Pageview Bukan Tolok Ukur Suksesnya Suatu Blog

Ditulis oleh: Maseteguh Blog Must Teguh Updated at : 10:42 PM
16 comments
Pageview bukan tolok ukur suksesnya suatu blog. Pageview yang tinggi, apakah jaminan kesuksesan sebuah blog? TIDAK MENJAMIN. Kenapa? Karena tolok ukur sukses tidak nya sebuah blog bukan dari tingginya angka pageview pada hasil statistik semata.

Pageview sering membuat blogger terkecoh. Istilah pageview sudah pasti sering anda dengar. Jargon ini bahkan sudah menjadi pedoman berhasil tidak nya sebuah blog. Padahal peluangnya masih antara maybe yes or no.

Ada tiga kata yang masih ‘mengambang’ definisi nya di mata para blogger. Mereka sering menganggap pageview, visitor, dan unique visitor memiliki pengertian yang sama.

Untuk Anda ketahui, berikut sumber lalu lintas yang menyebabkan munculnya tiga istilah tersebut di atas.
  • Direct Navigation (navigasi langsung), bisa berasal dari pengetikan URL,bookmark, link email, dll)
  • Lalu Lintas Rujukan, bisa bersumber dari link di web, media sosial, pelacakan email, promosi & kampanye link)
  • Search Organic (pencarian organik), sumber biasanya berasal dari pertanyaan yang dikirim atau di input pada mesin pencari.
  • PPC (Pay Per Clik), bersumber dari iklan yang disponsori atau melalui frase unik yang ditargetkan.

Pageview Bukan Tolok Ukur Suksesnya Suatu Blog

Apa itu Visitor, Pageview, dan Unique Visitor?


Biar lebih afdol, saya berikan penjelasan singkat mengenai masing-masing pengertian dari visitor, pageview, dan unique visitor.

Visitor


Visitor itu adalah orang (bukan robot) yang sedang main (berkunjung) ke blog kita. Bisa karena nyasar, sengaja datang, atau karena di arahkan oleh search engine melalui aktivitas browsing sehingga membuka website kita.Secara teknis, pengunjung adalah browser dari orang yang menerima cookie. Opentracker menggunakan teknologi cookie pihak pertama.

Dengan definisi ini, pengunjung atau visitor hakekatnya adalah manusia, dan tindakan mereka merupakan peristiwa 'manusia', karena hanya manusia yang menggunakan browser (dengan javascript) untuk menavigasi internet. Jika cookie tidak diterima, maka di gunakan nomor IP untuk melacak pengunjung.

Pageview


Pageview (tampilan halaman) secara sederhana di artikan sebagai halaman web pada blog yang sedang di buka atau di lihat oleh visitor atau pengunjung.

Secara matematis, 1 visitor menghasilkan 1 pageview. Namun jika 1 visitor membuka lebih dari satu halaman pada blog anda semisal 5 halaman, maka pageview akan bertambah 5 dengan visitor tetap 1.

Jika ada 2 visitor masing-masing membuka 5 halaman, berarti terdapat 10 pageview dengan jumlah visitor 2. Itulah gambaran sederhana nya.

Pageview disebut juga impression. Setelah pengunjung tiba di blog Anda, mereka akan mencari beberapa halaman lagi yang mungkin menarik minat mereka. Rata-rata pengunjung akan melihat sekitar 2 - 5 halaman. Masing-masing halaman yang dilihat pengunjung dilacak sebagai pageview (tampilan halaman).

Unique Visitor (pengunjung unik)


Visitor unik bisa di artikan sebagai kunjungan dari sebuah alamat IP komputer dengan browser yang sama dalam kurun waktu satu bulan penghitungan statistik.

Visitor unik lah yang bisa di pakai sebagai indikasi keberhasilan suatu blog, karena dari sini bisa di ketahui perkiraan berapa banyak orang atau pengunjung yang mengunjungi blog anda.

Semakin tinggi visitor unik, peluang target keberhasilan website semakin terbuka lebar. Disamping itu juga membawa efek terhadap peringkat blog serta rampingnya angka Alexa.

Tegasnya, "satu visitor" berarti "satu orang" berdasarkan definisi yang diberikan di atas. Sehingga jika seseorang terus menerus mengunjungi situs Anda selama jangka waktu yang lama, mereka akan dicatat hanya sebagai salah satu pengunjung unik atau unique visitor.

Pageview Tinggi = Blog Sukses ?


Banyak program seperti Histat, Google Analytic, Sitemeter ataupun Statistik pada dasbor blogger. Semuanya memudahkan Anda dalam melacak pengunjung yang masuk ke blog kita. Bagaimana mereka sampai ke blog Anda dan apa yang mereka lakukan ketika mereka ada di sana.

Akurat atau tidaknya statistik trafik blog kadang di nilai hanya dari hasil pageview oleh sebagian blogger. Ada kebanggaan tersendiri saat pageview mereka menyentuh angka yang fantastis. Menurut saya, itu kebanggaan yang masih semu.

Alasannya sederhana, perhatikan penjelasan saya di bawah ini.

Pageview bersifat dinamis

Setiap halaman web yang di klik akan menghasilkan 1 (satu) pageview. Sumber klik bisa dari pengunjung, robot atau pemilik website. Karena sifatnya yang dinamis, pageview mudah di rekayasa oleh kita atau lewat tangan jahil blogger lain melalui software tertentu (jigling).

Inilah yang membuat blogger sering terkecoh oleh tampilan pageview pada statistik mereka.

Pageview tidak equivalen dengan visitor unique

Grafik visitor unik tidak akan mengikuti kenaikan pageview. Ini mengisyaratkan bahwa pageview yang tinggi belum tentu visitor unik pada blog akan ikut naik.

Seperti penjelasan saya di atas, berhasil tidaknya sebuah website dapat di lihat dari tingginya visitor unik yang ada pada statistik mereka. Bukan di ukur dari pageview.

Rasio secara matematis

1 visitor = 1 pageview

Misal 1 visitor membuka 10 halaman web, maka 10 visitor kemungkinan bisa menghasilkan 100 pageview dan 1 unik visitor. Hal ini tidak berlaku untuk kebalikan nya.

100 pageview tidak sama dengan 100 visitor, karena bisa saja 100 pageview berasal dari 1, 2 atau bahkan 5 visitor. Namun 100 visitor bisa saja sama dengan 100 pageview.

Semoga bisa dipahami ya sob.

Fluktuasi Pageview Berbanding Lurus dengan Konten


Konten adalah raja itu memang benar, selama isinya bisa mendatangkan ratu nya yaitu visitor atau pengunjung. Ada 4 jenis konten pada artikel yang berpengaruh langsung terhadap naik turun nya pageview.

Saya sedikit mengutip dari http://portal-uang.com, artikel milik mas GeeJhon yang berjudul “Kerangka Acuan Jenis Konten Blog, Mana yang Membawa Sukses?”.

Ada 4 jenis konten pada artikel yang berpengaruh langsung terhadap naik turun nya pageview dan visitor antara lain.

1. Konten yang bernilai namun tak terikat waktu


Konten jenis ini, mampu bertahan lama dan memiliki pembaca yang stabil bahkan mungkin bisa melonjak tergantung dari optimasi dan promosi.

Blog dari konten jenis ini lebih banyak memuat artikel tentang saran, tutorial atau penjelasan sebuah topik tertentu secara mendetail.

Ini merupakan konten yang terbaik yang mampu menyerap visitor sehingga umumnya bisa mendatangkan pageview yang tinggi dari jumlah visitor yang tinggi pula.

2. Konten yang bernilai dan terikat waktu


Blog yang menerapkan konten jenis ini biasanya menyajikan materi yang bermanfaat namun dengan jangka waktu yang terbatas.

Materi yang di sajikan lebih banyak mengupas tentang berita yang umum, gejolak politik, info teknologi atau juga dari berita selebriti terbaru.

Pengunjung biasanya hanya datang saat muncul update terbaru dari blog tersebut. Naik turun nya pageview tergantung dari kepekaan penulis dalam membaca peristiwa yang sedang ngetrend di masyarakat.

3. Konten tidak bernilai dan tak terikat waktu


Konten jenis ketiga ini, lebih banyak berisi tulisan curahan hati dari si pemilik blog. Bisa berupa puisi, cerita atau pun sejenis nya.

Dari segi manfaat, tentunya kurang memberi nilai untuk pembaca. Hanya kalangan tertentu yang mungkin pro dengan blog dengan konten jenis ini.

Imbas ke trafik bisa di tebak. Relatif kecil bahkan mungkin sepi pengunjung.

Namun jangan salah, ada sebagian blogger yang bisa sukses dengan konten blog tentang pengalaman pribadi mereka selama tetap fokus pada materi yang memberi nilai untuk pembaca.

Walau tulisan mereka seperti sedang bercerita, namun tetap memberi manfaat dalam bentuk nasehat, saran, dan pelajaran bagi orang lain.

4. Konten tidak bernilai, terikat waktu


Jenis konten yang terakhir, berupa blog yang banyak berisi catatan pribadi atau aktivitas sehari-hari dari si empu nya blog.

Konten ini sangat cocok jika anda seorang pesohor negeri, tokoh politik atau sosok yang sudah di kenal oleh banyak orang.

Setiap tulisan tentang agenda sehari-hari sudah pasti banyak orang yang penasaran ingin mengetahui nya.

Tapi jangan coba-coba memakai konten jenis ini jika kita hanya orang biasa. Visitor datang, mungkin hanya sekedar impian.

Kesimpulan


Ini yang penting dan bisa Anda jadikan patokan.

Pageview yang tinggi bukan berarti blog tersebut berhasil atau sukses. Indikator sebuah blog yang sukses dilihat dari jumlah visitor unik pada perhitungan statistik blog tersebut setiap bulan nya.

Itulah sedikit penjelasan singkat saya tentang implikasi pageview terhadap kesuksesan sebuah blog.

Semoga bermanfaat. Akhir kata, SAY NO TO COPY PASTE. Wassalam.

16 komentar:

  1. kalau untuk menarik visitor ane pake keyword planner pake adword pake riset judul short tail keyword dulu terus di liat deh yang nyari artikel tersebut berapa orang , terus ane modifikasi judul tersebut tanpa mengubah inti kalimat judul tersebut . Misal di adword ane mau nulis tentang daftar adsense dengan jumlah yang mencari artikel tersebut sebanyak 2 juta orang nah setelah itu ane modif jadi cara efektif daftar adsense terbaru 2015 . Nah gitu aja kalau menurut ane mah gan . Udah gitu untuk penulisan artikel , ane pake spinner artikel manual alias comot sana , comot sini , mengambil banyak referensi lalu ane rangkum menggunakan gaya bahasa yang sesuai selera ane . Heuheu jadi curhat ...

    kunjungan baliknya ya gan , gasruk,com

    BalasHapus
  2. waduh rada rumit dan berliku ya, ikut pakem yang ada he he he ...tapi its ok, tiap blogger punya cara sendiri utk menarik visitor,..sebelum ente kemari, ane udah silaturahmi duluan ke blog gasruk,com..thanks gan udh mampir,..salam blogger

    BalasHapus
  3. Baru tau..pas bgt infonya bermanfaat

    BalasHapus
  4. thanks gan,.silahkan liat2 info lain nya di blog ini..salam blogger

    BalasHapus
  5. sangat membantu sekali.. terimakasih

    BalasHapus
  6. sama-sama mas alwi..salam blogger

    BalasHapus
  7. mas teguh, kalau blog yang bertema pendidikan yang membahas soal soal gimana mas mengakalinya? kan ngga terlalu seo, dan klo maksa seo juga bakalan mentok dan maksain, cek ya ayoriset,blogspot,com

    BalasHapus
    Balasan
    1. coba aja di promosikan blognya lewat grup anak sekolahan di FB,..saya rasa itu lebih tepat sasaran,.

      apapun tema blognya (termasuk pendidikan berisi soal-soal), selama bisa di temukan di search engine, saya rasa teknik SEO yg di pakai tetap sama dg yg di pakai pd niche yang lainnya..

      memang saya lihat, blognya mas Ahmad termasuk niche yg super mikro,.artinya kurang populer di mesin pencari, tapi keuntungannya,.low kompetitor

      thanks mas ahmad sudah mau berbagi

      Hapus
  8. Makasih Mas, selama ini tolak ukur saya di PV, tapi akhirnya skrg saya ngerti, ternyata tolak ukur nya UV :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama sama kang Indra,..

      sekedar info tambahan,.buat liat visitor unik (UV), liat di google analytic, cari pada tag active user,..dari situ bisa diketahui real vistor blog kita per hari, minggu, dan bulan.

      thanks,, salam

      Hapus
  9. Terima kasih penjelasannya mas, mesti banyak belajar lagi nih saya. Hhehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. kita masih sama2 belajar mas Bayu,...thanks ya.

      Hapus
  10. susah susah gampang ya mas jadi blogger.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. mendingan susah-susah gampang...daripada gampang-gampang susah, mas? ujungnya malah jadi susah...ya kan mas Juna??

      Hapus
  11. Mas, saya punya dua blog. Yang satu Pageview nya berkisar 2,5-3 rb (lintas Pena) dan yang satu 1,5-2 rb(Siap Belajar). Tapi yang aneh, penghasilan iklan lebih banyak dari blog yang page viewnya lebih rendah. Kira2 apa penyebabnya ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. beda blog- beda segmen pembacanya mas, jadi wajar saja pendapatannya juga beda,.

      Hapus

Setiap komentar yang diterbitkan, saya pastikan blognya sudah tak kunjungi balik, dengan atau tanpa komentar yang saya sertakan.

Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam