Kapan Seorang Blogger Bergelar ‘Master’?

Ditulis oleh: Maseteguh Blog Must Teguh Updated at : 10:25 PM
11 comments
Kapan seorang blogger bergelar 'master'?

Sering kita dengar obrolan di forum atau media sosial yang menyebut kata ‘master’ atau ‘mastah’. Istilah yang sengaja di tujukan untuk mereka yang di anggap memiliki pamor lebih. Entah bermaksud menghormati atau sekedar bahan gurauan belaka.

Saya sendiri sebenarnya malas untuk mengangkat topik ini. Namun karena sering ketemu di setiap forum yang saya datangi, membuat kuping ini terasa gatal dan hati sedikit ‘ngedumel’.

Jika mengacu dari judul di atas, kapan seorang blogger bergelar master? Jawaban saya sederhana “TIDAK TAHU”.

Karena artikel sudah saya buat, mau nggak mau saya pun wajib memberikan argumentasi yang mungkin saja bisa berbeda dengan pandangan anda selaku pembaca setia blog Must Teguh ini.

master blogger

Definisi Kata ‘Master’


Apa sih definisi master blogging itu ? Apakah mereka yang memiliki blog dengan PR tinggi? atau mereka yang pengunjung blognya diatas 10000 per hari, atau yang sudah ngeblog selama bertahun-tahun?

Kita cermati dulu arti kata master untuk anda pahami. Menurut kamus bahasa Indonesia arti kata master memiliki dua makna, pertama artinya orang yang memimpin dan yang kedua artinya yang tertinggi atau yang paling (pandai, cakap dll) di bidangnya.

Banyak kasus kita temui, yang melenceng dari makna master yang sesungguhnya. Dengan entengnya mereka memanggil setiap blogger lain dengan sebutan master atau mastah. Itu artinya banyak master blog di dunia per-bloggingan ini. Lalu di mana letak penempatan definisi master yang benar? Salah kaprah bukan?

Sehebat apapun keahlian sesesorang di dunia blogging, tentu akan merasa risih jika ada yang menyebut mereka sebagai master. Memang tidak bisa di pungkiri, gelar master sengaja di ciptakan untuk memberikan penghormatan terhadap dedikasi seorang blogger.

Anehnya, istilah master ini kadang menjadi bahan olok-olok untuk mem-bully blogger nyubi yang merasa sok tahu dan sering melemparkan beberapa thread omong kosong di media sosial.

Bahkan yang lebih parah, para blogger tukang spam sering memakai kalimat ‘master’ saat berkomentar pada setiap artikel yang mereka kunjungi.

Kesimpulan


Ini argumen saya.

Gelar master di dunia maya hanya bersifat semu. Bukan sesuatu yang di haramkan jika kita menyebut sesorang dengan sebutan master. Terlebih saat seorang blogger di jadikan sebagai panutan dalam aktivitas ngeblog mereka.

Ini wajar, karena setiap blogger pasti memiliki idola atau tokoh blogger senior dengan jam terbang dan keahlian yang tinggi. Kepada mereka lah para blogger berguru atau menimba ilmu. Meski tak terlihat hubungan formal antara murid dan guru (master).

Untuk memberikan gelar master kepada seorang blogger, kita wajib mengetahui beberapa syarat.
  1. Dedikasi apa yang telah di berikan
  2. Bagaimana sepak terjangnya selama ngeblog
  3. Apa prestasi yang telah mereka ciptakan
  4. Pengakuan secara moril dari sesama blogger

Saat ke empat syarat tersebut telah ada pada diri seorang blogger, maka sudah sepantasnya gelar master kita semat kan untuk mereka.

Itulah sedikit argumen yang bisa saya sampaikan. Semoga perdebatan tentang "kapan seorang blogger layak bergelar ‘master’ " bisa kita redam.

Bagi sobat yang punya opini berbeda, silahkan beri komentar anda. Mari kita diskusi secara terbuka.

Akhir kata, SAY NO TO COPY PASTE. Terima kasih dan Wassalam. Adios.

11 komentar:

  1. saya pribadi berangapan tidak ada master dalam dunia blogging ini, semua sama sama belajar. bukan master mungkin tepatnya banyak ilmu dan pengalaman.

    BalasHapus
  2. Setuju dengan @HAJIR, semua masih belajar, kalau menurut saya pemanggilan "MASTER" itu hanya sebagi penghormatan, dalam artian mungkin saja dia lebih dahulu berkecimpung di dunia blogging ini, tetapi belum tentu dia yang paling baik dan paling hebat dari semua blogger jika melihat hanya karna visitor diatas 10k.

    BalasHapus
  3. OPINI MAS ERNEST N PAK HAJI..di tampung..thanks brow

    BalasHapus
  4. muster teguh pantas disebut mastah membuat artikel dan merangkai kata. haha. setiap kali sya baca artikelnya mantap dan struktur katanya enak dibaca. saya paling lama merangkai kata artikel. tolong di share tipsnya must. thanks

    BalasHapus
  5. kok aneh ya..kuping saya jadi gatal di panggil 'master' sama pak didin..ha ha ha...jangan panngil saya \master'..cukup 'masteguh'...thank pak didin udah mampir..salam sukses buat strukturkode-nya..

    BalasHapus
  6. beberapa sahabat juga pernah memanggil saya dengan sebutan SUHU, katanya kalau difilm chine artinya sama dengan master atau apalah, tetapi hal itu saya anggap hanya sebagai hiasan kata atau title setelah nama, karena sama seperti pendapat komentar yang lain, tidak ada kata master sekalipun mereka sudah lebih dahulu bermain blog, semuanya masih belajar dan berbagi dalam bidang masing-masing.

    jadi wajar saja seseorang menggil dengan kata MASTER, karena memang lebih ahli dibidangnya dibanding kita, sebab tidak semua blog membahas nice yang sama, jadi must teguh membahas artikel tentang informasi seperti ini, maka master dalam bidang seperti itu. dan begitu buat sahabat yang lain.

    BalasHapus
  7. saya juga setuju dengan opini temen blogger yg lain..master hanya gelar semu..hanya sebuah sebutan tanpa predikat formal...makasih SUHU udah beri attensi untuk blog ini..salam sukses

    BalasHapus
  8. ahaha.. kalo sya.. untuk menghindari predikat master.. identity branding di dunia maya tak pakai kata 'Mister' di depan nama.. :D jadi 'MisterAdli' .. jadi rada lucu kalo ada yg manggil Master Mister.. gkgkgk.. jdi.. untuk sementara aman dari kasus ini.. :D gk ad yg manggil master :D .

    BalasHapus
  9. idenya unik dan asyik mister..

    BalasHapus
  10. saya sependapat dengan argument mas teguh di atas, master adalah orang yg ahli dibidangnya dan pantas utk dijadikan panutan/ guru atau suhu :D

    BalasHapus
  11. kalo mbak indri saya panggil apa ya enaknya?.."mbak suhu" aja deh..he he he..makasih mbak suhu, udh mau mampir..sukses terus juragancipir,com nya

    BalasHapus

Setiap komentar yang diterbitkan, saya pastikan blognya sudah tak kunjungi balik, dengan atau tanpa komentar yang saya sertakan.

Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam