikan blog di sekolah.

Dulu waktu saya masih berseragam abu-abu, istilah blogging masih terasa asing. Bahkan belum terdengar gaung nya sama sekali. Tapi situasinya kini berbeda 360 derajat.

Info seputar blog lebih gampang didapat. Tinggal pencet smartphone di tangan, segala tips dan trik tentang dunia blogging muncul di depan mata.  Tak terkecuali urusan ‘money blogging’ yang menjadi target utamanya.

Inilah cikal bakal semakin banyaknya pelajar yang ‘nyambi’ sebagai blogger.

untung rugi blogger pelajar

Pelajar Ngeblog, Boleh Nggak Sih?


Jawabannya tentu saja boleh , nggak ada yang larang. Hanya kurang pas menurut penilaian saya.

Selama nggak mengganggu pelajaran, ngga masalah dong mas.” Itu menurut mereka.

Yang bikin ganjalan adalah apakah benar pelajaran mereka tidak terganggu karena ngeblog?

Ada istilah blogger full time dan part time. Saya anggap pelajar masuk kategori part time (blogger paruh waktu), karena umumnya mereka ngeblog pada jam-jam tertentu atau saat di luar jam sekolah kecuali hari libur.

Menjadi blogger adalah hak pribadi. Tak terkecuali Anda yang masih berseragam abu-abu, putih biru, atau merah putih sekalipun. Yang penting tujuan blognya jelas.

Kapan Blogger Pelajar Ngeblog?


Ngeblog itu aktivitas yang menyita waktu dan pikiran. Jika mengacu dari kurikulum tahun 2013 yang memiliki volume pelajaran cukup banyak, rasanya sedikit mustahil pelajar bisa membagi waktunya untuk ngeblog.

Sehari-hari, waktu mereka terbagi menjadi sepertiga untuk sekolah, sepertiga untuk aktivitas normal seperti makan dan tidur, dan sisanya untuk lain-lain.

Sepertiga waktu yang tersisa (8 jam) untuk lain-lain masih terbagi lagi menjadi beberapa aktivitas seperti main, belajar, ekstrakurikuler dan hobi.

Dari pembagian waktu tersebut, aktivitas ngeblog kebagian porsi yang sangat minim, antara 1 - 2 jam saja. Apakah cukup?

Asumsi saya, tentunya mereka akan mencuri waktu pada jam-jam tertentu. Umumnya waktu tidur dan jam belajar di rumah akan menjadi ‘tumbal’ sebagai tambahan waktu untuk ngeblog.

Dimana Blogger Pelajar biasa Ngeblog?


Pelajar yang punya laptop atau PC, aktivitas ngeblog  bisa dilakukan sewaktu-waktu di dalam rumah saat di luar jam sekolah.

Ngeblog pun bisa dilakukan via smartphone kapanpun dan di mana pun. Meski begitu, ruang gerak nya tidak se-efektif jika memakai PC atau laptop.

Waktu yang sempit saat jam istirahat, tak disia-siakan oleh para blogger pelajar untuk ngeblog. Melalui fasilitas wifi di sekolah, mereka asyik internetan sambil ber-blogging ria.

Di luar jam sekolah, warnet adalah alternatif lain nya sebagai tempat bagi pelajar untuk ngeblog.

Pelajar berstatus Blogger, untung atau rugi?


Bicara soal untung rugi, semua kembali ke individu yang menjadi subyek nya. Dalam hal ini adalah pelajar itu sendiri.

Di jaman saya sekolah, blogging memang belum tenar seperti sekarang. Meski begitu, saya bisa meraba dampak yang mungkin bisa terjadi jika pelajar berstatus sebagai blogger. Menguntungkan atau malah justru merugikan?

Ini analisa menurut pengamatan saya.

Keuntungan ngeblog bagi blogger pelajar


1. Memperdalam materi pelajaran sekolah

Jika blog yang dikelola banyak membahas materi di sekolahan seperti fisika, kimia, sejarah dan sejenisnya artinya blogger pelajar bisa untung dobel.

Sambil menyelam minum air, sambil membuat posting secara tak langsung memori otak akan menghafal materi pelajaran yang sedang dijadikan bahan posting.

2. Memperluas wawasan

Seorang blogger dituntut untuk mengumpulkan informasi sebanyak mungkin sebagai bahan tulisan. Inilah keuntungan menjadi blogger. Mereka menjadi kaya oleh wawasan baru yang diperoleh dari berbagai sumber bidang ilmu.

Uniknya info tersebut rata-rata tidak akan mereka temukan di bangku sekolahan.

3. Mengisi waktu luang secara efektif

Sepulang sekolah banyak pelajar yang nongkrong nggak jelas di pinggir jalan yang bisa memicu aksi keributan atau tawuran antar pelajar.

Blogger pelajar lebih memilih ngeblog untuk mengisi waktu luang yang dianggap lebih efektif. Hal ini bisa menjauhkan mereka dari kegiatan negatif seperti narkoba.

4. Tidak gaptek dunia IT

Dunia blogging selalu bersinggungan dengan internet. Blog-blog pada pencarian Google yang mengupas masalah teknologi informasi banyak didominasi oleh blogger pelajar.

Ini bukti bahwa ngeblog mampu mencetak generasi muda yang fasih dalam mengikuti perkembangan dunia iptek secara global.

5. Belajar membangun koneksi dan relasi bisnis

Ada istilah blogosphere yaitu kumpulan blog-blog yang ada di seluruh jaringan internet dunia. Melalui jembatan ini, seorang blogger berpeluang membangun koneksi dan relasi untuk bisnis.

Blogger yang aktif akan melebarkan sayap mereka agar lebih dikenal di dunia internasional melalui blog yang mereka kelola. Tak terkecuali Anda sebagai blogger yang berstatus pelajar.

6. Mengasah kemampuan jurnalistik

Menulis artikel adalah santapan wajib untuk blogger. Membuat artikel tentu lewat teknik menulis.

Semakin rutin artikel yang dipublikasikan, kemampuan menulis pun akan terasah dengan sendiri nya. Skill seperti ini, jarang di temukan pada pelajar pada umumnya.

7. Mengenal dunia advertizing di internet

Tidak semua pelajar paham dan mengenal dunia iklan di internet. Namun blogger pelajar sangat hafal tentang hal ini. Mulai dari bentuk banner, mekanisme, cara registrasi dan seluk beluk iklan di internet pada umumnya.

Kerugian pelajar berstatus blogger


1. Merusak konsentrasi belajar

Pelajar yang sudah ketagihan ngeblog, akan sulit dalam membagi waktu. Terlebih saat blog baru dibuat. Butuh waktu ekstra untuk mengoptimasi dan mendesain agar blog lebih kredibel.

Dampaknya tentu berpengaruh pada konsentrasi belajar. Ujung-ujungnya bakal muncul dua pilihan, fokus ke blogging atau sekolah? Sebagai pelajar, Anda sendiri yang menentukan.

2. Mengganggu kesehatan

Seperti yang telah saya sebutkan di atas, ngeblog itu menyita waktu, pikiran dan tenaga bagi orang awam. Untuk pelajar tentu dua kali lipat porsi nya. Dengan catatan, jika mereka benar-benar mengelola blog secara profesional.

Pelajar yang keranjingan ngeblog, biasanya lupa makan dan mengabaikan jam istirahat untuk tidur. Pelan tapi pasti, hal ini bisa memperburuk kondisi kesehatan mereka jika tidak dikontrol secara serius.

3. Biaya tambahan untuk internetan

Blogging adalah aktivitas di internet yang memakan biaya untuk koneksinya. Saat tenggelam dalam aktivitas tersebut, tak terasa kuota makin menipis dan perlu diisi ulang.

Seperti kita tahu, pelajar adalah pribadi yang belum mandiri dalam finansial. Dengan adanya hobi ngeblog, tentu butuh suntikan dana dari orang tua agar suplai kuota tetap berjalan.

Meski biaya internet adalah sebuah konsekuensi, namun selama blog belum menghasilkan dollar, hal itu tetap saya nilai sebagai bentuk kerugian materil.

Melalui poin-poin di atas saya simpul kan, ngeblog bagi kaum pelajar banyak nilai positifnya. Selama diolah secara serius layaknya blogger profesional, blog bisa mendatangkan nilai rupiah untuk Anda.

Perlu diingat, tugas utama pelajar adalah menuntut ilmu. Jangan jadikan ngeblog sebagai aktivitas yang justru bisa membawa masalah untuk pendidikan Anda.

Semoga bermanfaat.


Akhir kata, SAY NO TO COPY PASTE. Wassalam.

____________________________________ ARTIKEL TERKAIT ____________________________________

7 komentar:

  1. Ane menyesal kenal yg namanya blog.. :3
    jd kecanduan

    BalasHapus
    Balasan
    1. anggap aja ngeblog sebagai lahan investasi..hasilnya bisa di petik kemudian hari...

      Hapus
  2. Blogger tidak membatasi usia atau jabatan, jadi ya enak aja pelajar ngeblog, seperti pada artikel mas teguh di atas yaitu mengisi waktu luang itu sangat benar. Malah justru blogger pelajar itu lebih wow menurut saya.

    BalasHapus
  3. bagus banget gan :D Kunjungi Blog ku Juga yahh dailylife.blogspot.co.id

    BalasHapus
  4. Saya rasa tulisannya memang bermanfaat, saya seorang pelajar tapi membuat blog juga hanya mengisi luang . Saya sarankan pada pelajar lain lebih baik fikir fikir dulu agar tidak terlalu berlebihan. Salam kenal yaa mas hehe santai

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal juga...
      senang sih klo liat pelajar yg ngeblog, itu bukti kreatifitas yg ga dimiliki pelajar lain,.yg ptg bisa bagi waktu aja, dan porsi pendidikannya harus lebih dominan

      thanks udh mau ikut urun rembug di sini...

      Hapus
  5. bener banget, buat meningkatkan skill menulis juga hehe

    BalasHapus

Setiap komentar yang diterbitkan, saya pastikan blognya sudah saya kunjungi balik, dengan atau tanpa komentar yang saya sertakan.

Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam