Ngeblog Nggak Usah Terlalu Mikirin SEO

Ditulis oleh: Maseteguh Blog Must Teguh Updated at : 11:01 PM
6 comments
Kenapa ngeblog harus mikirin SEO? Apa setiap artikel yang kamu buat dengan SEO dijamin bakal masuk pageone? Lalu, jika artikel kita muncul di halaman pertama, apakah ada jaminan para pengunjung akan menyerbu blog kita? Belum tentu, saudaraku.

Teknik SEO dalam membuat sebuah artikel cukup sekedarnya saja. Saya ulangi “cukup sekedarnya saja”. Nggak usah terlalu mikirin tentang riset keyword, optimasi on page/off page dan ‘implik-implik’lain nya.

Saat ngeblog, saya hanya memikirkan 3 hal, yaitu:
  1. Topik apa yang ingin saya bagi ke pembaca
  2. Isi artikel
  3. Kemana artikel harus dipromosikan

Dulu saat pertama ngeblog, pikiran hanya terfokus “gimana nih cara agar artikel muncul di pageone?”.

Segala blog saya jelajahi untuk mencari resep SEO yang nomor wahid. Mulai dari googling di internet, ngubek-ubek media sosial sampai download berbagai ebook tentang SEO dari blog para master.

Dengan berbagai opini dari hasil kelayapan ke berbagai blog tersebut, malah justru membuat pikiran semrawut. Ujung-ujungnya artikel malah tidak rampung dan terbengkalai begitu saja.

Kalau sudah begitu kejadiannya, kemungkinan besar banyak para blogger muda yang tumbang ditengah jalan.

Ngeblog Nggak Usah Terlalu Mikirin SEO

SEO Friendly atau Human Friendly?


Sebelumnya saya terang kan sedikit tentang SEO, barangkali ada yang belum paham. SEO kepanjangan dari search engine optimization artinya sebuah teknik mengoptimalkan artikel pada blog agar tulisan yang kita buat bisa muncul di mesin pencarian.

Mesin pencarian merupakan sebuah alat yang dipakai oleh para peselancar di internet untuk mendapatkan informasi berdasarkan kata kunci yang mereka input.

Nah, secara teori memang kita butuh SEO agar artikel yang kita buat bisa sampai ke pembaca. Tapi pertanyaan nya, apakah kita harus menunggu, sampai artikel kita di klik oleh pembaca?

Menunggu bukan langkah yang bijak untuk blogger pemula yang sedang butuh trafik agar blog cepat berkembang dan di kenal.

Lain cerita jika blog kita sekelas punya Om Maxmanroe, atau Juragancipir-nya mbak Indri Lidiawati atau blognya Mas Sugeng dan beberapa master yang sudah memiliki pamor di dunia maya.

SEO friendly maknanya agar artikel lebih bersahabat dengan mesin pencari, sedangkan human friendly lebih ke manusia sebagai obyek nya. Keduanya memang penting. Hanya mana yang lebih dominan untuk di terapkan dalam artikel yang kita susun. Untuk robot atau manusia?

Saya, Anda dan kalian para blogger wajib menjemput pembaca melalui promosi yang efektif. Jadi artikel yang kita buat, prioritaskan untuk pembaca. Jangan terlalu memikirkan tentang SEO, karena artikel dibaca oleh manusia, robot hanya meng-crawl isi artikel agar terindeks di pencarian mereka.

SEO Mantap atau Artikel Berkualitas?


Dua hal ini yang kadang membingungkan para blogger. Artikel yang terlalu banyak dibumbui SEO, cenderung kurang enak dibaca. Dari segi human friendly tidak menguntungkan. Memang peluang muncul di pageone lebih besar.

Artikel berkualitas, lebih menitikberatkan pada segi kepuasan dan apresiasi pembaca.

Tulisan yang mudah dipahami biasanya dibuat dengan teknik "conversation writing" atau dialog dalam bentuk tulisan. Tujuannya tentu agar pembaca seolah-olah diajak berkomunikasi lewat kalimat interaktif.

Pembaca seperti diajak bertatap muka dengan si penulis. Ini yang harus kita pelajari agar blog makin di sukai oleh pengunjung.

Yang terbaik tentu saja artikel berkualitas dengan teknik SEO yang mantap. Masalahnya, blogger pemula seperti saya atau mungkin juga Anda, masih sulit menggabungkan keduanya.

Lebih baik ngeblog seperti biasa. Fokuskan untuk mengisi blog dengan artikel yang di update setiap hari tanpa teknik SEO yang berlebihan, tapi bisa menjaring pembaca yang melimpah.

Ini juga penting : MASIH PERLUKAH SEO ?

Semoga sedikit coretan tentang ngeblog ini bisa bermanfaat. Wassalam.

______________________________ ARTIKEL TERKAIT ______________________________

6 komentar:

  1. maaf mas kalau menurut saya seo friendly atau human friendly kedua mempunyai kepentingan tersendiri untuk diperhatikan dan keduanya saling terkait. karena dalam artikel itu tentu adanya kata kunci, secara sdar atau tidak itu sudah merupakan sebuah tindakan optimasi. misal dari kita memilih judul yang bagus, memilih kebaikan artikel, dan memperkirakan apakan yang kita tulis itu suatu yang menarik atau tidak bagi pengunjung. itu juga termasuk cara pemikiran dalam optimasi. bedanya hanya tujuan. memang menulis bukan untuk mesin pencari, namun apa-apanya perlu mesin pencari untuk menyampaikan pesan anda kepada pembaca. itulah alasan kenapa seo itu penting, namun lebih penting lagi adalah seberapa baik dan bermanfaat tulisan anda untuk pengunjung. itu pondasi pemikiran sederhana mengenai blogging.

    BalasHapus
  2. makanya mbah, dalam isi artikel saya tekankan, SEO cukup sekedar nya saja, dan judul artikel ini "nggak usah terlalu mikirin SEO" artinya menulis artikel dengan porsi SEO yang seimbang, bukan berarti melarang atau tidak memakai SEO sama sekali. Dalam artikel juga sudah di sebutkan bahwa kita memang butuh SEO, tapi ada konsekuensinya..seperti tulisan yang kurang luwes menurut sudut pandang pembaca. thanks mbah atas opininya, sekali lagi trima kasih atas kunjungannya

    BalasHapus
  3. Menurut Saya SEO tetap penting, tapi kualitas konten harus nomor satu. Dan masalahnya kebanyakan blogger sekarang, termasuk saya, terbelenggu memikirkan SEO, alhasil artikel jadi terlupakan, atau tidak maksimal. Saking mepetnya untuk nulis artikel, akhirnya ide dan inspirasi tidak all out, yang lebih parah berujung pada copy paste.

    Saya juga punya artikel yang serupa Mas Teguh, mungkin bisa saling berbagi pendapat.
    http://masalvi.blogspot.com/2015/08/seo-itu-tidak-penting.html

    Jadi jika di bayangkan, nilai imajiner untuk SEO adalah 30%, kemudian konten 70% nya. Tetapi keduanya tetap harus diowahi. Sekian.

    BalasHapus
  4. opininya sangat deskriptif..thank mas alvin..jangan bosen untuk berkunjung lagi..happy blogging

    BalasHapus
  5. mas teguh.. kadang saya suka bingung mengapresiasikan kata-kata untuk tulisan saya di blog, jadi saya sudah nulis banyak, api semuanya kalah di seo.. karena saingan yang banyak.. gimana menurut mas teguh.. kasih saranya dong... ini pakek open id.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. bikin aja dulu draft artikelnya,..seo menyusul kalo udh jadi,.tinggal kita tempatkan poin2 target keywordnya per paragraf, jangan lupa tetap perhatikan LSI, agar artikel lebih natural,.

      moga itu bisa membantu mas tohirun

      Hapus

Setiap komentar yang diterbitkan, saya pastikan blognya sudah tak kunjungi balik, dengan atau tanpa komentar yang saya sertakan.

Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam