7 Kisah Sosial Media Paling Sukses di Internet - BLOG MUST TEGUH

7 Kisah Sosial Media Paling Sukses di Internet

Ditulis oleh: Maseteguh Blog Must Teguh Updated at : 10:03 PM
2 comments
Layanan sosial media dan instant messenger sedang marak belakangan ini. Banyak user mengunduhnya, bahkan menempati posisi atas dalam daftar unduhan terbanyak di tool aplikasi seperti Google Play. Sebut saja Line, Kakao Talk, Path, WhatsApp, dan lain-lain.

Sebelumnya, jejaring sosial Facebook dan Twitter juga mencapai puncak kejayaannya. Bagaimana kisah kelahiran jejaring sosial dan instant messenger itu? Berikut di antaranya.

Twitter


Twitter adalah suatu layanan social networking yang termasuk kategori mikroblogging yang dioperasikan dan dimiliki oleh Twitter Inc. Ia diperkenalkan oleh Jack Dorsey dan rekan-rekannya seperti Biz Stone dan Evan Williams, pada tahun 2006 lalu dan menjadi perbincangan di mana-mana.

Twitter mulai melejit tahun 2007 setelah di adakan ‘Festival South by Southwest (SXSW)’. Saat even berlangsung, status dari Twitter mengalami peningkatan pesat dari 20-ribuan kicauan per hari menjadi 60-ribuan.

Saat ini, pengguna Twitter tidak hanya anak muda, tetapi juga merambah ke orang dewasa. Hingga saat ini, Twitter memiliki lebih dari 100 juta pengguna di dunia.

Twitter berpusat di San Bruno, California. Tentang burung biru yang terdapat pada logo Twitter, selidik punya selidik, ternyata burung biru itu punya nama, yaitu Larry yang terinspirasi oleh seorang pemain basket Amerika Serikat yang terkenal bernama Larry Bird.

Hal ini sudah dibenarkan oleh Biz Stone, salah satu pendiri Twitter. Biz Stone memang lahir di Boston dan merupakan penggemar klub basket Boston Celtics. Twitter secara resmi juga kerap menggunakan nama Larry saat menyebut karakter burung biru dalam logo nya.

Kisah Sosial Media Paling Sukses di Internet

Facebook


Facebook ditemukan oleh Mark Zuckerberg. Pada tahun 2004, Mark yang sangat hobi mengotak-atik program pembuatan website berhasil menulis kode orisinal Facebook dari kamar asramanya. Untuk membuat situs ini, ia hanya butuh waktu sekitar dua mingguan.

Pria kelahiran Mei 1984 itu, lantas mengumumkan situsnya dan menarik rekan-rekannya untuk bergabung. Dalam waktu relatif singkat, sekitar dua minggu, Facebook telah menjaring dua per tiga lebih mahasiswa Harvard sebagai anggota tetap.

Melihat Facebook mampu menjadi magnet yang kuat untuk menarik banyak orang bergabung, ia memutuskan mengikuti jejak senior nya, Bill Gates, untuk memilih drop out dari Universitas Harvard guna menekuni situsnya itu. Kemudian Mark bersama tiga rekannya, Andrew McCollum, Dustin Moskovitz, dan Chris Hughes membuka keanggotaan Facebook untuk umum.

Sejak kemunculan Facebook tahun 2004 silam, anggotanya terus berkembang pesat. Persentase kenaikannya melebihi senior nya, Friendster. Dengan berbagai keunggulan dan jumlah peminat yang luar biasa, Facebook menjadi barang komoditi yang sangat laku. Tak heran, raksasa Software Microsoft pun tertarik meminangnya.

Konon untuk memiliki saham hanya 1,6 persen saja, Microsoft harus mengeluarkan dana tak kurang dari 240 juta dolar Amerika. Ini berarti nilai kapitalisasi saham Facebook bisa mencapai 15 miliar dolar Amerika. Tak heran, Mark lantas dinobatkan sebagai miliader termuda.

Path


Sosial media yang dirancang khusus bagi pengguna smartphone, Path kini banyak diminati. Meski kehadiran nya masih terbilang bau kencur, pada September 2013, aplikasi ini telah berhasil meraih 20 juta pengguna dan mengalami kemajuan pesat di pasar global.

Sosok utama di balik kelahiran Path adalah Dave Morin yang kini menjabat sebagai CEO dan co-founder. Kiprah nya sudah tidak diragukan lagi karena ia di kenal sebagai mantan pegawai Apple dan Facebook.

Sukses di Facebook, Morin berjumpa dengan dua kolega nya yaitu Shawn Fanning dan Dustin Mierau. Setelah terkumpul modal, di bulan November 2010 mereka mendirikan sosial media bernama Path. Sejak awal di ciptakan,  mereka menghadirkan Path khusus buat perangkat iOS dan sebuah website.

Animo masyarakat ternyata sangat positif sehingga Path hadir untuk perangkat berbasis Android. Sekitar setahun lebih, tepatnya Februari 2012, Path telah memiliki 2 juta pengguna di seluruh dunia. Jejaring ini di nilai unik karena hanya pengguna yang sudah disetujui saja yang bisa mengakses profil pengguna lain.

Jumlah pertemanan nya pun di batasi hanya 150 orang. Status keamanan dan privasi dari aplikasi ini menjadikan Path lebih eksklusif dari media sosial lainnya.

Line


Line adalah aplikasi messaging yang dibuat oleh perusahaan NHN Corporation asal Korea Selatan. Jejaring ini diluncurkan pada 23 Juni 2011 oleh NHN cabang Jepang setelah terjadinya gempa bumi di Jepang.

NHN Jepang menyadari kerusakan besar di sistem komunikasi dan menemukan bahwa layanan data akan bekerja lebih efisien sehingga mereka memutuskan membuat aplikasi yang bisa diakses melalui smartphone, tablet, dan desktop untuk melakukan instant messaging secara gratis.

Lalu dari mana asal nama Line? Nama ini terinspirasi dari antrean banyak orang di telepon publik setelah gempa terjadi. Tak dikira, Line berkembang pesat dan sangat diminati, bahkan pada Oktober 2011, layanan ini sempat overload dan terganggu karena banyaknya pengguna.

Line memang giat berekspansi di berbagai Negara. Salah satu cara mereka mendulang uang adalah dengan menjual stiker virtual saat chatting. Pasar terbesar Line adalah di kawasan Asia termasuk Indonesia.

Kakao Talk


Kakao Talk dirilis pada 18 Maret 2010 oleh Kakao Corp, perusahaan asal Korea Selatan. Pendirinya adalah Beom Soo Kim mantan CEO NHN Corporation.

Kakao Talk berbasis di Seoul. Saat ini, layanan tersebut dapat dipakai di platform iOS, Android, dan Window Phone. Pada bulan Maret 2013, jumlah penggunanya sudah menembus angka 88 juta. Kakao Talk kemudian berekspansi secara global.

Kakao Talk pun menuai popularitas di Negara Sakura, terutama saat musibah gempa terjadi. Kakao Talk menjadi salah satu layanan favorit untuk berkomunikasi. Kakao Talk terus mengembangkan sayap bisnisnya di mancanegara, antara lain dengan menerjemahkan layanan nya ke berbagai bahasa, termasuk bahasa Jerman, Portugis, sampai Spanyol.

Di Indonesia dan Vietnam misalnya, Kakao Talk gencar beriklan bersama para artis terkenal. Untuk menghasilkan uang, Kakao Talk melakukan berbagai cara, misalnya dengan menjual item digital seperti emoticon dan bekerja sama dengan beberapa artis dalam penjualan tersebut.

WhatsApp


Didirikan pada tahun 2009 oleh dua orang pria bernama Brian Acton dan Jan Koum. Keduanya adalah mantan pekerja senior di raksasa online Yahoo. Jan Koum yang awalnya punya ide menciptakan sebuah aplikasi yang bisa mem-broadcast status ketika seseorang tidak dapat dihubungi karena alasan tertentu.

Koum pun mengajak Acton untuk bekerjasama. Mereka lalu menciptakan perusahaan start up teknologi bernama WhatsApp Inc yang berlokasi di Santa Clara, California.

Namun aplikasi broadcast status tersebut hanya menarik perhatian sedikit orang. Barulah ketika mereka menambahkan fungsi messaging pada paruh kedua 2009, WhatsApp pun meledak.

WhatsApp Inc. kabarnya hanya mempekerjakan sekitar 20 orang. Sebagian besar diantaranya adalah teknisi.

WhatsApp tersedia untuk semua sistem operasi mobile yang masih eksis. Dari iOS, Android, Blackberry OS, Nokia Symbian hingga Window Phone.

WhatsApp sejatinya tidak sepenuhnya gratis. Aplikasi WhatsApp di iPhone bisa digunakan cuma-cuma selama setahun, kemudian di wajibkan membayar. Demikian juga di platform lainnya.

Kini WhatsApp telah menjelma jadi layanan pesan instan terbesar dengan jumlah pengguna aktif per bulan mencapai 450 juta. Setiap hari, sebanyak 18 miliar pesan dikirim melalui jaringannya, yang ditangani oleh karyawan berjumlah 50 orang.

Instagram


Selain berbagi kata-kata, ada juga jejaring sosial yang khusus untuk berbagi foto, namanya Instagram. Aplikasi ini diciptakan Kevin Systrom dan Mike Krieger, dua anak muda di bawah 30 tahun yang kini menjadi milyuner baru. Pada 2010, Systrom sudah bermain dengan sejumlah ide, antara lain aplikasi berbagi lokasi.

Perlu beberapa bulan dan puluhan kegagalan sebelum Instagram hadir. Sebuah precursor bernama Scotch yang dimiliki instagram ternyata tidak mengandung filter sehingga gambar menjadi lambat ketika diunggah, tetapi panggilan terhadap aplikasi berbagi foto terus datang.

Kemampuan memakai piranti lunak UX berhasil menjadikan Instagram proyek yang sempurna. Instagram muncul tanpa memaksa penggunanya untuk menambahkan orang di dalam foto atau menulis lokasi foto diambil.

Foto bisa langsung diunggah hanya dalam tiga kali klik. Tepat pada 20 September 2010, Systom dan Krieger meluncurkan Instagram. Pada hari pertama peluncuran hanya 25 ribu pengguna yang beli aplikasi seharga 0,99 USD (Rp. 8200).

Hanya perlu setahun Instagran sudah diunduh 31 juta pengguna. Kini Krieger harus membawa laptop nya kemana-mana setiap ada pemberitahuan bahwa server sudah mendekati batas maksimal. Apalagi ketika penyanyi fenomenal Justin Bieber bergabung. Sekali Bieber mengunggah foto, ribuan gadis-gadis langsung memberikan respon.

Nah, itulah sedikit kisah dibalik suksesnya sebuah program aplikasi sosial media yang kini akrab kita jumpai di internet.

Kapan giliran Indonesia?


Semoga bermanfaat. Akhir kata, SAY NO TO COPY PASTE. Wassalam.

____________________________________ ARTIKEL TERKAIT ____________________________________

2 komentar:

  1. Linkedin juga bagus menurutku :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. bagus,.. klo kita seorang pebisnis,.. banyak relasi dan koneksi yg bisa di manfaatkan lewat linkedin..klo untuk masyarakat awam, rasanya kurang populer

      Hapus

Setiap komentar yang diterbitkan, saya pastikan blognya sudah saya kunjungi balik, dengan atau tanpa komentar yang saya sertakan.

Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam